Jan 9, 2017

Elegi Ritual IKhlas 10: Bermunajat Kepada Allah SWT



Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Asslamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Alhamdulillaah. Alhamdulillaahi wahdah shodaqo wa’dah wa nashoro ‘abdah wa ‘azza jundahu wa ‘azama wahdah. Wash-sholatu was salamu ‘alaa rasulillaah Sayyidina wa habibina wa qurrotu a’yuna Muhammadin bin ‘abdillah wa alaa alihi wa ashhabihi wa dzawil nufusil muthmainnah. Amma ba’dah.


Silahkan Bapak Ibu semuanya jika masih ingin menangis dipersilahkan, karena tangisan kita senyatanya menunjukkan kelembutan hati. Sebetulnya akupun tidak kuasa untuk menahan tangisanku itu, tetapi dikarenakan saya harus berbicara maka akupun harus tabah mensyukuri rakhmat ini. Terlebih ketika tangisan itu dikarenakan rasa haru merasakan nikmatnya barokah yang melimpah-limpah yang dikaruniakan Allah SWT setelah kita melaksanakan berbagai rangkaian Ritual Ikhlas ini dengan berbagai macam rintangan dan kendalanya. Saya menyadari hanyalah tangisan-tangisan kegembiraan itulah yang mampu kita lakukan dalam menyambut kasih dan cinta Allah SWT kepada kita semua. Namun saya ingin mengingatkan, sehebat-hebat tangisan kita itu, maka jadikanlah bahwa tangisan kita itu juga merupakan dzikir kita kepada Allah SWT. Saya juga menyadari bahwa dalam suasana haru dan hening seperti ini tiadalah satu katapun yang dapat kita ucapkan apalagi kita tanyakan. Itulah sebenar-benar kuasa Allah SWT dan itulah sebenar-benar kelemahan pikiranmu.

Maka pada Ritual Ikhlas IV ini sampailah kita pada maqom di mana kita diijinkan untuk berkomunikasi langsung dengan Allah SWT. Sudah bisa dirasakan sendiri oleh Bapak dan Ibu semua bahwa dalam suasana seperti ini, tidaklah mungkin kita mengucapkan kata-kata apalagi mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Komunikasi kita dengan Allah SWT adalah dengan doa-doa yang kita lafalkan dalam hati kita masing-masing. Pertama, kita bisa berdoa bersama-sama, kemudian dipersilahkan untuk berdoa sendiri-sendiri. Marilah saya akan memimpin doa bersama, Bapak Ibu mengamininya.

Al Fatihah. Bismilahir rahmaanir rahiim. Alhamdu Lillaahi Rabbil Alamiin. Arrahmaaniraahim. Maaliki Yaumiddiin. Iyyaaka Na’budu wa Iyyaaka Nasta’iin. Ihdinash Shiraathal Mustaqiim. Shiraathal Ladziina An’amta ‘Alaihim Ghairil Maghdluubi ‘Alaihim Walazhzhaaalliin

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yang mengusai hari pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya keada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.

A’uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Alhamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin
Subhanallah walhamdulillah wa lailaha ilallahu wallahuakbar.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Tak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya lah kerajaan dan bagi-Nya pula puja dan puji, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah dan tiada daya dan upaya serta tak ada kekuatan selain dengan Allah jua.

Laa ilaaha illallahu wallaahu akbaru, laa illaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiirun, laa ilaaha illallaahu wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karena sesungguhnya bagi-Mu puja dan puji, tiada Tuhan selain-Mu, wahai Yang Maha Pemberi, yang menjadi harapan, Yang Mencipta langit dan bumi, Yang Maha Luhur dan Maha Mulia.

Allahumma inni as’aluka bi’anna lakalhamda laa ilaaha illaa anta yaa hannaanu yaa mannanu yaa badii’assamaawaati wal’ardhi yaa dzaljalaali wal’ikraam
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami nabi Muhammad, shalawat yang dapat menyelamatkan kami dari segala huru-hara (akhirat) dan afat, dapat memberikan hajat (kebaikan) kepada kami, dapat membersihkan kami dari kejelekan, dapat mengangkat kami ke derajat yang lebih tinggi di hadapan Engkau, dapat membawa kami menuju kebajikan yang paling baik semasa kami hidup maupun sesudah mati. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam atas makhluk-Nya yang paling baik yaitu junjungan kami Muhammad, semua keluarga dan para sahabat beliau.

Allahumma shalli ‘alaa sayyidina muhammadin shalaatan tunjiinaa bihaa min jamii-‘il ahwaali wal aafaati wa taqdlii lanaa bihaa min jamii-‘il haajaati wa tuthahhirunaa bihaa min jamii-‘is sayyi-aati wa tarfa-‘unaa bihaa ‘indaka a’lad darajaati wa tuballighunaa bihaa aqshal ghaayaati min jamii-‘il khairaati fil hayaati wa ba’dal mamaati wa shallallahu ‘alaa khairi khalqihi sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallama.

Aku mohon ampun segala dosaku kepada Allah Yang Maha Agung (3–10X).

Astaghfirullaahal ‘azhiiim (3–10 X)
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau ciptakan aku, dan aku hamba-Mu, dan aku memenuhi janji dan ikatan kepada-Mu, aku berusaha memenuhinya dengan segala kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan-kejelekan yang aku perbuat. Aku sadar akan nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan aku sadar akan dosaku, karena itulah ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosaku selain Engkau.

Allahumma anta rabbi. Laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’ududzu bika min syarri maa shana’tu abuu’u laka bini’matika ‘alayya wa abuu’u bidzanbii faghfirlii fa’innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Ya Tuhan kami, (selama ini) kami telah berbuat aniaya terhadap diri kami sendiri, jika Engkau tidak mengampuni kami, pastilah kami ini tergolong orang yang merugi.

Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, serta wafatkanlah kami bersama orang-orang yang baik. Tiada Tuhan selain-Mu, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang yang zhalim.

Ya Allah, ampunilah dosaku semuanya, baik yang halus dan yang kasar, yang terdahulu dan terkemudian, yang nyata dan yang tersembunyi. (HR Muslim, Abu Daud dan Hakim)

Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khasiriin. Rabbanaaghfir lanaa dzunuubana wa kaffir ‘annaa sayyi’aatina wataffanaa ma’al abraari. Laa illaaha illaa anta subhaanaka innii kunu minazhzhalimiin.

Allahummaghfir lii dzambii kullahu diqqahu wa jillahu wa awwalahu wa aakhirahu wa ‘alaaniyatahu wa sirrahu.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Santri Kepala:

Kita dapat memunajatkan doa meliputi:
Doa Dikuatkan Iman dan Taqwa (oleh Bp. Shaleh)
Doa Dimudahkan untuk Dapat Menunaikan Ibadah Haji (Bp. Shaleh)
Doa Untuk Kemajuan (guru dan siswa) UNY (Bp Marsigit)
Doa Dimudahkan Memperoleh Kesempatan Berjuang di Jalan Allah SWT (Bp Shaleh)
Doa Diberikan Keturunan Yang Shaleh dan Salekhah (Bp Musa Marengke)
Doa Diberikan Keberkahan Umur untuk Beribadah Kepada Allah SWT (Bp Musa marengke)
Doa Diberikan Kekuatan untuk Mengamalkan Ilmu untuk Kemaslahatan Umat.(Bp Mukhlis)
Doa Dimudahkan Segala Urusan Dunia dan Akhirat. (Bp Mukhlis)
Doa Diberi Keselamatan Dunia dan Akhirat untuk: Diriku, Orang Tua, Isteri, Anak anak, Menantu, Cucu, Saudara dan keturunan.(Bp Khaerudin)
Doa Diberikan Umroh yang Mabrur (Bp Saufi Rakhman)
Doa Dilapangkan Sadaqah dan Silaturakhim. (Bp Memet Sudaryanto)

Secara lebih khusus:

Marilah kita berdoa untuk Mohon Ampun.

Ya Allah, sedemikian banyak dosa yang telah kami lakukan sejak kami akil- baligh hingga hari ini. Dosa kami ketika kami remaja yang sering menyusahkan orang tua kami dan guru-guru kami, membuat sedih mereka, membohongi mereka dan tidak menghormati mereka. Tidak pula kami mensyukuri kepada-Mu atas nikmat memiliki orang tua yang baik dan menyayangi kami. Ampunilah kami ya Allah, sungguh kami lebih beruntung dibanding anak-anak lain yang dibesarkan tanpa orang tua atau memiliki orang tua tapi tidak peduli dengan anaknya.

Ampuni pula dosa-dosa kami ketika remaja yang hampir tak pernah kami mengingat-Mu setiap hari, padahal saat itu Engkau telah mulai mencatat dan mengumpulkan setiap dosa-dosa kami. Ampunilah kemalasan kami dalam melakukan sholat pada masa lalu kami, ampunilah kebodohan kami saat itu yang lebih takut pada kehilangan teman dan pergaulan daripada bergantung kepada Engkau. Ampuni pula pergaulan kami selama remaja yang jauh dari nilai-nilai agama dan sering menyakitkan hati orang lain sedangkan kami sering melakukannya tanpa rasa bersalah.

Ampuni pula dosa-dosa kami semasa kami bekerja dan berkeluarga. Sungguh kini kami menyadari bahwa tak ada ridho dan pahala dari-Mu untuk setiap kelelahan kami bekerja selama ini bila tidak didasari niat karena mencari keridhoan-Mu. Sedemikian banyak pekerjaan yang kami lakukan hanya dengan niat mencari uang atau karena takut miskin dan bukan karena mencari keridhoan-Mu, padahal Engkau hanya menyuruh kami bekerja sedangkan masalah rezeki dan kaya-miskin semuanya Engkaulah yang memutuskan. Sering kami lebih takut pada atasan kami dan pada keterburu-buruan kami dibanding rasa takut kami pada-Mu dalam menegakkan sholat, padahal Engkau telah mempersiapkan neraka yang sedemikian dahsyatnya untuk orang-orang yang meninggalkan atau menyia-nyiakan sholat.

Ya Allah seandainya Engkau telah mempersiapkan hukuman 1 tahun di neraka untuk setiap 1 kali sholat yang kami tinggalkan atau yang belum sempurna, maka harus berapa ribu tahun kami di neraka untuk mengganti ribuan sholat yang telah kami tinggalkan atau kami laksanakan dengan tidak sempurna selama hidup kami sejak kami akil-baligh. Karena itu, ampunilah dosa-dosa kami ya Allah. Siapa lagi yang dapat mengampuni kami kalau bukan Engkau ya Allah.

Ya Allah, apabila dihitung mungkin akan ada sedemikian banyak barang atau uang atau waktu terbuang yang kugunakan tidak dijalan yang Engkau ridhoi, atau kadang sering pula aku membenarkan suatu perbuatan dzalim dan bahkan menganggapnya sebagai hakku. Selama itu aku jarang mengingat-Mu dan malah berbuat banyak dosa. Ampunilah semua dosa-dosaku ya Allah, ampunilah ya Allah.

Ampuni pula kelalaian kami dalam mengurus rumah tangga kami, kebodohan kami dalam berperilaku dalam keluarga kami. Ampunilah sikap kami yang sering mengecewakan suami/istri kami, membuat sedih hatinya, tidak menghormatinya, tidak mengurusnya dengan baik, dan tidak membimbingnya dengan baik menuju jalan Islam yang telah engkau syariatkan.

Ya Allah, ampunilah mata kami yang lebih sering kami gunakan untuk melihat hal-hal yang tak berguna atau hal yang maksiat dan hal-hal yang Engkau murkai, padahal kalau Engkau takdirkan kami buta maka sungguh kami akan menjadi makhluk yang lemah tak berdaya. Ya Allah ampuni pula mulut kami yang sering menyakitkan perasaan orang lain, yang sering membohongi orang lain, yang sering mengajak orang lain berbuat dosa dengan kami sadari atau tidak kami sadari, dengan mulut ini pula kami sering membicarakan ghibah dan fitnah yang hukumannya sangat dahsyat, dengan mulut ini pula kami menyampaikan kesombongan, ketamakan, kekikiran dan ke-riya’an diri kami. Ampunilah seluruh kata dan perbuatan buruk yang pernah keluar dari mulut kami ini.

Ya Allah ampuni pula telinga kami yang selama ini tidak mendengarkan suara-suara yang baik, seperti ucapan-ucapan bijak para ulama, nasihat agama dalam ceramah agama dan mendengarkan ayat-ayat Al-Quran. Apajadinya diri kami ini bila Engkau tulikan pendengaran kami. Padahal itu begitu mudah bagi-Mu.

Ya Allah, ampunilah tangan kami yang sering menjadi kikir dalam memberikan sedekah kepada orang lain, yang jarang digunakan untuk menuliskan kebaikan-kebaikan untuk orang lain. Apa jadinya kalau Engkau ambil tangan kami ini dari tubuh kami. Ampuni kaki kami yang lebih banyak digunakan menuju tempat-tempat kemewahan dan kepentingan duniawi dan jarang digunakan untuk menuju ke mesjid dan pengajian. Apajadinya kalau Engkau ambil kaki ini dari tubuh kami. Ya Allah, jadikanlah kaki kami ini lebih rajin mengunjungi orang-orang saleh, menghadiri majlis-majlis ilmu, mendamaikan orang, menyambung silaturahmi, melaksanakan jihad, dan melakukan perbuatan-perbuatan yang menentramkan hati dan memperkuat iman kami.

Ampuni syahwat kami yang sering sulit kami kendalikan, sedemikian lemahnya kami menghindarkan pandangan dan syahwat dari lawan jenis kami yang semakin bebas berkeliaran di zaman ini. Ampunilah diri kami ya Allah, kuatkanlah iman kami dari maksiat syahwat.

Ya Allah, ampunilah kesombongan kami akan akal dan otak kami yang sering menjadikan kami merasa paling cerdas. Padahal sungguh begitu mudah bagi-Mu untuk menjadikan kami bodoh atau gila. Padahal Engkau sangat membenci kesombongan, apalagi kesombongan akal. Padahal orang yang paling cerdas menurut-Mu adalah orang yang paling banyak bertaqwa. Ampunilah kebodohan dan kesombongan kami ya Allah, beri kesempatan kami untuk bertobat, hapuskanlah seluruh dosa-dosa kami.

Alangkah bodohnya kami ya Allah, padahal ilmu kami sangat sedikit tapi sering kami merasa sudah berbuat yang terbaik. Tambahkanlah ilmu (agama) kami ya Allah supaya kami dapat membedakan mana perilaku kami yang sudah baik dan mana yang masih buruk. Janganlah Engkau golongkan kami kepada golongan orang-orang yang bodoh tapi merasa paling benar, atau orang yang sebenarnya malas tapi selalu merasa perlu banyak istirahat, jangan pula menjadi orang yang sebenarnya sombong karena merasa lebih mampu dibanding orang lain, jangan pula kami menjadi orang yang kikir hanya karena merasa ada keperluan lain yang lebih penting atau karena kami takut lapar dan takut miskin, jangan pula kami menjadi riya’ karena lebih membutuhkan pujian orang lain.

Ya Allah, sungguh kami lupa mengingat semua dosa-dosa kami yang sedemikian banyaknya selama hidup kami. Kami pun sering sedemikian bodohnya, sehingga banyak dosa-dosa yang kami anggap kecil atau tidak ada padahal Engkau telah mencatatnya sebagai dosa-dosa besar. Ya Allah sesungguhnya Engkau lebih mengetahui dosa-dosa yang telah kami lakukan, ampunilah semua dosa-dosa kami, baik yang kami ingat maupun yang telah kami lupa, yang sengaja ataupun yang tak sengaja, yang besar maupun yang kecil, yang dulu maupun yang akan datang, seluruhnya ya Allah. Jangan ada tersisa sedikit pun ya Allah.

Ya Allah, ampunilah dosa syirik besar maupun kecil yang pernah kulakukan. Aku tahu dosa syirik takkan terampuni karena itu hapuskanlah dosa-dosa syirik itu dari daftar dosa yang telah Engkau catat. Hapuskanlah ya Allah. Janganlah sampai aku terjebak lagi dalam syirik, bukakanlah mataku untuk membedakan mana yang syirik dan mana yang tidak, kuatkanlah imanku untuk menjauhkan syirik sejauh-jauhnya, kuatkan imanku ya Allah, dan kuatkanlah kesabaranku walau aku menghadapi ujian yang sangat berat sekalipun. Kuatkanlah aqidahku ya Allah, bersihkan qolbuku, tambahkan ilmu agamaku, ilmu yang bermanfaat, bersihkan niatku dari riya, amin ya rabbil alamin.

Ya Allah, ampunilah dosa-dosa yang pernah kami lakukan pada umat dan makhluk-Mu. Ampunilah perbuatan jahat, laknat, maksiat, zhalim dan hal-hal lain yang Engkau murkai yang pernah kulakukan kepada umat manusia lainnya, baik laki-laki, perempuan dan anak-anak, baik yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal.

Ampunilah rasa malu dan kesulitanku untuk memohon maaf kepada mereka satu per satu, bukalah pintu maaf orang yang pernah kuzhalimi untuk diriku. Gugurkanlah setiap dosaku kepada mereka setiapkali mereka sedang mengingatku atau mengingat kesalahanku pada mereka.

Jadikanlah doa kami ini menjadi pertobatan kami yang taubatan nasuha. Bimbinglah dan tunjukilah kami jalan yang baik untuk hari-hari selanjutnya untuk tidak mengulangi perbuatan-perbuatan yang Engkau golongkan dosa kecil apalagi dosa besar.

Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tua kami serta kasihilah mereka sebagaimana kasih mereka padaku sewaktu aku masih kecil

Rabbighfirlii wa liwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa (3-10X)
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Santri Kepala:

Marilah kita berdoa agar diberikan Kebaikan dalam Keluarga.

Ya Allah, rendahkanlah suaraku di mata mereka, indahkan bicaraku dimata mereka, lembutkan tingkah lakuku di mata mereka, rindukan mereka akan hatiku, jadikanlah aku orang yang mengasihi dan menyayangi mereka. Ya Allah, berikan pahala kepada mereka atas upaya mereka mendidikku, limpahkan karunia-Mu atas pemberian mereka padaku, dan jagalah mereka sebagaimana mereka menjagaku semasa aku kecil.

Allahumma khaffidh lahuma shawti, wa athib lahuma kalami, wa alin lahuma’arikati, wa’thif ‘alayhima qalbi, wa shayyirni bihima rafiqan wa ‘alayhima syafiqan. Allahummasykur lahuma tarbiyati, wa atsib huma ala takrimati, wahfazh lahuma ma hafizhahu minni fi shighari.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kami istri dan keturunan yang dapat menjadi penyenang hati bagi kami dan jadikanlah kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertaqwa. (QS, al-Furqan, 25:74).

Rabbannaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrata a’yun waj’alnaa lilmuttaqiina imaamaa
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Duhai Yang Maha Mengasihi dan Menyayangi umat manusia. Karuniakanlah kami keluarga yang sakinah, keluarga yang soleh dan bertaqwa, keluarga yang sangat mencintai diri-Mu dengan penuh makna dan ikhlas, keluarga yang bahagia, damai, harmonis, tenteram, tawadhu, sabar dan santun. Karuniakanlah kepada keluarga kami kesehatan, keamanan, kemudahan, kemuliaan, kehormatan, kebahagiaan dan kesejahteraan, keimanan serta dijauhkan dari tekanan utang, sifat kikir dan sifat boros. Jauhkanlah segala macam penyakit fisik dan psikis dari diri kami, kedua orang tua kami dan keluarga kami.

Jadikan hari tua dan akhir hidup kami dan orang tua kami penuh kebahagiaan, kesehatan dan kedamaian, dan kuatkan iman kami semua disaat sakaratulmaut. Kuatkanlah keimanan dan perbanyaklah amal dan ibadah kami, kedua orang tua kami dan kami sekeluarga, baik saat kami lemah dan tua serta di detik-detik terakhir kehidupan kami.

Karuniakanlah kami sekeluarga dan orang tua kami akhir hidup yang indah, khusnul khatimah ya Allah. Kumpulkanlah kami sekeluarga dan kedua orang tua kami beserta seluruh sanak saudara kami di surga-Mu ya Allah. Kumpulkanlah kami bersama-sama Rasulullah SAW dan para sahabatnya yang mulia serta keluarganya yang sabar dan pandai mensyukuri. Haramkan neraka bagi kulit kami ya Allah.

Ya Allah, ampunilah kesalahan kami, kelalaian kami dan kekurangan kami dalam melayani kedua orang tua kami, ampuni perbuatan kami yang sengaja atau tak sengaja yang telah banyak menyusahkan dan membebani pikiran kedua orang tua kami sehingga mengurangi kebahagiaan mereka.

Ya Allah, ampunilah kesalahan dan kebodohan kami dalam memelihara keluarga kami. Berilah kami petunjuk dan kemudahan dalam membesarkan dan mendidik anak-keturunan kami. Sehatkanlah kami, sehatkanlah anak kami.

Ya Allah, karuniakanlah usia yang panjang, kesehatan dan kekuatan mental dan fisik, kehormatan, kemuliaan, kecerdasan, kebahagiaan dan kesejahteraan kepada anak-keturunan kami. Jadikanlah anak keturunan kami menjadi umat-Mu yang sholeh / sholihah dan bertaqwa, ikhlaskan hatinya untuk menjaga kami saat kami tua dan lemah, yang rajin mendoakan kebaikan kepada kami/orangtuanya saat kami hidup dan saat kami / orangtuanya telah meninggal dunia.

Ya Allah, perbanyaklah sebanyak-banyaknya jumlah umat muslim yang ikhlas menjaga dan memperhatikan kami saat kami lemah dan tua, serta mendoakan kami setelah kami meninggal dunia.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, berilah padaku rezki yang halal dan baik, serta pakaikanlah padaku segala perbuatan yang baik. Ya Tuhanku, jadikanlah oleh-Mu rezkiku itu paling luas pada saat tuaku dan saat lemahku. Ya Allah, cukupkanlah bagiku segala rezki-Mu yang halal daripada yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari yang lainnya. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu rezki yang luas dan berguna. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu nikmat yang kekal yang tidak putus-putus dan tidak akan hilang.

Allahummarzuqnii rizqan halaalan thayyiban wasta’milnii thayyiban. Allahummaj’al ausa’a rizqika ‘alayya ‘inda kibari sinnii
wangqithaa’i umrii.


Allahummakfinii bihalaalika ‘an haraamika wa aghninii bifadhlika ‘amman siwaak. Allahumma inni as’aluka rizqan waasi’an naafi’an. Allahumma innii as’alukan na’iimal muqiimalladzii laa yahuulu wa laa yazuul.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, baguskanlah untukku agamaku yang jadi pangkal urusanku, baguskan pula duniaku yang jadi tempat penghidupanku, dan baguskanlah akhiratku yang padanya tempat kembaliku nanti. Jadikanlah hidup itu menjadi bekal/tambahan bagiku dalam segala kebaikan, serta jadikanlah mati itu pelepas segala keburukan bagiku.

Allahumma ashlih lii fii diiniilladzii huwa ‘ishmatu amrii wa ashlih lii dun-yaayallatii fiihaa ma’aasyi wa ashlih lii aakhiratillatii fiihaa ma’aadii waj’alil hayaata ziyaadatan lii fii kulli kharin waj’alil mauta raahatan lii mingkulli syarrin

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari kemurungan dan kesusahan, aku berlindung pada-Mu dari kemalasan dan aku berlindung pada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung pada-Mu dari tekanan utang dan paksaan orang lain.

Allaahumma inni a’uudzu bika minal hammi wal hazani wa a’uudzu bika minal ‘ajzi wal kasali wa a’uudzu bika minal jubni wal bukhli wa a’uudzu bika min ghalabatiddaini wa qahrirrijaal.

Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu jiwa yang tenang tenteram, yang percaya pada pertemuan dengan-Mu dan ridha atas keputusan-Mu serta merasa cukup puas dengan pemberian-Mu.

Allahumma innii as-‘aluka nafsan muthma’innatan tu’minu biliqaa’ika wa tardhaa biqadhaa’ika wa taqna’u bi’athaa’ika.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Santri Kepala:

Marilah kita berdoa agar kita diMurahkan Rezeki.

Ya Allah, Yang Menguasai setiap takdir dan rezeki manusia, kuatkanlah fisikku, kuatkan mentalku, kuatkanlah ikhtiarku, kuatkan kemauanku, lindungilah kesucian hatiku dan tingkahlaku pada setiap langkah hidupku, lindungilah diriku dari rasa malas dan putus asa serta dari sifat kikir dan boros, jauhkanlah syaitan dan jin dari setiap langkah hidupku.

Ya Allah, Yang Mengatur rezeki setiap manusia, Yang Maha Pemberi kemudahan, Yang Maha Mengetahui akan setiap jalan yang baik dan benar. Karuniakanlah aku kemudahan dan kebaikan dalam menggunakan lidahku, hatiku dan fisikku dalam berkomunikasi dan bersilaturahim dengan semua umat manusia, dan mudahkan langkahku untuk membuka jalan ke pintu rezeki-Mu.

Ya Allah, aku mohon petunjuk-Mu akan arah yang baik dan benar untuk setiap langkahku. Mudahkan jalanku, kuatkan imanku..ya Allah. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Tahu yang terbaik bagi umat-Mu. Seandainya rezekiku berada di langit dan baik untuk diturunkan segera, aku mohon keridhoan-Mu untuk menurunkannya padaku, bila berada di bumi tampakkanlah, bila jauh dekatkanlah, bila sedikit perbanyaklah, dan berkahi aku di dalamnya.

Ya Allah, karuniakanlah aku mata pencaharian yang halal dan baik, yang dapat memenuhi tanggung jawab nafkah bagi keluargaku, mata pencaharian yang dapat mendekatkan diriku kepada orang-orang soleh dan perbuatan-perbuatan yang baik. Jadikanlah pekerjaanku itu sebagai sumber rezeki yang dapat membahagiakan keluargaku, tetanggaku, umat muslim serta semua umat manusia. Jagalah aku agar setiap rezeki yang Engkau berikan padaku memiliki berkah, jadikan rezekiku selalu halal dan berada di jalan yang Engkau ridhai. Jagalah diriku agar selalu dapat mensyukuri setiap rezeki dan nikmat-Mu.

Ya Allah, tunjukilah kami selalu jalan untuk selalu mensucikan harta kami, jangan lagi ada harta yang tidak suci di rumah kami ya Allah kecuali Engkau telah memaafkan kami atas keberadaannya. Janganlah biarkan ada ada harta yang mubazir di rumah /di diri kami kecuali Engkau punya rencana yang baik bagi kami ya Allah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang pernah kulakukan selama hidupku yang terjadi selama aku mencari nafkah. Ampunilah dosa yang kusadari atau tak kusadari, sengaja atau tak sengaja, baik dosa lisan, dosa fisik, dosa finansial, dosa kesombongan, dan dosa apapun ya Allah. Seandainya ada dosa yang harus kuganti di dunia ini maka berilah aku petunjuk dan mudahkanlah aku untuk melaksanakannya.

Ya Allah, maafkanlah dosa nenek-kakek kami, saudara-saudara dan teman kami yang muslim yang telah meninggal dunia. Jauhkanlah mereka dari siksa kubur, mudahkan peghisaban mereka, masukkanlah mereka ke dalam surga.

Santri Kepala:

Marilah kita berdoa agar diberi Kesehatan

Ya Allah, aku memohon kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, rezki yang luas dan kesembuhan dari segala rupa penyakit.

Ya Allah, sehatkanlah badanku. Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah sehatkanlah penglihatanku. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kemiskinan. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, tidak ada Tuhan melainkan Engkau.

Allahumma inni as’aluka ilman naafi’aa, wa rizqan waa si’a, wa syifaa’an min kulli daa’in. Allahumma ‘aafinii fii badanii, allahumma ‘aafinii fii sam’ii, allahumma ‘aafinii fii basharii, allahumma inni a’udzu bika minal kufri wal faqri, allahumma innii a’uudzu bika min ‘adzaabil qabri laa illaha illaa anta.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, Yang Maha Menghidupkan dan Mematikan, Yang Menguasai segala rupa penyakit dan penyembuhannya. Karuniakanlah kesehatan pada diriku, jasmani dan rohani. Seandainya ada penyakit dan cacat badan yang bersarang dalam diriku, baik yang telah ada atau yang akan Engkau rencanakan, maka hapuskanlah penyakit itu ya Allah, hapuskanlah penyakit itu ya Allah dalam suratan takdir-mu ya Allah. Aku mohon ya Allah, sehatkanlah diriku selalu, hari ini, besok dan hingga akhir hayatku. Aku mohon ya Allah, janganlah hari tuaku dipenuhi dengan berbagai macam penyakit, jadikanlah hari tuaku paling indah dan dipenuhi dengan amal ibadah dan keimanan yang setinggi-tingginya kepada-Mu ya Allah.

Santri Kepala
Marilah kita berdoa agar diberikan Kebersihan Hati.

Ya Allah, sucikanlah hatiku dari nifak (berpura-pura), amalanku dari riya (ingin dipuji manusia), lidahku dari dusta, mataku dari khianat. Engkaulah yang mengetahui segala khianat mata dan segala was was atau segala sesuatu yang disembunyikan oleh dada-dada manusia.

Allahumma thahhir qalbii minannifaaqi, wa ‘amalii minarriyaa’I, wa lisaanii minal kadzibi, wa ‘ainayya minal khiyaanati, fa’innaka ta’lamu khaa’inatal a’yuni wa maa tukhfishshuduur.

Ya Allah, jauhkanlah aku dari sifat munafik, sifat pemalas, sifat kikir, sifat boros, sifat sombong, sifat tergesa-gesa, sifat tidak sabaran. Ya Allah, jadikanlah aku umat-Mu yang berakhlak mulia seperti akhlak rasulullah, akhlak yang Engkau ridhoi. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (karunia). Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji (QS Ali Imran 3 : 8 – 9).

Rabana la tuzigh qulubana ba’da idz hadaitana wa hablana min ladunka rahmatan innaka antal-wahhab, rabbana innaka jami’un-nas liyaumin la raiba fihi innallaha la yukhliful-mi’ad.

Ya Tuhan kami, curahkanlah kesabaran atas kami dan teguhkanlah pendirian kami serta tolonglah kami terhadap golongan yang kafir. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau palingkan hati kami setelah Engkau tunjuki (kami jalan yang benar), dan berilah kami hadhirat-Mu rahmat karena Engkau adalah Yang Maha Pemberi. Ya Allah, kokohkanlah aku dari kemungkinan terpelesetnya iman, dan berilah aku petunjuk dari kemungkinan sesat. Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memberi penghalang antara aku dan hatiku, maka berilah penghalang antaraku dan antara syaitan serta perbuatannya.

Rabbanaa afrigh ‘alainaa shabran wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin. Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wahablanaa milladungka rahmatan innaka antal wahhaab. Allahumma tsabbitnii an azilla wahdinii an adhilla. Allahumma kamaa hulta bainii wa baina qalbii, fahal bainii wa bainasy syaithaani wa ‘amalihi.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Santri Kepala:

Marilah kita berdoa agar diberikan Husnul Khatimah.

Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan sebaik-baiknya amalku adalah pada ujung akhirnya, dan sebaik-baik hariku adalah pada saat aku menemui-Mu.

Alaahummaj’al khaira ‘umrii aakhirahu wa khaira ‘amalii khawaatiimahu wa khaira ayyaamii yauma liqaa’ika
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu) (QS Al-A’raf 7 : 126)

Rabbana afrigh’alaina shabran wa tawaffana muslimin
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon pada-Mu keselamatan dalam agama, kesejahteraan/kesehatan jasmani, bertambah ilmu pengetahuan, rezeki yang berkat, diterima taubat sebelum mati, dapat rahmat ketika mati dan dapat ampunan setelah mati. Ya Allah, mudahkanlah kami pada waktu sekarat dan selamatkanlah kami dari api neraka serta kami mohon kemaafan ketika dihisap.

Allahumma innaa nas’aluka salaamatan fiddiini wa ’aafiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil ‘ilmi wabarakatan firrizqi wa taubatan qablal mauti, wa rahmatan ‘indal mauti, wa maghfiratan ba’dal maut. Allahuma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil mauti, wannajaata minannaari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Ya Allah, Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, Yang Maha Pengampun lagi Maha Kuasa atas segala sesuatu. Aku mohon ya Allah, janganlah dulu cabut nyawaku sebelum Engkau haramkan neraka bagi kulitku dan sebelum Engkau wajibkan surga bagi diriku. Tetapkanlah diriku selalu setiap saat dalam keadaan beriman dan ingat kepada-Mu. Jadikanlah aku selalu dalam keadaan takut akan akhirat-Mu, jadikanlah aku menjadi orang yang dapat mencintai-Mu sebagaimana Rasulullah SAW dan para sahabatnya mencintai diri-Mu dan sebagaimana mereka takut akan akhirat-Mu. Ya Allah, jadikanlah hidupku mulai hari ini hingga detik-detik terakhir kematianku penuh ketaqwaan, keimanan, kemudahan dan kebahagiaan. Lapangkanlah kuburanku, jauhkanlah aku dari siksa kubur ya Allah. Mudahkanlah aku ya Allah di padang Mahsyar, jadikanlah aku termasuk orang yang Engkau lindungi di padang Mahsyar hingga hari penghisaban. Mudahkanlah penghisaban diriku ya Allah. Masukkanlah aku ke surga-Mu ya Allah. Jadikanlah aku termasuk orang yang Engkau beri izin untuk memandang wajah-Mu kelak di akhirat.

Duhai Yang Maha Adil dan Maha Bijaksana, Yang Maha Mengetahui hal yang paling baik bagi umat-Mu. Ya Allah, karuniakanlah negeri kami pemimpin yang adil, yang beriman kepada-Mu, yang menyayangi rakyatnya, yang membenci kezhaliman, yang ingin menegakkan syariah Islam di negeri kami. Jauhkanlah dari negeri kami pemimpin-pemimpin yang zalim dan yang tidak beriman kepada-Mu. Ya Allah tegakkanlah syariah Islam di negeri kami, tegakkanlah kehormatan agamu-Mu di negeri kami, jadikan negeri kami percontohan yang baik sebagai negeri kaum muslim.

Santri Kepala:

Marilah kita memanjatkan Doa Penutup

Bagi kami cukup Allah saja pelindung yang baik bagi kami, tempat berserah diri yang baik bagi kami, dan penolong yang baik bagi kami.
Hasbunallahu wani’mal wakiilu ni’mal maulaa wani’mannashiir
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Ya Allah, izinkanlah aku untuk kembali ke tanah suci-Mu ini untuk kembali melaksanakan ibadah haji atau ibadah umroh dalam keadaan sehat wal afiat. Ya Allah izinkanlah aku kembali berhaji atau berumroh dalam keadaan lebih mabrur, lebih sehat dan lebih kuat.

Ya Allah, kabulkan doa, harapan dan permintaan teman-temanku yang menitipkan doa kepadaku untuk disampaikan di tanah suci-Mu ya Allah, baik yang telah terucap kepadaku maupun yang masih terbesit dalam hati mereka ketika mereka memandangku atau mendengar rencana keberangkatanku berhaji.

Ya Allah, tambahlah ilmuku, bimbinglah aku agar mendapat hanya ilmu yang lurus dan benar sesuai dengan syariat-Mu dan ajaran rasul-Mu. Bimbinglah aku agar imuku menjadi ilmu yang bermanfaat, jauh dari riya’, mudahkanlah mulutku untuk membaca dan memahami Al-Quran. Jadikanlah aku umat-Mu yang pandai menyampaikan ayat-ayat-Mu dengan ikhlas, tidak riya’, mudahkan mulutku untuk berkomunikasi dengan lancar dan tawadhu, jadikan aku orang yang tawadhu, mudahkan hati dan pikiranku untuk menganalisa ilmu agama secara benar dan lurus.

Karuniakanlah kepada aku dan seluruh anggota keluarga berupa teman-teman yang sholeh sebanyak-banyaknya, pergaulan yang baik. Jauhkanlah aku dan keluargaku serta kedua orang tua dari pergaulan dan teman-teman yang kurang baik dan dari teman-teman yang tidak sesuai dengan anjuran-Mu. Karuniakan pula kami kesempatan untuk beramal, beribadah, bersedekah, berdakwah sebanyak-banyaknya selama sisa akhir hidup kami.

Allahuma a’inni alla dzikrika wa syukrika wa husni ibadatika
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Ya Tuhan kami, perkenankanlah do’a-do’a kami, karena sesungguhnya Engkau Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima taubat dan Maha Penyayang. Kesejahteraan dan keselamatan semoga dilimpahkan kepada junjungan pemimpin para nabi dan rasul Muhammad s.a.w, atas keluarganya serta para sahabatnya semuanya. Maha suci Tuhanmu, Tuhan Yang bersih dari sifat-sifat kekurangan. Dan semoga keselamatan dicurahkan kepada para Rasul dan segala puji bagi Allah seru sekalian alam. (HR. An-Nawawi).

Rabbanaa taqabbal minna innaka antassamii’ul aliimu wa tub’alainaa innaka antattawwaaburrahiim. Washshalaatu wassalaamu ‘alla sayyidil ambiyaa’i wal mursaliina muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shabihi ajma’iin. Subhaanaka rabbika rabbil ‘izzati’ ammaa yashifuuna wa salaamun ‘alal mursaliina walhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Da’waahum fiihaa subhaanakallaahumma wa tahiyyatuhum fiihaa salaamun, wa aakhiru da’waahum anil hamdu lillaahi rabbil ‘aalamin.

Ya Allah, sesungguhnya kami mohon keridhaan-Mu dan sorga, kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka.

Allahuma inna nas’aluka ridhoka waljannata wana’uudzubika min shakatika wannaar.

Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kesejahteraan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksaan neraka.

Rabbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa ‘adzaabannaar
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Alhamdulillahi rabbil alamin.


Catatan : Doa-doa di atas diambil dari Buku Doa & Dzikir, karangan Drs. Miftah Faridl, dan dari berbagai sumber yang tertayang di http://www.spirithaji.com/berbagi/1526-doa-panjang-ketika-di-tanah-suci-dan-wukuf-di-arafah.html

106 comments:

  1. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Makanan yang baik dan halal diperlukan tubuh karena nutrisi di dalamnya mampu membuat tubuh berfungsi dengan baik. Selain tubuh, hati dan pikiran juga memerlukan makanan, Buah dari hati dan pikiran yang baik berawal dari pemberian nutrisi yang baik. Nutrisi yang baik tersebut bisa diperoleh melalui melakukan berbagai kegiatan-kegiatan yang bersifat positif misalnya saja bermunajat kepada Allah SWT. Bermunajat adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. dengan melakukan do’a dan zikir. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. tumbuh ketenangan dalam hati dan pikiran dan keselarasan antara jiwa dan raga. Jika dari hati dan pikiran makanannya (sebagai inputnya) baik maka akhlak (sebagai outputnya) yang dihasilkan juga baik.

    ReplyDelete
  2. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Bermunajat kepada Allah SWT. merupakan bentuk curhat kepada-Nya dengan cara mendekatkan diri kepada-Nya agar kita menemukan solusi yang tepat dari permasalahan yang kita hadapi, sebab Dia-lah Sang Pemberi Masalah juga Dzat Maha Mengetahui dan Maha Mendengar yang dapat membantu kita menemukan jalan keluar dari permasalahan. Dengan bermunajat kepada Allah SWT. di dalamnya kita bisa ungkapkan semua permasalahan yang kita alami, kemudian berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT., serta mengintropeksi diri.

    ReplyDelete
  3. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    Pendidikan Matematika 2013

    Terimakasih bapak telah mengingatkan kami bahwa segala sesuatu yang kita lakukan harus diawali dengan berdoa. Dengan berdoa, segala sesuatu yang kita lakukan secara tidak langsung kita niatkan untuk beribadah dan amal dunia berubah menjadi ibadah.

    ReplyDelete
  4. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    Pendidikan Matematika 2013

    Begitu pentingnya doa bagi kita, Allah mewajibkan kita untuk berdoa. menurut hadist tirmidzi, doa merupakan otaknya ibadah. sebagaimana kita tahu bahwa otak yang menggerakkan, yang akan memerintahkan badan atau diri untuk melakukan sesuatu. tentu tanpa adanya otak, diri seseorang tidak bisa beribadah.

    ReplyDelete
  5. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    Pendidikan Matematika 2013

    waktu senggang seseorang semakin minipis seiring dengan tingginya jabatan, kesibukan. saya mengapresiasi dengan teladan bapak yang semakin hari semakin sibuk dengan pekerjaan, masih menyempatkan waktu untuk dapat mengingatkan pentingnya berdoa. pernah saya menemui hadist, siapa yang ingin di tolong oleh allah di waktu sempitnya, supaya menyempatkan berdoa di waktu longgarnya. dengan keadaan sibuk, maka hadist ini mengisyaratkan untuk menyempatkan berdoa kapan pun itu.

    ReplyDelete
  6. M Iqbal Wildan M
    13301241047
    Pendidikan Matematika A 2013

    dalam hidup ini kita harus mensyukuri seluruh nikmat yang telah diberikan. karena jika kita tidak mau bersyukur. sebanyak apapun yang kita punya, kita akan selalu merasa kurang. dan kita tau bahwa itu tidaklah suatu hal yang baik bagi kita maupun untuk sesama.

    ReplyDelete
  7. M Iqbal Wildan M
    13301241047
    Pendidikan Matematika A 2013

    Manusia tidak akan pernah lepas dari kesalahan kecuali 1 yaitu Nabi Muhammad karena telah diambil zat-zat negatif darinya, sehingga rugilah mereka yang tidak segera memohon ampun kepada-NYA jika kesalahan yang sama terus dilakukan tanpa sadar akan hal itu.

    ReplyDelete
  8. M Iqbal Wildan M
    13301241047
    Pendidikan Matematika A 2013

    Mati dengan Khusnul Khatimah merupakan impian bagi semua umat muslim karena akan terhindar dengan siksa kubur hingga saat penghidupan kembali kelak. semoga dengan ilmu ini semua yang membaca dapat mengamalkannya dan dapat meninggal dalam keadaan Khusnul Khatimah. Amin

    ReplyDelete
  9. M Iqbal Wildan M
    13301241047
    Pendidikan Matematika A 2013

    Berdoa dan berserah diri kepada Allah karena dialah sumber dari segala zat yang ada di alam semesta ini. Dialah pemberi masalah dan hanyak Dia lah yang mampu memberi solusinya. entah dengan jalan apapun dan lewat apapun. tetapi Allah tidak pernah memberikan masalah yang melebihi kapasitas yang dimiliki umatnya.

    ReplyDelete
  10. M Iqbal Wildan M
    13301241047
    Pendidikan Matematika A 2013

    Melalui postingan ini kita telah diberitahu bahwa apa itu pentingnya berdoa dan kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dimasa depan karena semua itu adalah rencana tuhan yang dimana tidak akan pernah bisa diprediksi oleh manusia sepintar apapun itu atau sekuat apapun dia. kita hanya bisa pasrah dan berserah diri kepada-Nya.

    ReplyDelete
  11. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Sebagai manusia, tentu kita tidak lepas dari segala kesalahan dan kekhilafan. Baik kesalahan kepada sesama manusia ataupun berbuat. Ketika berbuat salah kepada sesama manusia, sesegera mungkin memohon maaf. Demikian kita ketika berbuat dosa. Sesegera mungkin hendaklah kita memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa, kesalahan, dan kekhilafan kita. In syaa Allah, Allah akan mengampuni segala kesalahan kita.

    ReplyDelete
  12. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Sebagai manusia, tentu kita memiliki keinginan. Baik keinginan yang berhubungan dengan kehidupan di dunia, ataupun di akhirat. Sebagai hamba Allah, tentu kita harus memohon dan meminta hanya kepada-Nya. Bukan kepada yang lain. Karena hanya kepada Allah kita memohon dan meminta.
    Memohon pun dapat kita barengi dengan shalawat. Tidak hanya itu, dalam memohon hendaknya dibarengi dengan ikhtiar. Selanjutnya juga berserah diri kepada Allah atas permohonan kita. Karena Allah mengetahui apa yang baik untuk hamba-Nya

    ReplyDelete
  13. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Alhamdulillah. Terimakasih atas kumpulan doa yang telah Pak Marsigit berikan melalui ritual ikhlas ini. Semoga, dapat bermanfaat dan semakin mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Aamiin..

    ReplyDelete
  14. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam beritual iklas kita memanjatkan doa-doa. Yang menjadi karakter dalam salah satu doa adalah semangat untuk berjamaah. Dalam doa-doa seorang muslim banyak yang mendoakan kaum muslimin. Ini artinya Muslim berdoa tidak untuk diri sendiri tapi juga untuk jamaah saudaranya seaqidah. Semoga semangat berjamaah senantiasa ada dalam diri setiap muslim Aamiin.

    ReplyDelete
  15. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Ditengah era globalisasi yang semakin berkembang, terkadang kita terlalu disibukkan dengan urusan dunia dan sering lupa dengan hubungan kita dengan yang maha kuasa. Kembali mengikhlaskan diri untuk bermunajat kepada Allah seraya memohon ampun atas segala kekhilafan dan dosa-dosa yang telah diperbuat. Sungguh Dia maha pengampun lagi maha penyayang. Semoga kita termasuk orang-orang yang diampuni dosanya. Amin

    ReplyDelete
  16. Angga Kristiyajati
    17709251001
    PPs P.Mat A

    Terima kasih atas pencerahan dari sharing doa-nya Pak. Membuat kami menjadi sadar, bahwa kami sebagai manusia memiliki banyak kekurangan dan kelemahan, dan hanya dengan doa kita bisa mendapatkan ampunan dan pertolongan-Nya. Semoga inspirasi dari doa ini, bisa melekat pada hati kami selama-lamanya sehingga kami bisa senantiasa sadar diri dengan segala kekurangan dan selalu berupaya untuk memperbaiki diri.

    ReplyDelete
  17. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingan doa yang menyejukkan hati Pak. Saya kembali tersadar bahwa kita manusia memiliki banyak permintaan terhadap Allah SWT yang entah bisa sebanding jumlahnya dengan ibadah kita atau tidak, namun Allah SWT tidak pernah melarang, bahkan menyukai hamba-Nya yang berserah dan memohon kepada-Nya. "Berdoalah (mintalah) kepadaku, niscaya aku kabulkan untukmu".(QS. Al-Mukmin:60)
    Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa megharapkan keridhoan-Nya dan tak pernah putus asa terhadap rahmat-Nya. Amiin.

    ReplyDelete
  18. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs P. Mat C
    Assalamu'alaikum wr. wb. ...
    Alhamdulillah dengan membaca artikel ini saya menjadi tidak merasa kecil hati karena sering menangis ketika bermunajat kepada Allah SWT. Ikhlas, kata yang mudah diucapkan, tetapi tidak mudah untuk dilakukan. Saya sendiri sedang belajar bagaimana caranya agar bisa ikhlas menjalani setiap alur kehidupan ini dan terus berusaha memaknai keikhlasan itu lebih mendalam. Ikhlas, melakukan segalanya semata-mata hanya karena Allah SWT. Menangis bukan berarti kita lemah, tapi ungkapan dalam menyadari betapa terhinanya kita atas banyaknya salah dan dosa yang telah kita lakukan kepada-Nya selama ini, padahal Dia tak pernah berhenti memberikan apa yang kita inginkan. Terimakasih. Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  19. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Bissmillahirrahmanirrahim
    Assalamu'alaikum
    Saling mengingatkanlah kamu dalam kebaikan, salah satunya adalah saling mengingatkan untuk terus mendekatkan diri pada Allah. Sebagai makhluk ciptaan Allah yanh telah diciptakan dengan bentuk yang sebaik-baiknya akan tetapi jauh dari kesempurnaan, makhluk yang sering berbuat salah, berbuat lalai, memiliki nafsu yang tanpa sadar membuat kita melakukan banyak hal buruk di dunia ini. Menjadi pribadi yang mampu mengetahui kekurangan, dan dengan rendah hati berusaha untuk terus memperbaiki diri serta membangun pribadi yang bermanfaat, tentu merupakan sebuah keharusan. Semoga kebaikan senantiasa menyertai kita semua. Amiiin.

    ReplyDelete
  20. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017

    Sebagaimana diriwayatkan dalam Al-Qur'an surah Ar-Rahman " Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdziban" (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang menjelaskan kepemurahan Allah swt kepada hamba-hambaNya, yaitu dengan memberi nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.
    Kita sebagai hambaNya, sudah seharusnya kita untuk lebih bersyukur dan mensyukuri segala nikmat serta karunia allah swt yang saat ini masih bisa kita rasakan sampai detik ini, dengan senantiasa memperbanyak doa serta memperbaiki ibadah kita. Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang senantiasa bersyukur. Amin ya rabbalalamin.

    ReplyDelete
  21. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Terimakasih ya Allah atas segala nikmat yang Kau berikan padaku. Doa-doa indah yang mengingatkanku akan pentingnya bersyukur. Doa-doa mulia yang mengingatkanku akan pentingnya beramal sholeh. Doa-doa syahdu yang menjauhkanku dari penyakit-penyakit hati.
    Terkadang dunia menggelapkanku. Terkadang pula aku terombang-ambing oleh keinginan sesaat. Terkadang sombong dan iri tanpa sadar menyelinap di lubuk hati. Bahkan tak jarang pula aku telah menyakiti perasaan orang lain. Ya Allah.. Kumohon ampunanMu

    ReplyDelete
  22. Nama : Gina Sasmita Pratama
    NIM : 17709251003
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika A
    Bismillah.. sebagai seorang hamba, yang tidak ada daya dan upaya selain atas pertolongan-Nya, bermunajat kepada Allah adalah hal yang mutlak kita lakukan. Dengan bermunajat kepada Allah, kita mengakui bahwa dihadapan-Nya kita adalah hamba yang lemah, hina, tiada berdaya, serta sangat mengharapkan ampunan dan pertolongan-pertolongannya. Semua yang ada dan terjadi pada diri kita ada di dalam genggaman Allah dan semuanya di dalam pengetahuannya. Do'a-do'a yang Bapak bagikan di atas sangatlah menggugah hati, terutama pada bagian do'a memohon ampun, ungkapan hati yang begitu jujur, begitu banyak dosa-dosa yang sudah diperbuat dan terkadang lupa sehingga selalu merasa diri suci dan bersih, padahal berlumuran dosa.. Semoga kami selalu menjadi hamba yang tak lupa untuk selalu bermunajat kepada Allah kapanpun dan dimanapun berada.

    ReplyDelete
  23. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Satu kata sebelum mengomentari artikel ini adalah "AAMIIN". Karena kata itulah yang sebenarnya lebih pantas diberikan ketika membaca artikel ini. Kenapa demikian? jika kita mencermati dari awal hingga akhir artikel, segala hal merupakan doa bagi dirikita yang membaca. Secara tidak sadar kita telah dituntun untuk berdoa ketika membaca artikel ini.
    Jika kita cermati, beberapa doa yang kita baca merupakan doa-doa amaliyah yaumiyah yang kita lantunkan setiap hari, serta ada beberapa doa yang masih asing yang jarang kita dengar. Hal tersebut menyadarkan kita bahwa betapa kita masih sangat kurang melantunkan doa untuk segala hal yang menyangkut diri kita. Betapa sedikit permintaan kita namun Alloh memberikan begitu banyak kenikmatan dari hal-hal yang tidak kita minta. Sadar atau tidak, kita semua bagaikan anak kecil yang hanya meminta sedikit namun dikasih banyak. Tapi, apakah kita sadar bahwa kita masih belum bisa bersyukur atas nikmat yang Alloh berikan? hal tersebut menyadarkan diri saya sendiri, bahwa haruslah bagi saya untuk selalu bersyukur atas nikmat yang Alloh berikan kepada diri saya. Jika bisa mengajak menyadarkan diri kita masing-masing, marilah mulai dari sekarang kita memulai berdoa sebanyak-banyaknya dengan ikhlas, karena berdoa tidak mengenal waktu dan tempat, namun janganlah kita semua egois dengan diri kita sendiri, sehingga ketika doa yang kita lantunkan tidak dikabulkan lantas kita tidak bersyukur apalagi mengatakan Alloh tidak adil. Ketahuilah, bahwa segala do'a tidak mungkin dikabulkan sesuai kehendak diri kita sendiri, karena Alloh masih mempunyai rahasia kenapa tidak sesuai dengan keinginan diri kita sendiri. Kuncinya adalah selalu bersyukur dan ikhlas atas apa yang telah Alloh berikan kepada kita.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  24. Assalamu'alaikum Wr. Wb.
    Junianto
    PM C

    Dari elegi ini, dapat saya pahami bahwa bermunajat kepada Allah merupakan sarana manusia memohon kepada Tuhan atas apa yang diinginkan atau yang dibutuhkan. Selain itu, bermuanjat juga merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan bermunajat, manusia bisa menyampaikan segala keluh kesah dan berserah diri kepada Tuhan. Terkadang apa yang kita anggap baik belum tentu baik menurut Allah, begitu pula sebaliknya.

    ReplyDelete
  25. Junianto
    PM C (S2)

    Bermunajat kepada Tuhan menunjukkan betapa kecilnya manusia sebagai hamba dan betapa Maha Kuasanya Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan memrintahkan manusia untuk berdoa sebagai bentuk kasih sayangnya dan karena Tuhan tahu manusia itu lemah tanpa pertolongan dari-Nya. Sebagai manusia lemah sudah sepantasnya berdoa dan memohon kekuatan kepada Tuhan agar bisa menjalani kehidupan dengan sebaik-baiknya. Dengan adanya postingan Bapak ini juga mengajarkan kepada kami salah satu cara bermunajat sampai meneteskan air mata sebagai tanda lemahnya kami sebagai manusia.

    ReplyDelete
  26. Insan A N/S2 P.mat 2017

    Tulisan yang penuh dengan kebaikan,benar doa adalah senjata orang mukmin. Doa adalah kegiatan yang harus dilakukan dengan ikhlas, meminta kepada sang Ilahi untuk kebaikan baik lahir maupun batin, berdoa untuk hidup maupun nanti untuk mati.Doa menghadirkan ketenangan dan keoptimisan dalam menjalani ikhtiar

    ReplyDelete
  27. Nama: Hendrawansyah
    NIM:17701251030
    PEP 2017 (S2 ) Kelas B
    Aminn.....postingan do'a ini sangat menyentuh hati kami
    Memang tak ada yang lebih dahsyat di dunia ini melainkan kekuatan do'a.Betapa banyak di dunia ini yang berubah hanya dengan berdo'a.Ketika jalan sudah mulai rapuh maka takkan ada pengharapan yang lebih indah melainkan kepada-Nya.Do'a adalah meminta.Meminta kepada manusia berbeda dengan meminta kepada-Nya.Sekiranya, jika meminta kepada manusia satu kali mungkin tidak masalah, tapi meminta berulang-ulang kali kepada sesama manusia akan marah karena terlalu banyak meminta.Namun ketika dengan Allah konteksnya berbeda,Allah justru akan marah Kalau hambanya tidak meminta kepada-Nya.Berdo'a adalah suatu ungkapan mesra seorang hamba kepada Tuhan-Nya

    ReplyDelete
  28. Nama : Latifah Fitriasari
    NIM : 17709251055
    Kelas : PM C (S2)

    Orang yang tidak mampu berdo’a kepada Allah berarti dia manusia yang paling lemah di muka bumi. Bagaimana tidak, padahal do’a adalah sebuah ibadah yang tidak membutuhkan tenaga dan biaya. Siapa saja bisa berdo’a sambil duduk, berjalan, atau berbaring. Secara tidak langsung, dengan membaca elegi ritual ikhlas ini kami dibimbing untuk berdoa, memohon kepada Alloh SWT dengan merendahkan diri dan sadar bahwa kita bukanlah apa-apa kecuali dengan kehendakNya. “Sesungguhnya Tuhanmu Maha Hidup dan Maha Pemberi, Dia malu kepada hamba-Nya ketika dia mengangkat tangannya lalu tidak mengabulkan permohonannya.”

    ReplyDelete
  29. Nama : Latifah Fitriasari
    NIM : 17709251055
    Kelas : PM C (S2)

    Orang yang tidak mampu berdo’a kepada Allah berarti dia manusia yang paling lemah di muka bumi. Bagaimana tidak, padahal do’a adalah sebuah ibadah yang tidak membutuhkan tenaga dan biaya. Siapa saja bisa berdo’a sambil duduk, berjalan, atau berbaring. Secara tidak langsung, dengan membaca elegi ritual ikhlas ini kami dibimbing untuk berdoa, memohon kepada Alloh SWT dengan merendahkan diri dan sadar bahwa kita bukanlah apa-apa kecuali dengan kehendakNya. “Sesungguhnya Tuhanmu Maha Hidup dan Maha Pemberi, Dia malu kepada hamba-Nya ketika dia mengangkat tangannya lalu tidak mengabulkan permohonannya.”

    ReplyDelete
  30. Nama : Widuri Asmaranti
    NIM : 17709251035
    Kelas: S2 Pendidikan Matematika B

    MasyaAllah, tersentuh hati ketika membaca blog bapak. Tersadarkan atas dosa yang telah saya perbuat selama ini, menjadi sentuhan rohani yang luar biasa. Tulisan yang mengajak kita untuk bersama sama bermunajat memohon ampun kepada-Nya. Semoga teman teman yang membaca tulisan ini sama seperti saya, tergugah hati untuk menjadi lebih baik mendekatkan hati kepada-Nya. Aamiin..

    ReplyDelete
  31. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Memang benar Allah mampu memutarbalikkan keadaan kita dalam sekejap mata. Seringkali kita merasa paling benar dan paling cerdas, sehingga kita lupa bahwa ada kekuatan terbesar yang Maha Benar, sesungguhnya tidak pantas bagi manusia untuk menyombongkan dirinya. Melalui doa yang ikhlas, berarti kita memohon kepada Allah untuk selalu dijaga lisan dan perasaan, agar jauh dari sifat sifat yang dibenci Allah SWT.

    ReplyDelete
  32. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPS Pendidikan Matematika C

    Karena manusia hanyalah makhluk lemah yang tiada artinya tanpa limpahan rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Semoga kita termasuk orang-orang yang dilembutkan hatinya sehingga senantiasa bersyukur atas setiap kenikmatan yang telah kita peroleh. Semoga kita termasuk orang-orang yang dilembutkan hatinya sehingga kita tidak merasa takabur dan enggan meminta kepada Nya. Karena tiadalah arti manusia tanpa kasih sayang dan rahmat Allah SWT. Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah Swt yang senantiasa diberi kenikmatan untuk mengingat dan bermunajat kepada Allah SWT dalam setiap kesempatan dalam hidup kita. Amin.

    ReplyDelete
  33. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    S2 PM A

    Postingan yang berisi kumpulan doa-doa seraya menundukkan kepala, semata-mata mengharapkan ridho dari-Nya, sudah sepatutnya kita meng-amin-kan bersama. Karena sesungguhnya sifat manusia yang tak pernah luput dari salah dan khilaf menampar kita untuk selalu bermunajat kepada Sang Pencipta. Doa adalah salah satu sarana orang-orang mukmin untuk berinteraksi dan bermunajat kepada Allah SWT. "Berbisik kepada bumi dan didengar oleh langit", satu kalimat yang menggetarkan hati ini dan seolah-olah hal itulah yang menjadi kekuatan dari doa.

    ReplyDelete
  34. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    S2 PM A

    Postingan yang berisi kumpulan doa-doa seraya menundukkan kepala, semata-mata mengharapkan ridho dari-Nya, sudah sepatutnya kita meng-amin-kan bersama. Karena sesungguhnya sifat manusia yang tak pernah luput dari salah dan khilaf menampar kita untuk selalu bermunajat kepada Sang Pencipta. Doa adalah salah satu sarana orang-orang mukmin untuk berinteraksi dan bermunajat kepada Allah SWT. "Berbisik kepada bumi dan didengar oleh langit", satu kalimat yang menggetarkan hati ini dan seolah-olah hal itulah yang menjadi kekuatan dari doa.

    ReplyDelete
  35. Insan Agung N/S2 Pmat C
    Elegi sekaligus menjadi referensi untuk berdoa yang lengkap. Berdoa tentunya membutuhkan kekhusukan dan keihklasan. Padahal kita sulit berdoa dengan khusyuk jika kita tidak paham bahkan tidak mengerti apa yang kita doakan. Referensi yang bagus dan lengkap.

    ReplyDelete
  36. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Aamiin. Yaa, kekuasaan Allah SWT atas segala sesuatu itu mutlak tak terbatas dan tidak ada yang membatasi. Berbeda dengan kekuasaan manusia ada batasnya dan ada yang membatasi. Kita hanyalah makhluk lemah dihadapan Allah SWT. Tidak sepantasnya kita membanggakan diri sendiri. Karena semua yang ada di alam ini atas rahmat Allah. Dan kita harus selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Betapa banyaknya nikmat Allah yang tidak mungkin kita dapat menghitungnya. Namun dengan selau mengingat nikmat yang Allah berikan, akan membawa kita pada rasa syukur. Seseorang yang pandai bersyukur senantiasa akan menghargai segala kebaikan sekecil apapun, karena pada hakikatnya apapun yang diperoleh manusia merupakan pemberian Allah.

    ReplyDelete
  37. Nama: Tri Wulaningrum
    NIM: 17701251032
    PEP S2 Kelas B 2017

    Tidak berhenti pada membaca, melainkan larut dalam berdoa. Sekali lagi saya merasa sedang melakukan refleksi. Betapa dengan membaca postingan di atas, saya merasa ditayangkan kembali perbuatan-perbuatan saya pada hari-hari kemarin. Saya melihat diri saya lebih dalam lagi, semakin terlihat betapa banyaknya kesalahan yang pernah saya perbuat.

    Tidak akan berhenti di sana, melainkan memohon ampunan, berusaha memperbaiki diri. Kembali memanjatkan doa. Kembali merefleksi. Berdoa kembali.

    Bersyukur, mensyukuri apa yang telah saya miliki. Mengurangi mengeluh. Betapa saya kian menyadari bahwa nikmat Allah begitu banyaknya

    ReplyDelete
  38. Vidiya Rachmawati
    PM A 17709251019

    Berdoa kepada Allah

    Berdoa kepada Allah merupakan sebuah wujud penghambaan dari makhluk kepada TuhanNya. Bahwa kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan memang tidak memiliki kekuatan apapun tanpa izinNya. Perlu disadari setiap kejadian yang kita alami terjadi atas izin dan kehendakNya. Baik itu kenikmatan maupun ujian. Tentu kita pernah merasa bahwa terkadang kita belum dapat menerima apa yang menjadi takdirNya. Setiap hamba yang merindui Sang pencipta tentu saja dapat mencurahkan segala apa yang dirasanya. Untuk itu doa juga dapat menjadi salah satu sarana bagi mahkluk untuk berdialog dengan TuhanNya.

    ReplyDelete
  39. Vidiya Rachmawati
    PMA 17709251019

    Adab-adab berdoa

    Berdasarkan firman Allah swt dalam QS. 2:186 disebutkan Allah itu dekat dan Allah akan mengabulkan doa bagi hamba yang memohon kepadaNya, untuk itu kita harus beriman dan bertaqwa kepadaNya.
    Mengenai doa ini, ada banyak faktor yang menyebabkan doa itu belum juga terkabul. Benar, itu bisa jadi ujian keistiqomahan dan kesabaran. Apabila doa belum terkabul, itu bukan berarti Allah tidak mendengar doa kita. Bisa jadi cara kita dalam berdoa ada yang kurang pas. Nah mari kita kembali belajar tentang adab-adab berdoa, antara lain:
    1. Awali doa dengan sholawat lalu memuji Allah swt
    2. Tidak tergesa-gesa
    3. Ikhlas
    4. Khusyu’ dan yakin bahwa doa akan dikabulkan
    Semoga bermanfaat

    ReplyDelete
  40. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B 2017

    Do'a merupakan senjata yang sering digunakan oleh orang-orang yang beriman. Semoga kita semua dapat selalu diberi keimanan dalam hati oleh Tuhan YME. Saya menyadari betapa besarnya efek dari doa-doa yang dilantunkan oleh seorang hamba kepada Sang Pencipta dan Pemilik Semesta Alam. Tuhan YME jugalah yang akan mengabulkan waktu demi waktu atas doa-doa hamba-Nya. Saat permintaan doa belum terkabulkan maka itu juga merupakan bukti kasih sayang Tuhan masih ada kepada hamba tersebut. Terus meminta sampai semua doa terjawab tepat pada waktunya. Melalui doa-doa juga terpaut suatu harapan bagi seorang hamba. Tetap menautkan harapan-harapan tersebut dengan penuh keikhlasan dan konsisten. Hal ini dikarenakan manusia memiliki sifat dhoif maka sudah sepatutnya ia mengandalkan kekuatan Sang Maha Raja Semesta Alam.

    ReplyDelete
  41. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Doa merupakan cara terbaik untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Dengan segala rahmat dan limpah karunia yang telah diberikan-Nya pada setiap hari dan langkah dalam kehidupan kita, maka sudah sepantasnya kita mensyukuri segala nikmat dan karunia serta mendekatkan diri kepadanya sebagai upaya dalam menunjukkan bahwa kita ini hamba yang tahu diri.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  42. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Tangisan kita tidak selalu menunjukkan kesedihan, dalam berdoa seringkali tangisan menunjukkan ketulusan syukur dan doa yang kita panjatkan, serta menunjukkan kebahagiaan kita berkat seluruh rahmat dan berkah yang telah diberikan. Tentunya kesedihan juga merupakan bagian dari air mata yang telah kita teteskan, kesedihan akibat membayangkan segala dosa – dosa dan perbuatan tercela kita seraya kita memohon pengampunan dan permohonan agar diberi kesempatan untuk memperbaiki diri.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  43. Assalamu’alaikum wr, wb,
    Yolpin Durahim
    Pps. P. Mat B 2017
    Sebagaimana do’a adalah senjata orang muslim(ah), maka do’a sebagai suatu ritual ibadah yang harus tetap ada bahkan pada setiap tarikan nafas. Do’a sebagai bukti predikat “Hamba” yang paling tinggi tersemat di dalam jiwa ruh-ruh keimanan yang menyatakan lemahnya seseorang tanpa berpegang dan bersandar pada kekuatan yang Maha Kuat yakni Allah subhanahu wata’ala. Bahkan dikatakan sombong jika kita tak pernah berdoa kepada-Nya. Sementara sombong adalah pakaianNya yang tidak bisa dimiliki oleh siapapun makhlukNya.
    Terima kasih pak atas ukiran aksara yang mewujud do’a hingga melembutkan hati, menyentuh kepekaan rasa pada iman yang masih goyah dan rentang pada keburukan.

    ReplyDelete
  44. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Ketika hati dan pikiran mulai terbebani dengan masalah-masalah dunia, maka sempatkanlah
    waktu dan diri kita untuk bersujud di atas sajadah dengan beristighfar kemudian bermunajat memohon kelapangan hati dan pikiran karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang selalu bersyukur dan bersyalawat serta bertasbih memohon ampun dan petunjuk kepada sang kholiq, karena allah swt telah menjanjikan bahwa do'a yang ikhlas dan khusyuk dari hambanya yang beriman insyallah akan allah swt jabah do'anya, dan yang paling terpenting yang perlu kita ingat adalah bahwa do'a kedua orang tua adalah do'anya allah dan murkanya kedua orang tua adalah murkanya allah.
    Terima kasih prof atas segala peringatan dan nasehat kepada kami semua yang di sampaikan melalui tulisan ini.

    ReplyDelete
  45. Assalamualaikum. Wr.Wb

    Arina Husna Zaini
    17701251024
    PEP B (S2)

    sebelumnya terima kasih prof. tulisannya sangat mencerahkan..

    memanjatkan doa merupakan salah satu bentuk penghambaan manusia kepada Tuhannya. berdoa tidak dapat direkayasa karena berdoa merupakan aspek spiritual dimana manusia kala itu berinteraksi dengan Tuhannya.
    manusia tidak dapat menuntut agar doa segera di kabulkan karena yang baik menurut manusia belum tentu terbaik menurut Tuhannya. oleh karena itu , selain berinteraksi kepada Tuhan dengan berdoa yang ikhlas dan tawaduk. manusia juga harus berusaha , ikhtiar pula Taqwa dengan menjalankan segala perintahNya dan menjauhi laranganNya.
    berdoapun tidak hanya dilakukan ketika selesai melakukan ibadah, selesai sholat misalnya namun disetiap hembudan nafas , setiap detik kehidupan kita dengan mengingat Nya jadikan sebagai doa.
    terima kasih prof Tulisan diatas lebih tulisan doa, dg membcanya dapat mengiatkan setiap pembaca untuk ingat kepada penciptanya.

    ReplyDelete
  46. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs Pendidikan Matematika C

    ELegi ritual ikhlas ini menyajikan do'a-do'a keseharian yang sebenarnya tidak cukup kita baca sekali saja. Benar bahwa setiap doa yang kita panjatkan akan diijabah oleh-Nya. Namun bagaimana Allah mengabulkannya, seperti apa, kapan tidak ada satupun yang tahu, karena itu merupakan hak prerogatif Allah yang tidak bisa kita ganggu gugat. Di awal paparan elegi kali ini, saya menilik ada satu hal yang amat menarik, yakni tentang kesedihan. Dalam al-Wuran telah diperintahkan kita untuk menyedikitkan tertawa dan memperbanyak untuk menangis. Saya pun setuju bahwa menangis mengindikasikan kelembutan hati yang kita punyai. Biarpun demikian, hal itu tidak dapat dijadikan satu-satunya tumpuan, mari perbanyak dzikir kepada Allah, karena dengan mengingat-Nya, hati kita akan menjadi lembut
    Alaa bi dzikrillah tathmainnul quluub
    Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  47. Assalamu'alakum wr.wb. Terima kasih, Pak atas pembelajarannya. Ketika seseorang berdoa, menyampaikan segala rasa sedih dan bahagia kepada Sang Pencipta, rasanya hati menjadi tenang, lalu secara tidak disadari menangis. Itu artinya seseorang telah ikhlas menjalani segala skenario Alloh. Di dunia ini tidak ada yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Alloh. Maka memperbayak istighfar akan membuat hati menjadi tenang. Dengan istighfar akan membuat hati menjadi lembut.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  48. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika (Kelas B)

    Artikel di atas sangat baik dan mengajarkan kita beberapa hal yang utama dalam hidup ini. hal pertama yang penting adalah meniatkan segala sesuatu yang kita lakukan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT, di dalam artikel digambarkan jika bisa tangisan sekalipun adalah bentuk ibadah kepada Allah. Niat melakukan segala sesuatu sebagai ibadah memang sangat penting, karena dengan hal itu apa yang kita lakukan dapat berjalan dengan ikhlas dan menyenangkan. jikalau sesuatu sudah kita jalani dengan ikhlas, maka kita akan lebih semangat dalam mempelajari suatu ilmu.
    Hal kedua yang bisa diambil dari artikel di atas adalah jangan pernah lupa berdoa kepada Sang Pencipta. doa jangan hanya berisi harapan untuk diri sendiri, akan tetapi juga berisi untuk keluarga kita, teman-teman kita, orang tua kita, dan juga bangsa Indonesia. doa tersebut dapat berisi permohonan ampun yang sebelumnya disertai puji-pujian kepada Allah SWT. dapat berupa permintaan akan rejeki, dan permohonan lain yang tentu saja harusnya bersifat positif. dengan demikian kesuksesan dunia akhirat akan dapat kita raih bersama-sama dengan ikhlas.

    ReplyDelete
  49. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Ikhlas merupakan sebuah kata yang mudah diucapkan, namun sulit untuk dilaksanakan. Ikhlas adalah sesuatu yang dilakukan semata-mata hanya karena Allah SWT. Sebesar apapun yang dilakukan tidak akan ada nilainya dihadapan Allah SWT jika tidak dibarengi dengan keikhlasan. Namun jika yang dilakukan hanya secuil tetapi dibarengi dengan niat ikhlas maka nilainya akan sangat besar dihadapan Allah SWT.
    Memang untuk menjadi seorang yang ikhlas akan ada rintangan dan halangannya. Namun sebagai manusia, hendaklah kita menyadari bahwa segala sesuatu itu dilakukan hanya karena Allah SWT semata. Maka, salah satu untuk mencapai rasa ikhlas itu adalah dengan memohon ampun kepada Allah SWT atas kesalahan yang telah kita lakukan selama ini. Dengan memohon ampun, berarti kita berkomunikasi langsung dengan Allah SWT. Maka sebaik-baik komunikasi adalah dengan dzikir dan doa yang benar-benar dari hati.

    ReplyDelete
  50. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika

    Terima kasih, pak prof atas doa-doa yang dicantumkan. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Saya percaya bahwa saat cobaan tak henti datang, kekuatan doa mengalahkan segalanya. Melihat doa-doa diatas, setiap doa dan ujian yang diberikan Allah SAW pasti memiliki makna tersendiri. Cobaan bukan hanya dapat membuat kita menjadi pribadi yang lebih tangguh, tetapi mungkin saja itu teguran dari-Nya karena mungkin kita sudah lama tidak menyapa-Nya atau tidak berada di jalan-Nya yang benar. Allah merindukan kita, dan doa menjadi jalan kita kembali kepada-Nya.

    ReplyDelete
  51. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    Pendidikan Matematika Kelas B

    Sebelumnya terimakasih atas tulisannya pak,
    Do'a adalah ritual yang harus selalu ada karena do'a kita bisa "bercengkrama langsung" dengan Allah SWT ketika kita melakukannya dengan penuh ikhlas dan rendah hati. Dengan selalu berdo'a kita akan terhindar dari hal-hal negatif, selalu terjaga dan terus berada dijalan Allah. Sebelum berdo'a sebaiknya kita awali dengan meminta ampun dan berserah diri kepada Allah SWT. Dalam berdo'a kita tidak boleh egois dan selalu menuntut. Insyaallah bila disertai dengan ikhtiar maka akan diberikan oleh Allah SWT segala apa yang kita butuhkan, entah kapan itu. Semoga kita tetap tidak sombong dan selalu berdo'a agar senantiasa berada dijalan Allah SWT. Amin.

    ReplyDelete
  52. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  53. Sesungguhnya dengan senantiasa mengingat Allah di dalam segala keadaan, baik dalam keadaan senang maupun susah, lapang maupun sempit, maka hati akan merasa tenteram. Nikmat yang paling sering dilupakan namun sangat esensial adalah nikmat iman, nikmat ilmu, dan nikmat kesehatan. Senantiasa bersyukur dan ikhlas beribadah kepada Nya maka hidup kita akan bermakna. Aamiin.
    Terimakasih pak atas tulisannya.

    Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    ReplyDelete
  54. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    Saya mengucapkan "Aamiin" untuk doa doa di atas. Sebagai seorang hamba, kita seharusnya senantiasa memohon ampun, bersyukur atas segala nikmat dan karunia, dan berdoa kepada Allah.
    Jangan lupa untuk selalu ikhlas, tawadlu' dan tawakkal.
    Amiin, istajib lanaa. Semoga Allah mengabulkan doa-doa di atas. Sudah seharusnya kita sebagai seorang hamba berdoa kepada Allah. Memohon ampun, bersyukur, berkeluh kesah hanya kepada Allah SWT.
    Dalam berdoa pun kita juga perlu untuk menyiapkan hati dan pikiran yang ikhlas dan jernih. Sehingga apapun yang kita ucapkan dalam doa murni dari hati kita. Sehingga kita dapat lebih khusyu’ dan tawakkal dalam berdoa kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  55. Assamualaikum wr. wb.
    Selamat Malam,
    Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan berada dibawah perlindungan-Nya (Amin)
    Nama : Ramayanti Agustianingsih
    NIM : 17709251045
    PPs PMAT C 2017
    Sebelumnya saya ingin berterima kasih kepada bapak yang sudah memberikan kepada bahan pembelajaran dan renungan bagi kita semua. Seperti yang diungkapkan di atas, doa memiliki banyak kegunaan. Doa dapat digunakan sebagai sarana atau alat komunikasi manusia sebagai seorang hamba dengan Sang Maha Pencipta yaitu Allah SWT. Hal ini seperti hubungan kita sebagai anak dengan orang tua. Orang tua telah merawat dan membesarkan kita hingga sampai ketahap dimana dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, oleh karena itu kepada orang tua saja kita tidak boleh memutuskan hubungan dan komunikasi apalagi dengan Allah SWT yang telah memberikan kehidupan, kesehatan, kecerdasan, dan telah memberikan orang tua/keluarga yang baik. Memutus hubungan & komunikasi dengan orang tua termasuk perbuatan salah begitu juga memutus hubungan & komunikasi dengan Allah SWT bahkan hal itu merupakan perbuatan dosa. Jika kita meninggalkan doa, maka itu berarti sama saja tidak mengakui dan mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Allah dan pada akhirnya bisa menimbulkan rasa sombong dalam diri, padahal jika Allah SWT berkehendak Dia dapat dengan mudahnya menghilangkan semua yang telah diberikan dan & kita miliki itu.

    ReplyDelete
  56. Selain itu doa juga memiliki kegunaan sebagai sarana untuk memohon ampun, pertolongan, perlindungan, dan meminta restu-Nya. Dalam kehidupan sehari-hari mulai dari lahir hingga berumur sekarang, tentunya kita tidak pernah luput dari perbuatan dosa baik itu yang sengaja/tdk sengaja dilakukan, msh dingat/bahkan yg sudah terlupakan, oleh karena itu supaya terhindar dari panasnya api neraka kita perlu memohon ampunan & minat dimaafkan atas segala perbuatan tersebut, dan caranya adalah melalui berdoa. Allah SWT adalah Yang Maha Kuasa, semua hal yang terjadi di dunia ini adalah karena kehendak-Nya. Sehingga sudah sepatutnya hanya kepada-Nyalah kita memohon pertolongan, perlindungan, serta meminta restu. Semua kehendak dan harapan kita di dunia ini tidak akan pernah terwujud jika tidak ada restu dari-Nya walaupun sudah kita rencanakan sebaik-baiknya dan sdh usahakan dengan sekuat tenaga bahkan hingga bercucuran keringat dan air mata. Oleh karena marilah perbanyak berdoa karena doalah yang akan membawa pada keberhasilan dan kebaikan serta akan mengantarkan pada kita pada surga (amin). Demikianlah yang dapat saya sampaikan dan mohon maaf jika ada salah-salah kata. Terima kasih bapak atas ilmu yang diberikan.

    Selamat Malam
    Wassalamualaikum wr.wb

    ReplyDelete
  57. Shelly Lubis
    17709251040
    PM B (s2)

    Assalaamu'alaikum

    Sebelumnya saya ucapkan aamiin untuk do'a-do'a yang telah kita panjatkan bersama-sama.

    Saya sangat berharap bahwa do'a-do'a yang kita semua panjatkan selama ini dikabulkan oleh Allah Swt.
    Hakekatnya ada 3 cara Allah mengabulkan do'a:
    1. Seketika
    2. Diganti dengan yang lebih baik
    3. Di tunda, dan jika ditunda hingga akhirat, maka akan diganti dengan bergunung-gunung pahala yang tak pernah diduga oleh kita.

    Dan ingatkan selalu diri kita akan hal yang bisa membuat do'a kita tertolak, yaitu makanan dan minuman yang HARAM.
    Dan saya ingin mengingatkan kita semua termasuk diri saya sendiri untuk berlatih selalu mengecek label HALAL setiap kita membeli bahan makanan/minuman di swalayan.

    Wassalaamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
  58. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Dari elegi ritual ikhlas 10 di atas, berisi kumpulan doa-doa semata-mata mengharapkan ridho dari-Nya, maka marilah kita berdoa seraya tunduk dan mengaminkannya. Berdoa kepada Allah SWT. merupakan sarana yang dapat kita lakukan untuk mendekatkan diri seraya bermunajat kepada Allah. Memohon ampun kepada-Nya dengan sungguh-sungguh dan hati yang ikhlas semata-mata mengharapkan ridho dari-Nya.

    ReplyDelete
  59. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Memang kita sebagai manusia alangkah lebih baik untuk saling mengingatkan dalam hal kebaikan. Terutama hal yang sering terlupa adalah bersyukur atas apa yang telah didapatkan sejak dalam kandungan hingga hari ini, begitu banyak karunia Allah dan tidak dapat diukur jumlahnya.

    ReplyDelete
  60. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Semakin banyak doa yang kita panjatkan bukannya bukti bahwa kita ini hamba serakah yang selalu meminta, justru banyaknya doa menunjukkan bahwa kita menyadari bahwa kita hanyalah seorang hamba yang tidak dapat mencapai apapun tanpa bantuan dan pertolongan dari Allah SWT.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  61. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C

    Sebelumnya, saya ingin mengucapkan aamiin untuk doa-doa yang tertulis di atas. Doa adalah sebab utama agar seseorang bisa meraih impian dan harapan. Sehingga janganlah merasa berputus asa dalam berdoa. Terima kasih Pak Marsigit, untuk doa-doa dalam artikel ini

    ReplyDelete
  62. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs Pend Matematika B

    Semoga segala doa-doa yang telah diucapkan diijabah Allah demi kebahagiaan dunia akhirat kita semua amin. Kekuatan doa memang tidak dapat dipungkiri. Seperti halnya dalam tulisan bapak tentang "alur kehidupan orang indonesia", terlihat bahwa kedudukan tuhan merupakan ujung tombak dan tujuan dalam hidup. Sehingga patutlah doa menjadi senjata utama dalam berbagai situasi dan kondisi manusia.
    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  63. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Wa’alaikumsalam Wr. Wb.
    The power of Do’a. Doa memiliki kekuatan yang besar bagi seluruh umat manusia. Pada saat berdoa pun ada tata kramanya yang tidak boleh dilakukan dengan seenaknya saja. Karena doa merupakan ritual untuk bermunajat kepada Allah SWT. Do’a adalah meminta sesuatu yang baik kepada Allah yang disertai dengan kerendahan hati. Seperti halnya anak meminta barang kepada orangtuanya, pasti anak tersebut akan memintanya dengan sopan atau melakukan hal yang baik agar dituruti oleh orangtuanya. Sama halnya dengan berdo’a dengan Allah. Allah tidak melarang hambanya untuk meminta, tetapi Allah malah menyarankan hambanya untuk selalu meminta kedapaNya saja. Jangan kepada orang lain sesama makhluk Allah. Allah sebesar-besarnya pencipta alam semesta ini. Tidak ada yang dapat menandinginya. Seperti dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah 117 Allah “Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, Maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah!” lalu jadilah ia”.

    ReplyDelete
  64. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs P.Mat B 2017

    Allahummamiiinnn
    Dengan doa Allah mengubah takdir, dengan doa Allah mengampuni dosa walaupun sebanyak buih dilautan, dengan doa Allah memudahkan jalan hidup, dengan doa Allah melimpahkan rezeki dan kesehatan yang berkah. Allah yang Maha Berkendak Allah juga yang Maha Mendengar dan mengijabah setiap doa dari umatnya, tugas kita hanya selalu berdoa dan bersyukur dan berusaha serta ikhlas.

    ReplyDelete
  65. Anisa Safitri
    17701251038
    PEPB

    - Bermunajat adalah salah satu dari banyak cara yang dapat dilakukan oleh manusia untuk berdoa, memohon apa yang diinginkan. Menyisihkan waktu khusus untuk bermunajat pada Allah swt. Berdoa pada Allah dapat dilakukan sehabis shalat wajib maupun sunnah maupun disela-sela kesibukkan.
    - Usaha untuk lebih mendekatkan diri pada sang Pencipta. Usaha untuk berdialog secara langsung dengan Allah swt. Berdoa memohon apapun yang diinginkan , memohon petunjuk, maupun memohon ampunan dari kesalahan yang telah diperbuat.
    - Pada saat bermunajat , tanpa disadari air mata tumpah begitu saja seiring doa-doa yang dipanjatkan. Entah karena mengingat dosa atau mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah swt kepada makhluk-Nya. Tangisan yang keluar menunjukkan kelembutan hati tiap manusia, karena pada hakikatnya masih diberikan hati yang hidup untuk merasakan apa-apa yang telah dilakukan.

    ReplyDelete
  66. Anisa Safitri
    17701251038
    PEPB

    - Pada elegi tersebut doa pertama yang dipanjatkan adalah doa permohonan ampun. tanpa disadari manusia memiki banyak dosa, entah dosa kecil maupun besar, sedari mereka kecil sampai sekarang. Oleh karenanya tak henti-hentinya memohon ampun kepada Allah dengan ikhlas.
    - Keluarga adalah orang terdekat yang dimiliki. Doa-doa untuk keluarga tak kalah pentingnya. Sedari kecil sampai besar, kita sebagai manusia tidak dapat dipisahkan dari yang namaya keluarga. Berdoa senantiasa memohon kebaikan untuk keluarga. Kehidupan yang damai dan tenteram, senantiasa rukun antar anggota keluarga.
    - Rezeki datangnya memang dari Allah swt. Hendaknya kita sebagai manusia memohon rezeki yang berkah, halal, dan diridhai. Tak lupa untuk memohon agar rezeki yang telah diperoleh dapat digunakan untuk kebaikan. Senantiasa mensucikan rezeki dengan bersedekah dan beramal. Berbagi dengan orang yang lebih membutuhkan. Sehingga rezeki yang telah didapatkan dapat bermanfaat bagi dirisendiri dan orang lain.
    - Kesehatan menjadi penting bagi manusia. Karena apabila sudah sudah jatuh sakit, maka tidak akan bisa melakukan apa-apa. Tidak dapat berjihad di jalan Allah, tidak dapat membantu orang lain. Adakalanya seseorang menderita suatu penyakit, dapat diartikan sebagai peringatan dari Allah swt. Karena tanpa disadari telah melakukan dosa dan lupa untuk memohon ampun. Maka oleh Allah diberi peringatan dengan ujian sakit. Jika dalam sakitnya, senantiasa terus memohon ampun, maka nantinya sakit itu menjadi penggugur dosa si penderita. Semoga senantiasa menjadi insan yang jauh dari doasa dan diberikan kesehatan untuk dapat berbuat kebaikan di muka bumi.
    - Hati adalah pusat dari segala perbuatan. Hati yang kotor atau sakit maka akan menjadikan perbuatan yang dilakukan jelek juga. Oleh karenanya senantiasa memohon agar hati selalu bersih, sehingga senatiasa melakukan perbuatan baik dalam keseharian. Memohon untuk menjauhkan diri dari sifat-sifat yang tercela seperti munafik, sombong, kikir, pemalas, dan tidak sabaran. Ikhlas dan sabar menerima semua cobaan yang diberikan Allah dan senantiasa berdzikir agarhati selalu bersih.
    - Doa terakhir adalah memohon agar diberikan Husnul Khatimah. Setiap Muslim pasti punya keinginan untuk syahid dalam keadaaan Husnul Khatimah. Tidak ada yang menginginkan neraka sebagai pelabuhan terakhinya di akhirat nanti. Dan tak lupa untuk mendokan negeri yang ditinggali menjadi negeri yang aman, damai, dan tenteram, serta pemimpin yang adil.
    - Amin Amin y Rabbal’alamin untuk doa yang telah dipanjatkan. Semoga senantiasa bisa menjadi insan yang beruntung. Semua doa yang telah dipanjatkan di ijabah oleh Allah swt. Aminn..

    ReplyDelete
  67. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Bermunajat kepada Allah SWT merupakan sebuah usaha berdialog dengan-Nya. Menumpahkan setiap apa yang ada didalam pikiran dan hati, memanjatkan doa dengan sepenuh hati dengan mengharap keridoaannya, memohon ampunan, bantuan, hidayat dan lainnya.

    ReplyDelete
  68. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    Terimakasih Prof Marsigit atas postingan doa-doa pada artikel kali ini. Bermunajatnya seseorang dapat ditunjukkan salah satunya dengan berdoa kepada Sang Pencipta. Doa adalah senjata orang mukmin, dimana ketika ia sedang gagal atau berhasil, sedang jatuh atau bangkit, sedang susah atau senang, maka doa berfungsi sebagai senjata pertahanan diri dalam keistiqomahannya kepada Allah swt. Karena sejatinya manusia diciptakan oleh Allah agar ia beribadah dan taat kepada Allah, maka janganlah sekali kali manusia itu sombong dan merasa tidak membutuhkanNya dalam perjalanan hidupnya. Manusia merupakan makhluk yang paling sempurna dari makhluk lainnya karena diberi akal pikiran olehNya. Sehingga, sebagai manusia yang berpikir, tentu tau apa yang menjadi tempat bersandarnya, tempat dimana ia harus meminta dan bermanja-manja atas segala sesuatunya yakni bermunajat kepada Allah swt. Tentu bermunajat merupakan salah satu cara kita berkomunikasi denganNya. Dengan adanya berbagai doa yang bapak posting diatas, tentu menambah referensi saya untuk dapat melakukan beribadatan yang lebih baik dihadapan sang Pencipta. Semoga doa-doa yang kita panjatkan dengan kerendahan dan keikhlasan hati, menjadi penguat nurani dan spiritualitas diri untuk tet istiqomah dan selalu menyerahkan apa yang terjadi dalam kehidupan ini kepada Sang Ilahi. Amin.

    ReplyDelete
  69. Nama : Devi Nofriyanti
    NIM : 17709251041
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Baris demi baris saya baca untaian Doa di postingan prof kali ini. Teringat akan betapa banyaknya dosa yang telah saya lakukan selama ini, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Saya sadar bahwa setiap helaan nafas ini sesungguhnya nikmat yang diberikan Allah SWT, yang harus disyukuri. Betapa banyaknya nikmat yang telah Allah karuniakan kepada kita. introspeksi diri untuk menjadi hamba Allah yang lebih baik. Semoga kita semua senantiasa bersyukur. Aamiin Allahumma Aamiin

    ReplyDelete
  70. Tangisan kegembiraan atas nikmat kasih dan cinta Allah SWT sungguh merupakan suatu curahan hati seorang hamba yang tidak dapat dibendung lagi yang tak dapat diungkapkan hanya dengan kata-kata saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama : Frenti Ambaranti
      NIM : 17709251034
      Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

      Delete
  71. Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    Setiap untaian doa merupakan bentuk komunikasi kita kepada Allah SWT. Dalam setiap doa kita dapat mengungkapkan semua perasan dan pikiran kita. Kita dapat secara bebas berbicara secara langsung pada Allah SWT tanpa ada rasa malu. Tak perlulah khawatirkan apakah Allah akan mengabulkan doa kita atau tidak. Yang terpenting adalah sering-seringlah berkomunikasi dengan Allah SWT. jika kita sering melakukannya maka Allah SWT akan semakin dekat pada kita.

    ReplyDelete
  72. Doa yang kita sampaikan dapat berupa pujian atau sanjungan kepada Allah SWT atau me-Mahakan sifat-sifat Allah SWT. Dalam doa ungkapkanlah bahwa hanya Allah SWT sajalah yang dapat membantu kita, menunjukkan jalan hidup yang baik untuk kita jalanai. Karena Allah SWT adalah sebaik-baiknya pemberi petunjuk.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  73. Dalam doa, tidaklah kita lupa untuk selalu bershalawat kepada Nabi kita yang telah mengajarkan ilmu pengetahuan tentang siapa Tuhan kita yaitu Muhammad SAW. Ketahuilah bahwa shalawat nantinya akan membantu kita pada hari akhir.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  74. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B (S2)

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Doa merupakan salah satu wadah kita untuk berkomunikasi dgn Allah SWT. degn memohon ampun, meminta keselamatan dunia dan akhirat serta utk bermuhasabah diri kepada Allah SWT. Terkadang rasa syukur yang sering kali kita lewatkan dapat membuat kita menjadi hamba yang sombong dan lupa akan nikmatNYA. Semoga kita menjadi hamba yang selalu tidak lupa akan nikmat yg Allah berikan dan menjadi hamba yang selalu berdoa dengan langgeng kepada Allah SWT. Insyaallah Allah selalu bersama hamba-hambaNYa yg selalu mengingatNYa dalam situasi apapun. Aamiin..

    ReplyDelete
  75. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Segala sesuatu yang ada di muka bumi ini adalah milik Allah SWT. Allah yang Maha menguasai alam semesta beserta isinya termasuk manusia. Manusia selalu memiliki keinginan dan rencana tapi yang menentukan adalah Allah SWT. Maka dari itu tindakan yang harus dilakukan untuk mewujudkan keinginan adalah bermunajat kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Bermunajat kepada Allah SWT dengan segala keikhlasan dalam rangka mengharapkan ridho-Nya.

    ReplyDelete
  76. Dalam doa sampaikanlah permohonan ampun sebanyak mungkin. Karena kita manusia terkadang tidak mengetahui dosa-dosa yang telah diperbuat. Bahkan manusia seringkali mengetahui dosa yang telah dilakukan, namun terkadang enggan untuk mengakui telah melakukan dosa tersebut. Di setiap nafasmu, senantiasalah minta ampun. Semoga Allah SWT mewafatkan kita bersama orang-orang baik. Semoga Allah SWT mengampuni semua dosa kita. Amiin.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  77. Keluarga adalah jalan pertama kita untuk mendapatkan syurga Allah SWT. Kepada Orangtua mungkin seringkali tanpa disadari kadang melukai hati mereka. Mohonlah kepada Allah SWt untuk kita selalu diberikan kesadaran untuk berbuat baik kepada mereka. Berdoalah kepada Allah SWT untuk kebaikan suami/istri serta anak-anak kita agar bersama-sama bisa menjadi manusia yang bertakwa.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  78. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Terimakasih bapak telah mengingatkan untuk senantiasa mendoakan sesama manusia makhluk ciptaan Allah swt. Mendoakan orang lain tentu tidak akan ada ruginya justru malah memperlancar urusan kita, karena kalau kita memudahkan urusan orang lain, maka Allah SWT akan memperlancar urusan kita pula.

    ReplyDelete
  79. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Semoga Allah swt selalu memberikan kesehatan, rezeki, dan limpahan karunia kepada bapak sehingga selalu bisa memberikan ilmu dan nasihat untuk kita semua. Ilmu kebaikan adalah amalan yang tidak pernah putus pahalanya, selalu mengalir apabila ilmu tersebut diamalkan bahkan disampaikan turun-temurun.

    ReplyDelete
  80. Setiap manusia pasti menginginkan kehidupan yang bahagia bersama dengan keluarganya. Memiliki keluarga yang sakinah, soleh, bertakwa, bahagia, damai, harmonis, tenteram, tawadhu, sabar, dan santun, kesehatan, keamanan, kemudahan, kemuliaan, kehormatan, kebahagiaan, kesejahteraan, keimanan. Setiap manusia pasti menginginkan pada akhirnya kembali ke sisi Allah SWT berkumpul lagi bersama-sama dengan keluarganya.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  81. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Menangislah atas semua dosa-dosa kita, atas semua kesalahan-kesalahan kita, atas semua maksiat-maksiat kita, atas semua kebohongan-kebohongan kita, atas semua kemunafikan-kemunafikan kita atas semua nafsu-nafsu kita, atas semua kelemahan-kelemahan kita. Manusia tercipta sebagai makhluk yang lemah, jangan merasa sombong dan angkuh dihadapannya. Mari kita senantiasa introspeksi dan memohon semoga segala kesalahan kita diampuni oleh Allah SWT, Amiin.

    ReplyDelete
  82. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Ikhlas timbul ketika kita telah bisa berlapang dada terhadap segala ketentuan yang telah ditetapkan oleh tuhan, baik terhadap takdir Qodho’ maupun terhadap Qadar-Nya. Ikhlas memang bukan suatu perkara yang mudah untuk bisa melakukannya perlu pembiasaan dan istiqomah terhadap perbuatan yang bersifat kontinue. Namun ketika kita bisa mencapai rasa ikhlas tersebut di dalam hati maka kita akan merasakan ketenangan hati yang luar biasa ketika di hadapkan oleh cobaan-cobaan yang di datangkan oleh tuhan kepada kita.

    ReplyDelete
  83. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Sang pencipta adalah sebaik-baiknya tempat mengadu. Oleh karena itu minta dan ceritakan kepadanya untuk segala kemudahan yang inginkan. Namun hal yang sangat patut dipinta di setiap saat adalah meminta ampun kepadanya atas segala kesalahan yang telah kita lakukan. Semoga kita semua mendapat ampunan atas segala dosa yang telah kita lakukan.Amin.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  84. Kehidupan di dunia hanya sementara saja. Kehidupan di akhirat adalah selamanya. Namun, pastilah kita manusia adalah makhluk yang tamak. Kita menginginkan kehidupan yang baik baik di dunia maupun di akhirat. Maka dari itu memohonlah kepada Allah SWT agar kita diberikan tempat yang baik di akhirat dan juga di dunia.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  85. Dalam kehidupan di bumi kita manusia sangat tergantung pada rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. Mintalah rezeki yang baik dan halal kepada Allah SWT. Karena Allah SWT tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Janganlah kita kesal pada Allah atas rezeki yang belum Allah SWT berikan kepada kita. Karena bisa jadi, apa yang tidak diberikan itu mungkin adalah yang terbaik untuk kita menjalani kehidupan.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  86. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Berdoa itu memohon, doa yang baik itu adalah doa yang ikhlas. Jika kita ikhlas, perbuatan kita juga baik, maka Allah akan mengabulkan apa yang kita minta. Allah juga akan memaafkan jika hambanya melakukan kesalahan. Sehingga yang terpenting adalah bagaimana menjadi hamba yang disayang oleh Allah. Sudahkah kita ikhlas? Sudahkan perbuatan kita itu ditujukan untuk mendapat ridho Allah? Sudahkah kita memohon ampun atas segala kesalahan?

    ReplyDelete
  87. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Apalah kami yang hanya butiran kecil di antara seluruh makhluk ciptaan-Mu Ya Allah. Melalui postingan ini, kami mengingatkan diri untuk selalu melakukan introspeksi diri. Sebagai manusia yang menjadi tempat salah, setiap saat tentnya kami selalu melakukan salah. Jika dosa itu berbau maka sudah menjauhlah teman-teman kami. Ya Allah, betapa sesungguhnya kami malu untuk memohon ampun padaMu mengingat dosa dalam diri ini terlampau banyak

    ReplyDelete
  88. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Saya turut meng-aamiin-i doa ini, semoga doa kita semua terkabul. Karena doa adalah sarana kita meminta, meminta apapun kepada Allah. Doa adalah alat komunikasi kita, doa adalah kunci terkabulnya permohonan kita, dengan mengingat berdoa, berarti kita mengingat Allah. Allah itu dekat, Allah itu bersama kita, maka selalu berdzikir setiap beraktivitas juga merupakan salah satu cara kita berdoa kepada Allah SWT. Doa akan memperlancar usaha kita mencari ridha-Nya.

    ReplyDelete
  89. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Amiiinnn, smoga kita para penuntut mendapat ilmu yang barokah, dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan orang sekitar kita, manfaat di dunia dan akhirat. Amiiinnn

    ReplyDelete
  90. Dalam kehidupan di bumi kita manusia sangat tergantung pada rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. Mintalah rezeki yang baik dan halal kepada Allah SWT. Karena Allah SWT tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Janganlah kita kesal pada Allah atas rezeki yang belum Allah SWT berikan kepada kita. Karena bisa jadi, apa yang tidak diberikan itu mungkin adalah yang terbaik untuk kita menjalani kehidupan.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  91. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Larut dalam rentetan doa yang dimunajatkan. Sungguh begitu banyaknya dosa yang sudah diperbuat, dari mulai bangun tidur sampai bangun tidur lagi. Dari mulai fajar sampai fajar lagi. Dari mulai ujung rambut sampai ujung kaki. Tetapi terkadang lupa akan semua yang sudah dilakukan. Astagfirullahaladzim. Padahal kebaikan yang telah dilakukan baru secuil dibandingkan keburukan yang telah dilakukan selama ini. Semoga Allah SWT mengampuni segala salah dan khilaf kita. Dan semoga kita semua bisa selalu bersyukur disetiap detik hidup kita, supaya bisa selalu mengingat Allah SWT.

    ReplyDelete
  92. Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    Bersyukurlah kepada Allah SWT atas setiap rezeki yang telah diberikan kepada kita. Semakin kita bersyukur Allah SWT akan semakin dekat dengan kita. Mintalah agar setiap harta yang kita dapatkan adalah suci terbebas dari haram.

    ReplyDelete
  93. Kesehatan merupakan sebuah rezeki yang sangat luar biasa yang Allah SWT berikan kepada makhluknya. Seringkali manusia tidak menyadari berapa besar nikmat kesehatan yang Allah berikan. Jika kita misalkan kesehatan tubuh dihargai dengan uang, maka harganya bahkan bisa bermilyaran rupiah.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  94. Hati manusia adalah suatu hal yang sangat unik. Melalui suatu keadaan terkadang kita nifak, riya, dusta, khianat, was was, munafik, pemalas, kikir, boros, sombong, tergesa-gesa, tidak sabaran. Mohonlah kepada Allah SWT untuk dihindarkan dari semua penyakit sifat tersebut.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  95. Alangkah indahnya sebuah negeri yang diberkahi dan dicintai oleh Allah SWT. Bagaimana caranya? Negara yang dicintai pastilah Negara yang manaati aturan-aturan yang telah Allah ciptakan. Sama seperti kita yang ingin dicintai oleh “gebetan” pastilah kita melakukan segala hal yang disukai olehnya, bukan? Nah… semoga negeri kita ini suatu saat nanti bisa menjadi negeri yang dicintai oleh Allah SWT.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  96. Membuat negeri menjadi baik dimata Allah SWT, apa yang mesti dilakukan? Akankah bisa kita sendiri-sendiri membangun negeri tersebut? Tentu tidak. Manusia perlu arah yang jelas menentukan langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan. Lantas, untuk menentukan langkah-langkah tersebut bisakah semua rakyat secara bersama-sama membuat langkah mereka sendiri? Bisa. Tapi apa yang akan terjadi jika dilakukan bersama-sama? Maka langkah yang disusun sendiri-sendiri itu akan saling berbenturan dengan yang lain. Lalu apa yang diperlukan agar langkah tersebut menjadi teratur? Jawabnya adalah pemimpin.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  97. Sebuah negeri memerlukan seorang pemimpin yang dicintai dan mencintai Allah SWT. Karena pemimpin itu akan tahu arah mana yang terbaik yang harus dia ambil untuk membawa negerinya menjadi dicintai oleh Allah SWT.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  98. Dalam doa kita marilah, kita semua santiasa berdoa kepada Allah SWT agar negeri ini diberikan pemimpin yang adil, yang beriman kepada-Mu, yang menyayangi rakyatnya, yang membenci kezhaliman, yang ingin
    menegakkan syariah Islam di negeri kami, yang tidak zalim kepada-Mu. Semoga negeri kita menjadi percontohan yang baik sebagai negeri kaum muslim.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete