Jan 9, 2017

Elegi Ritual IKhlas 10: Bermunajat Kepada Allah SWT



Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Asslamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Alhamdulillaah. Alhamdulillaahi wahdah shodaqo wa’dah wa nashoro ‘abdah wa ‘azza jundahu wa ‘azama wahdah. Wash-sholatu was salamu ‘alaa rasulillaah Sayyidina wa habibina wa qurrotu a’yuna Muhammadin bin ‘abdillah wa alaa alihi wa ashhabihi wa dzawil nufusil muthmainnah. Amma ba’dah.


Silahkan Bapak Ibu semuanya jika masih ingin menangis dipersilahkan, karena tangisan kita senyatanya menunjukkan kelembutan hati. Sebetulnya akupun tidak kuasa untuk menahan tangisanku itu, tetapi dikarenakan saya harus berbicara maka akupun harus tabah mensyukuri rakhmat ini. Terlebih ketika tangisan itu dikarenakan rasa haru merasakan nikmatnya barokah yang melimpah-limpah yang dikaruniakan Allah SWT setelah kita melaksanakan berbagai rangkaian Ritual Ikhlas ini dengan berbagai macam rintangan dan kendalanya. Saya menyadari hanyalah tangisan-tangisan kegembiraan itulah yang mampu kita lakukan dalam menyambut kasih dan cinta Allah SWT kepada kita semua. Namun saya ingin mengingatkan, sehebat-hebat tangisan kita itu, maka jadikanlah bahwa tangisan kita itu juga merupakan dzikir kita kepada Allah SWT. Saya juga menyadari bahwa dalam suasana haru dan hening seperti ini tiadalah satu katapun yang dapat kita ucapkan apalagi kita tanyakan. Itulah sebenar-benar kuasa Allah SWT dan itulah sebenar-benar kelemahan pikiranmu.

Maka pada Ritual Ikhlas IV ini sampailah kita pada maqom di mana kita diijinkan untuk berkomunikasi langsung dengan Allah SWT. Sudah bisa dirasakan sendiri oleh Bapak dan Ibu semua bahwa dalam suasana seperti ini, tidaklah mungkin kita mengucapkan kata-kata apalagi mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Komunikasi kita dengan Allah SWT adalah dengan doa-doa yang kita lafalkan dalam hati kita masing-masing. Pertama, kita bisa berdoa bersama-sama, kemudian dipersilahkan untuk berdoa sendiri-sendiri. Marilah saya akan memimpin doa bersama, Bapak Ibu mengamininya.

Al Fatihah. Bismilahir rahmaanir rahiim. Alhamdu Lillaahi Rabbil Alamiin. Arrahmaaniraahim. Maaliki Yaumiddiin. Iyyaaka Na’budu wa Iyyaaka Nasta’iin. Ihdinash Shiraathal Mustaqiim. Shiraathal Ladziina An’amta ‘Alaihim Ghairil Maghdluubi ‘Alaihim Walazhzhaaalliin

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yang mengusai hari pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya keada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.

A’uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Alhamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin
Subhanallah walhamdulillah wa lailaha ilallahu wallahuakbar.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Tak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya lah kerajaan dan bagi-Nya pula puja dan puji, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah dan tiada daya dan upaya serta tak ada kekuatan selain dengan Allah jua.

Laa ilaaha illallahu wallaahu akbaru, laa illaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiirun, laa ilaaha illallaahu wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karena sesungguhnya bagi-Mu puja dan puji, tiada Tuhan selain-Mu, wahai Yang Maha Pemberi, yang menjadi harapan, Yang Mencipta langit dan bumi, Yang Maha Luhur dan Maha Mulia.

Allahumma inni as’aluka bi’anna lakalhamda laa ilaaha illaa anta yaa hannaanu yaa mannanu yaa badii’assamaawaati wal’ardhi yaa dzaljalaali wal’ikraam
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami nabi Muhammad, shalawat yang dapat menyelamatkan kami dari segala huru-hara (akhirat) dan afat, dapat memberikan hajat (kebaikan) kepada kami, dapat membersihkan kami dari kejelekan, dapat mengangkat kami ke derajat yang lebih tinggi di hadapan Engkau, dapat membawa kami menuju kebajikan yang paling baik semasa kami hidup maupun sesudah mati. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam atas makhluk-Nya yang paling baik yaitu junjungan kami Muhammad, semua keluarga dan para sahabat beliau.

Allahumma shalli ‘alaa sayyidina muhammadin shalaatan tunjiinaa bihaa min jamii-‘il ahwaali wal aafaati wa taqdlii lanaa bihaa min jamii-‘il haajaati wa tuthahhirunaa bihaa min jamii-‘is sayyi-aati wa tarfa-‘unaa bihaa ‘indaka a’lad darajaati wa tuballighunaa bihaa aqshal ghaayaati min jamii-‘il khairaati fil hayaati wa ba’dal mamaati wa shallallahu ‘alaa khairi khalqihi sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallama.

Aku mohon ampun segala dosaku kepada Allah Yang Maha Agung (3–10X).

Astaghfirullaahal ‘azhiiim (3–10 X)
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau ciptakan aku, dan aku hamba-Mu, dan aku memenuhi janji dan ikatan kepada-Mu, aku berusaha memenuhinya dengan segala kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan-kejelekan yang aku perbuat. Aku sadar akan nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan aku sadar akan dosaku, karena itulah ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosaku selain Engkau.

Allahumma anta rabbi. Laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’ududzu bika min syarri maa shana’tu abuu’u laka bini’matika ‘alayya wa abuu’u bidzanbii faghfirlii fa’innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Ya Tuhan kami, (selama ini) kami telah berbuat aniaya terhadap diri kami sendiri, jika Engkau tidak mengampuni kami, pastilah kami ini tergolong orang yang merugi.

Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, serta wafatkanlah kami bersama orang-orang yang baik. Tiada Tuhan selain-Mu, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang yang zhalim.

Ya Allah, ampunilah dosaku semuanya, baik yang halus dan yang kasar, yang terdahulu dan terkemudian, yang nyata dan yang tersembunyi. (HR Muslim, Abu Daud dan Hakim)

Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khasiriin. Rabbanaaghfir lanaa dzunuubana wa kaffir ‘annaa sayyi’aatina wataffanaa ma’al abraari. Laa illaaha illaa anta subhaanaka innii kunu minazhzhalimiin.

Allahummaghfir lii dzambii kullahu diqqahu wa jillahu wa awwalahu wa aakhirahu wa ‘alaaniyatahu wa sirrahu.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Santri Kepala:

Kita dapat memunajatkan doa meliputi:
Doa Dikuatkan Iman dan Taqwa (oleh Bp. Shaleh)
Doa Dimudahkan untuk Dapat Menunaikan Ibadah Haji (Bp. Shaleh)
Doa Untuk Kemajuan (guru dan siswa) UNY (Bp Marsigit)
Doa Dimudahkan Memperoleh Kesempatan Berjuang di Jalan Allah SWT (Bp Shaleh)
Doa Diberikan Keturunan Yang Shaleh dan Salekhah (Bp Musa Marengke)
Doa Diberikan Keberkahan Umur untuk Beribadah Kepada Allah SWT (Bp Musa marengke)
Doa Diberikan Kekuatan untuk Mengamalkan Ilmu untuk Kemaslahatan Umat.(Bp Mukhlis)
Doa Dimudahkan Segala Urusan Dunia dan Akhirat. (Bp Mukhlis)
Doa Diberi Keselamatan Dunia dan Akhirat untuk: Diriku, Orang Tua, Isteri, Anak anak, Menantu, Cucu, Saudara dan keturunan.(Bp Khaerudin)
Doa Diberikan Umroh yang Mabrur (Bp Saufi Rakhman)
Doa Dilapangkan Sadaqah dan Silaturakhim. (Bp Memet Sudaryanto)

Secara lebih khusus:

Marilah kita berdoa untuk Mohon Ampun.

Ya Allah, sedemikian banyak dosa yang telah kami lakukan sejak kami akil- baligh hingga hari ini. Dosa kami ketika kami remaja yang sering menyusahkan orang tua kami dan guru-guru kami, membuat sedih mereka, membohongi mereka dan tidak menghormati mereka. Tidak pula kami mensyukuri kepada-Mu atas nikmat memiliki orang tua yang baik dan menyayangi kami. Ampunilah kami ya Allah, sungguh kami lebih beruntung dibanding anak-anak lain yang dibesarkan tanpa orang tua atau memiliki orang tua tapi tidak peduli dengan anaknya.

Ampuni pula dosa-dosa kami ketika remaja yang hampir tak pernah kami mengingat-Mu setiap hari, padahal saat itu Engkau telah mulai mencatat dan mengumpulkan setiap dosa-dosa kami. Ampunilah kemalasan kami dalam melakukan sholat pada masa lalu kami, ampunilah kebodohan kami saat itu yang lebih takut pada kehilangan teman dan pergaulan daripada bergantung kepada Engkau. Ampuni pula pergaulan kami selama remaja yang jauh dari nilai-nilai agama dan sering menyakitkan hati orang lain sedangkan kami sering melakukannya tanpa rasa bersalah.

Ampuni pula dosa-dosa kami semasa kami bekerja dan berkeluarga. Sungguh kini kami menyadari bahwa tak ada ridho dan pahala dari-Mu untuk setiap kelelahan kami bekerja selama ini bila tidak didasari niat karena mencari keridhoan-Mu. Sedemikian banyak pekerjaan yang kami lakukan hanya dengan niat mencari uang atau karena takut miskin dan bukan karena mencari keridhoan-Mu, padahal Engkau hanya menyuruh kami bekerja sedangkan masalah rezeki dan kaya-miskin semuanya Engkaulah yang memutuskan. Sering kami lebih takut pada atasan kami dan pada keterburu-buruan kami dibanding rasa takut kami pada-Mu dalam menegakkan sholat, padahal Engkau telah mempersiapkan neraka yang sedemikian dahsyatnya untuk orang-orang yang meninggalkan atau menyia-nyiakan sholat.

Ya Allah seandainya Engkau telah mempersiapkan hukuman 1 tahun di neraka untuk setiap 1 kali sholat yang kami tinggalkan atau yang belum sempurna, maka harus berapa ribu tahun kami di neraka untuk mengganti ribuan sholat yang telah kami tinggalkan atau kami laksanakan dengan tidak sempurna selama hidup kami sejak kami akil-baligh. Karena itu, ampunilah dosa-dosa kami ya Allah. Siapa lagi yang dapat mengampuni kami kalau bukan Engkau ya Allah.

Ya Allah, apabila dihitung mungkin akan ada sedemikian banyak barang atau uang atau waktu terbuang yang kugunakan tidak dijalan yang Engkau ridhoi, atau kadang sering pula aku membenarkan suatu perbuatan dzalim dan bahkan menganggapnya sebagai hakku. Selama itu aku jarang mengingat-Mu dan malah berbuat banyak dosa. Ampunilah semua dosa-dosaku ya Allah, ampunilah ya Allah.

Ampuni pula kelalaian kami dalam mengurus rumah tangga kami, kebodohan kami dalam berperilaku dalam keluarga kami. Ampunilah sikap kami yang sering mengecewakan suami/istri kami, membuat sedih hatinya, tidak menghormatinya, tidak mengurusnya dengan baik, dan tidak membimbingnya dengan baik menuju jalan Islam yang telah engkau syariatkan.

Ya Allah, ampunilah mata kami yang lebih sering kami gunakan untuk melihat hal-hal yang tak berguna atau hal yang maksiat dan hal-hal yang Engkau murkai, padahal kalau Engkau takdirkan kami buta maka sungguh kami akan menjadi makhluk yang lemah tak berdaya. Ya Allah ampuni pula mulut kami yang sering menyakitkan perasaan orang lain, yang sering membohongi orang lain, yang sering mengajak orang lain berbuat dosa dengan kami sadari atau tidak kami sadari, dengan mulut ini pula kami sering membicarakan ghibah dan fitnah yang hukumannya sangat dahsyat, dengan mulut ini pula kami menyampaikan kesombongan, ketamakan, kekikiran dan ke-riya’an diri kami. Ampunilah seluruh kata dan perbuatan buruk yang pernah keluar dari mulut kami ini.

Ya Allah ampuni pula telinga kami yang selama ini tidak mendengarkan suara-suara yang baik, seperti ucapan-ucapan bijak para ulama, nasihat agama dalam ceramah agama dan mendengarkan ayat-ayat Al-Quran. Apajadinya diri kami ini bila Engkau tulikan pendengaran kami. Padahal itu begitu mudah bagi-Mu.

Ya Allah, ampunilah tangan kami yang sering menjadi kikir dalam memberikan sedekah kepada orang lain, yang jarang digunakan untuk menuliskan kebaikan-kebaikan untuk orang lain. Apa jadinya kalau Engkau ambil tangan kami ini dari tubuh kami. Ampuni kaki kami yang lebih banyak digunakan menuju tempat-tempat kemewahan dan kepentingan duniawi dan jarang digunakan untuk menuju ke mesjid dan pengajian. Apajadinya kalau Engkau ambil kaki ini dari tubuh kami. Ya Allah, jadikanlah kaki kami ini lebih rajin mengunjungi orang-orang saleh, menghadiri majlis-majlis ilmu, mendamaikan orang, menyambung silaturahmi, melaksanakan jihad, dan melakukan perbuatan-perbuatan yang menentramkan hati dan memperkuat iman kami.

Ampuni syahwat kami yang sering sulit kami kendalikan, sedemikian lemahnya kami menghindarkan pandangan dan syahwat dari lawan jenis kami yang semakin bebas berkeliaran di zaman ini. Ampunilah diri kami ya Allah, kuatkanlah iman kami dari maksiat syahwat.

Ya Allah, ampunilah kesombongan kami akan akal dan otak kami yang sering menjadikan kami merasa paling cerdas. Padahal sungguh begitu mudah bagi-Mu untuk menjadikan kami bodoh atau gila. Padahal Engkau sangat membenci kesombongan, apalagi kesombongan akal. Padahal orang yang paling cerdas menurut-Mu adalah orang yang paling banyak bertaqwa. Ampunilah kebodohan dan kesombongan kami ya Allah, beri kesempatan kami untuk bertobat, hapuskanlah seluruh dosa-dosa kami.

Alangkah bodohnya kami ya Allah, padahal ilmu kami sangat sedikit tapi sering kami merasa sudah berbuat yang terbaik. Tambahkanlah ilmu (agama) kami ya Allah supaya kami dapat membedakan mana perilaku kami yang sudah baik dan mana yang masih buruk. Janganlah Engkau golongkan kami kepada golongan orang-orang yang bodoh tapi merasa paling benar, atau orang yang sebenarnya malas tapi selalu merasa perlu banyak istirahat, jangan pula menjadi orang yang sebenarnya sombong karena merasa lebih mampu dibanding orang lain, jangan pula kami menjadi orang yang kikir hanya karena merasa ada keperluan lain yang lebih penting atau karena kami takut lapar dan takut miskin, jangan pula kami menjadi riya’ karena lebih membutuhkan pujian orang lain.

Ya Allah, sungguh kami lupa mengingat semua dosa-dosa kami yang sedemikian banyaknya selama hidup kami. Kami pun sering sedemikian bodohnya, sehingga banyak dosa-dosa yang kami anggap kecil atau tidak ada padahal Engkau telah mencatatnya sebagai dosa-dosa besar. Ya Allah sesungguhnya Engkau lebih mengetahui dosa-dosa yang telah kami lakukan, ampunilah semua dosa-dosa kami, baik yang kami ingat maupun yang telah kami lupa, yang sengaja ataupun yang tak sengaja, yang besar maupun yang kecil, yang dulu maupun yang akan datang, seluruhnya ya Allah. Jangan ada tersisa sedikit pun ya Allah.

Ya Allah, ampunilah dosa syirik besar maupun kecil yang pernah kulakukan. Aku tahu dosa syirik takkan terampuni karena itu hapuskanlah dosa-dosa syirik itu dari daftar dosa yang telah Engkau catat. Hapuskanlah ya Allah. Janganlah sampai aku terjebak lagi dalam syirik, bukakanlah mataku untuk membedakan mana yang syirik dan mana yang tidak, kuatkanlah imanku untuk menjauhkan syirik sejauh-jauhnya, kuatkan imanku ya Allah, dan kuatkanlah kesabaranku walau aku menghadapi ujian yang sangat berat sekalipun. Kuatkanlah aqidahku ya Allah, bersihkan qolbuku, tambahkan ilmu agamaku, ilmu yang bermanfaat, bersihkan niatku dari riya, amin ya rabbil alamin.

Ya Allah, ampunilah dosa-dosa yang pernah kami lakukan pada umat dan makhluk-Mu. Ampunilah perbuatan jahat, laknat, maksiat, zhalim dan hal-hal lain yang Engkau murkai yang pernah kulakukan kepada umat manusia lainnya, baik laki-laki, perempuan dan anak-anak, baik yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal.

Ampunilah rasa malu dan kesulitanku untuk memohon maaf kepada mereka satu per satu, bukalah pintu maaf orang yang pernah kuzhalimi untuk diriku. Gugurkanlah setiap dosaku kepada mereka setiapkali mereka sedang mengingatku atau mengingat kesalahanku pada mereka.

Jadikanlah doa kami ini menjadi pertobatan kami yang taubatan nasuha. Bimbinglah dan tunjukilah kami jalan yang baik untuk hari-hari selanjutnya untuk tidak mengulangi perbuatan-perbuatan yang Engkau golongkan dosa kecil apalagi dosa besar.

Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tua kami serta kasihilah mereka sebagaimana kasih mereka padaku sewaktu aku masih kecil

Rabbighfirlii wa liwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa (3-10X)
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Santri Kepala:

Marilah kita berdoa agar diberikan Kebaikan dalam Keluarga.

Ya Allah, rendahkanlah suaraku di mata mereka, indahkan bicaraku dimata mereka, lembutkan tingkah lakuku di mata mereka, rindukan mereka akan hatiku, jadikanlah aku orang yang mengasihi dan menyayangi mereka. Ya Allah, berikan pahala kepada mereka atas upaya mereka mendidikku, limpahkan karunia-Mu atas pemberian mereka padaku, dan jagalah mereka sebagaimana mereka menjagaku semasa aku kecil.

Allahumma khaffidh lahuma shawti, wa athib lahuma kalami, wa alin lahuma’arikati, wa’thif ‘alayhima qalbi, wa shayyirni bihima rafiqan wa ‘alayhima syafiqan. Allahummasykur lahuma tarbiyati, wa atsib huma ala takrimati, wahfazh lahuma ma hafizhahu minni fi shighari.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kami istri dan keturunan yang dapat menjadi penyenang hati bagi kami dan jadikanlah kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertaqwa. (QS, al-Furqan, 25:74).

Rabbannaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrata a’yun waj’alnaa lilmuttaqiina imaamaa
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Duhai Yang Maha Mengasihi dan Menyayangi umat manusia. Karuniakanlah kami keluarga yang sakinah, keluarga yang soleh dan bertaqwa, keluarga yang sangat mencintai diri-Mu dengan penuh makna dan ikhlas, keluarga yang bahagia, damai, harmonis, tenteram, tawadhu, sabar dan santun. Karuniakanlah kepada keluarga kami kesehatan, keamanan, kemudahan, kemuliaan, kehormatan, kebahagiaan dan kesejahteraan, keimanan serta dijauhkan dari tekanan utang, sifat kikir dan sifat boros. Jauhkanlah segala macam penyakit fisik dan psikis dari diri kami, kedua orang tua kami dan keluarga kami.

Jadikan hari tua dan akhir hidup kami dan orang tua kami penuh kebahagiaan, kesehatan dan kedamaian, dan kuatkan iman kami semua disaat sakaratulmaut. Kuatkanlah keimanan dan perbanyaklah amal dan ibadah kami, kedua orang tua kami dan kami sekeluarga, baik saat kami lemah dan tua serta di detik-detik terakhir kehidupan kami.

Karuniakanlah kami sekeluarga dan orang tua kami akhir hidup yang indah, khusnul khatimah ya Allah. Kumpulkanlah kami sekeluarga dan kedua orang tua kami beserta seluruh sanak saudara kami di surga-Mu ya Allah. Kumpulkanlah kami bersama-sama Rasulullah SAW dan para sahabatnya yang mulia serta keluarganya yang sabar dan pandai mensyukuri. Haramkan neraka bagi kulit kami ya Allah.

Ya Allah, ampunilah kesalahan kami, kelalaian kami dan kekurangan kami dalam melayani kedua orang tua kami, ampuni perbuatan kami yang sengaja atau tak sengaja yang telah banyak menyusahkan dan membebani pikiran kedua orang tua kami sehingga mengurangi kebahagiaan mereka.

Ya Allah, ampunilah kesalahan dan kebodohan kami dalam memelihara keluarga kami. Berilah kami petunjuk dan kemudahan dalam membesarkan dan mendidik anak-keturunan kami. Sehatkanlah kami, sehatkanlah anak kami.

Ya Allah, karuniakanlah usia yang panjang, kesehatan dan kekuatan mental dan fisik, kehormatan, kemuliaan, kecerdasan, kebahagiaan dan kesejahteraan kepada anak-keturunan kami. Jadikanlah anak keturunan kami menjadi umat-Mu yang sholeh / sholihah dan bertaqwa, ikhlaskan hatinya untuk menjaga kami saat kami tua dan lemah, yang rajin mendoakan kebaikan kepada kami/orangtuanya saat kami hidup dan saat kami / orangtuanya telah meninggal dunia.

Ya Allah, perbanyaklah sebanyak-banyaknya jumlah umat muslim yang ikhlas menjaga dan memperhatikan kami saat kami lemah dan tua, serta mendoakan kami setelah kami meninggal dunia.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, berilah padaku rezki yang halal dan baik, serta pakaikanlah padaku segala perbuatan yang baik. Ya Tuhanku, jadikanlah oleh-Mu rezkiku itu paling luas pada saat tuaku dan saat lemahku. Ya Allah, cukupkanlah bagiku segala rezki-Mu yang halal daripada yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari yang lainnya. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu rezki yang luas dan berguna. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu nikmat yang kekal yang tidak putus-putus dan tidak akan hilang.

Allahummarzuqnii rizqan halaalan thayyiban wasta’milnii thayyiban. Allahummaj’al ausa’a rizqika ‘alayya ‘inda kibari sinnii
wangqithaa’i umrii.


Allahummakfinii bihalaalika ‘an haraamika wa aghninii bifadhlika ‘amman siwaak. Allahumma inni as’aluka rizqan waasi’an naafi’an. Allahumma innii as’alukan na’iimal muqiimalladzii laa yahuulu wa laa yazuul.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, baguskanlah untukku agamaku yang jadi pangkal urusanku, baguskan pula duniaku yang jadi tempat penghidupanku, dan baguskanlah akhiratku yang padanya tempat kembaliku nanti. Jadikanlah hidup itu menjadi bekal/tambahan bagiku dalam segala kebaikan, serta jadikanlah mati itu pelepas segala keburukan bagiku.

Allahumma ashlih lii fii diiniilladzii huwa ‘ishmatu amrii wa ashlih lii dun-yaayallatii fiihaa ma’aasyi wa ashlih lii aakhiratillatii fiihaa ma’aadii waj’alil hayaata ziyaadatan lii fii kulli kharin waj’alil mauta raahatan lii mingkulli syarrin

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari kemurungan dan kesusahan, aku berlindung pada-Mu dari kemalasan dan aku berlindung pada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung pada-Mu dari tekanan utang dan paksaan orang lain.

Allaahumma inni a’uudzu bika minal hammi wal hazani wa a’uudzu bika minal ‘ajzi wal kasali wa a’uudzu bika minal jubni wal bukhli wa a’uudzu bika min ghalabatiddaini wa qahrirrijaal.

Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu jiwa yang tenang tenteram, yang percaya pada pertemuan dengan-Mu dan ridha atas keputusan-Mu serta merasa cukup puas dengan pemberian-Mu.

Allahumma innii as-‘aluka nafsan muthma’innatan tu’minu biliqaa’ika wa tardhaa biqadhaa’ika wa taqna’u bi’athaa’ika.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Santri Kepala:

Marilah kita berdoa agar kita diMurahkan Rezeki.

Ya Allah, Yang Menguasai setiap takdir dan rezeki manusia, kuatkanlah fisikku, kuatkan mentalku, kuatkanlah ikhtiarku, kuatkan kemauanku, lindungilah kesucian hatiku dan tingkahlaku pada setiap langkah hidupku, lindungilah diriku dari rasa malas dan putus asa serta dari sifat kikir dan boros, jauhkanlah syaitan dan jin dari setiap langkah hidupku.

Ya Allah, Yang Mengatur rezeki setiap manusia, Yang Maha Pemberi kemudahan, Yang Maha Mengetahui akan setiap jalan yang baik dan benar. Karuniakanlah aku kemudahan dan kebaikan dalam menggunakan lidahku, hatiku dan fisikku dalam berkomunikasi dan bersilaturahim dengan semua umat manusia, dan mudahkan langkahku untuk membuka jalan ke pintu rezeki-Mu.

Ya Allah, aku mohon petunjuk-Mu akan arah yang baik dan benar untuk setiap langkahku. Mudahkan jalanku, kuatkan imanku..ya Allah. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Tahu yang terbaik bagi umat-Mu. Seandainya rezekiku berada di langit dan baik untuk diturunkan segera, aku mohon keridhoan-Mu untuk menurunkannya padaku, bila berada di bumi tampakkanlah, bila jauh dekatkanlah, bila sedikit perbanyaklah, dan berkahi aku di dalamnya.

Ya Allah, karuniakanlah aku mata pencaharian yang halal dan baik, yang dapat memenuhi tanggung jawab nafkah bagi keluargaku, mata pencaharian yang dapat mendekatkan diriku kepada orang-orang soleh dan perbuatan-perbuatan yang baik. Jadikanlah pekerjaanku itu sebagai sumber rezeki yang dapat membahagiakan keluargaku, tetanggaku, umat muslim serta semua umat manusia. Jagalah aku agar setiap rezeki yang Engkau berikan padaku memiliki berkah, jadikan rezekiku selalu halal dan berada di jalan yang Engkau ridhai. Jagalah diriku agar selalu dapat mensyukuri setiap rezeki dan nikmat-Mu.

Ya Allah, tunjukilah kami selalu jalan untuk selalu mensucikan harta kami, jangan lagi ada harta yang tidak suci di rumah kami ya Allah kecuali Engkau telah memaafkan kami atas keberadaannya. Janganlah biarkan ada ada harta yang mubazir di rumah /di diri kami kecuali Engkau punya rencana yang baik bagi kami ya Allah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang pernah kulakukan selama hidupku yang terjadi selama aku mencari nafkah. Ampunilah dosa yang kusadari atau tak kusadari, sengaja atau tak sengaja, baik dosa lisan, dosa fisik, dosa finansial, dosa kesombongan, dan dosa apapun ya Allah. Seandainya ada dosa yang harus kuganti di dunia ini maka berilah aku petunjuk dan mudahkanlah aku untuk melaksanakannya.

Ya Allah, maafkanlah dosa nenek-kakek kami, saudara-saudara dan teman kami yang muslim yang telah meninggal dunia. Jauhkanlah mereka dari siksa kubur, mudahkan peghisaban mereka, masukkanlah mereka ke dalam surga.

Santri Kepala:

Marilah kita berdoa agar diberi Kesehatan

Ya Allah, aku memohon kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, rezki yang luas dan kesembuhan dari segala rupa penyakit.

Ya Allah, sehatkanlah badanku. Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah sehatkanlah penglihatanku. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kemiskinan. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, tidak ada Tuhan melainkan Engkau.

Allahumma inni as’aluka ilman naafi’aa, wa rizqan waa si’a, wa syifaa’an min kulli daa’in. Allahumma ‘aafinii fii badanii, allahumma ‘aafinii fii sam’ii, allahumma ‘aafinii fii basharii, allahumma inni a’udzu bika minal kufri wal faqri, allahumma innii a’uudzu bika min ‘adzaabil qabri laa illaha illaa anta.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, Yang Maha Menghidupkan dan Mematikan, Yang Menguasai segala rupa penyakit dan penyembuhannya. Karuniakanlah kesehatan pada diriku, jasmani dan rohani. Seandainya ada penyakit dan cacat badan yang bersarang dalam diriku, baik yang telah ada atau yang akan Engkau rencanakan, maka hapuskanlah penyakit itu ya Allah, hapuskanlah penyakit itu ya Allah dalam suratan takdir-mu ya Allah. Aku mohon ya Allah, sehatkanlah diriku selalu, hari ini, besok dan hingga akhir hayatku. Aku mohon ya Allah, janganlah hari tuaku dipenuhi dengan berbagai macam penyakit, jadikanlah hari tuaku paling indah dan dipenuhi dengan amal ibadah dan keimanan yang setinggi-tingginya kepada-Mu ya Allah.

Santri Kepala
Marilah kita berdoa agar diberikan Kebersihan Hati.

Ya Allah, sucikanlah hatiku dari nifak (berpura-pura), amalanku dari riya (ingin dipuji manusia), lidahku dari dusta, mataku dari khianat. Engkaulah yang mengetahui segala khianat mata dan segala was was atau segala sesuatu yang disembunyikan oleh dada-dada manusia.

Allahumma thahhir qalbii minannifaaqi, wa ‘amalii minarriyaa’I, wa lisaanii minal kadzibi, wa ‘ainayya minal khiyaanati, fa’innaka ta’lamu khaa’inatal a’yuni wa maa tukhfishshuduur.

Ya Allah, jauhkanlah aku dari sifat munafik, sifat pemalas, sifat kikir, sifat boros, sifat sombong, sifat tergesa-gesa, sifat tidak sabaran. Ya Allah, jadikanlah aku umat-Mu yang berakhlak mulia seperti akhlak rasulullah, akhlak yang Engkau ridhoi. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (karunia). Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji (QS Ali Imran 3 : 8 – 9).

Rabana la tuzigh qulubana ba’da idz hadaitana wa hablana min ladunka rahmatan innaka antal-wahhab, rabbana innaka jami’un-nas liyaumin la raiba fihi innallaha la yukhliful-mi’ad.

Ya Tuhan kami, curahkanlah kesabaran atas kami dan teguhkanlah pendirian kami serta tolonglah kami terhadap golongan yang kafir. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau palingkan hati kami setelah Engkau tunjuki (kami jalan yang benar), dan berilah kami hadhirat-Mu rahmat karena Engkau adalah Yang Maha Pemberi. Ya Allah, kokohkanlah aku dari kemungkinan terpelesetnya iman, dan berilah aku petunjuk dari kemungkinan sesat. Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memberi penghalang antara aku dan hatiku, maka berilah penghalang antaraku dan antara syaitan serta perbuatannya.

Rabbanaa afrigh ‘alainaa shabran wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin. Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wahablanaa milladungka rahmatan innaka antal wahhaab. Allahumma tsabbitnii an azilla wahdinii an adhilla. Allahumma kamaa hulta bainii wa baina qalbii, fahal bainii wa bainasy syaithaani wa ‘amalihi.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Santri Kepala:

Marilah kita berdoa agar diberikan Husnul Khatimah.

Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan sebaik-baiknya amalku adalah pada ujung akhirnya, dan sebaik-baik hariku adalah pada saat aku menemui-Mu.

Alaahummaj’al khaira ‘umrii aakhirahu wa khaira ‘amalii khawaatiimahu wa khaira ayyaamii yauma liqaa’ika
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu) (QS Al-A’raf 7 : 126)

Rabbana afrigh’alaina shabran wa tawaffana muslimin
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon pada-Mu keselamatan dalam agama, kesejahteraan/kesehatan jasmani, bertambah ilmu pengetahuan, rezeki yang berkat, diterima taubat sebelum mati, dapat rahmat ketika mati dan dapat ampunan setelah mati. Ya Allah, mudahkanlah kami pada waktu sekarat dan selamatkanlah kami dari api neraka serta kami mohon kemaafan ketika dihisap.

Allahumma innaa nas’aluka salaamatan fiddiini wa ’aafiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil ‘ilmi wabarakatan firrizqi wa taubatan qablal mauti, wa rahmatan ‘indal mauti, wa maghfiratan ba’dal maut. Allahuma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil mauti, wannajaata minannaari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Ya Allah, Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, Yang Maha Pengampun lagi Maha Kuasa atas segala sesuatu. Aku mohon ya Allah, janganlah dulu cabut nyawaku sebelum Engkau haramkan neraka bagi kulitku dan sebelum Engkau wajibkan surga bagi diriku. Tetapkanlah diriku selalu setiap saat dalam keadaan beriman dan ingat kepada-Mu. Jadikanlah aku selalu dalam keadaan takut akan akhirat-Mu, jadikanlah aku menjadi orang yang dapat mencintai-Mu sebagaimana Rasulullah SAW dan para sahabatnya mencintai diri-Mu dan sebagaimana mereka takut akan akhirat-Mu. Ya Allah, jadikanlah hidupku mulai hari ini hingga detik-detik terakhir kematianku penuh ketaqwaan, keimanan, kemudahan dan kebahagiaan. Lapangkanlah kuburanku, jauhkanlah aku dari siksa kubur ya Allah. Mudahkanlah aku ya Allah di padang Mahsyar, jadikanlah aku termasuk orang yang Engkau lindungi di padang Mahsyar hingga hari penghisaban. Mudahkanlah penghisaban diriku ya Allah. Masukkanlah aku ke surga-Mu ya Allah. Jadikanlah aku termasuk orang yang Engkau beri izin untuk memandang wajah-Mu kelak di akhirat.

Duhai Yang Maha Adil dan Maha Bijaksana, Yang Maha Mengetahui hal yang paling baik bagi umat-Mu. Ya Allah, karuniakanlah negeri kami pemimpin yang adil, yang beriman kepada-Mu, yang menyayangi rakyatnya, yang membenci kezhaliman, yang ingin menegakkan syariah Islam di negeri kami. Jauhkanlah dari negeri kami pemimpin-pemimpin yang zalim dan yang tidak beriman kepada-Mu. Ya Allah tegakkanlah syariah Islam di negeri kami, tegakkanlah kehormatan agamu-Mu di negeri kami, jadikan negeri kami percontohan yang baik sebagai negeri kaum muslim.

Santri Kepala:

Marilah kita memanjatkan Doa Penutup

Bagi kami cukup Allah saja pelindung yang baik bagi kami, tempat berserah diri yang baik bagi kami, dan penolong yang baik bagi kami.
Hasbunallahu wani’mal wakiilu ni’mal maulaa wani’mannashiir
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Ya Allah, izinkanlah aku untuk kembali ke tanah suci-Mu ini untuk kembali melaksanakan ibadah haji atau ibadah umroh dalam keadaan sehat wal afiat. Ya Allah izinkanlah aku kembali berhaji atau berumroh dalam keadaan lebih mabrur, lebih sehat dan lebih kuat.

Ya Allah, kabulkan doa, harapan dan permintaan teman-temanku yang menitipkan doa kepadaku untuk disampaikan di tanah suci-Mu ya Allah, baik yang telah terucap kepadaku maupun yang masih terbesit dalam hati mereka ketika mereka memandangku atau mendengar rencana keberangkatanku berhaji.

Ya Allah, tambahlah ilmuku, bimbinglah aku agar mendapat hanya ilmu yang lurus dan benar sesuai dengan syariat-Mu dan ajaran rasul-Mu. Bimbinglah aku agar imuku menjadi ilmu yang bermanfaat, jauh dari riya’, mudahkanlah mulutku untuk membaca dan memahami Al-Quran. Jadikanlah aku umat-Mu yang pandai menyampaikan ayat-ayat-Mu dengan ikhlas, tidak riya’, mudahkan mulutku untuk berkomunikasi dengan lancar dan tawadhu, jadikan aku orang yang tawadhu, mudahkan hati dan pikiranku untuk menganalisa ilmu agama secara benar dan lurus.

Karuniakanlah kepada aku dan seluruh anggota keluarga berupa teman-teman yang sholeh sebanyak-banyaknya, pergaulan yang baik. Jauhkanlah aku dan keluargaku serta kedua orang tua dari pergaulan dan teman-teman yang kurang baik dan dari teman-teman yang tidak sesuai dengan anjuran-Mu. Karuniakan pula kami kesempatan untuk beramal, beribadah, bersedekah, berdakwah sebanyak-banyaknya selama sisa akhir hidup kami.

Allahuma a’inni alla dzikrika wa syukrika wa husni ibadatika
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Ya Tuhan kami, perkenankanlah do’a-do’a kami, karena sesungguhnya Engkau Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima taubat dan Maha Penyayang. Kesejahteraan dan keselamatan semoga dilimpahkan kepada junjungan pemimpin para nabi dan rasul Muhammad s.a.w, atas keluarganya serta para sahabatnya semuanya. Maha suci Tuhanmu, Tuhan Yang bersih dari sifat-sifat kekurangan. Dan semoga keselamatan dicurahkan kepada para Rasul dan segala puji bagi Allah seru sekalian alam. (HR. An-Nawawi).

Rabbanaa taqabbal minna innaka antassamii’ul aliimu wa tub’alainaa innaka antattawwaaburrahiim. Washshalaatu wassalaamu ‘alla sayyidil ambiyaa’i wal mursaliina muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shabihi ajma’iin. Subhaanaka rabbika rabbil ‘izzati’ ammaa yashifuuna wa salaamun ‘alal mursaliina walhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Da’waahum fiihaa subhaanakallaahumma wa tahiyyatuhum fiihaa salaamun, wa aakhiru da’waahum anil hamdu lillaahi rabbil ‘aalamin.

Ya Allah, sesungguhnya kami mohon keridhaan-Mu dan sorga, kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka.

Allahuma inna nas’aluka ridhoka waljannata wana’uudzubika min shakatika wannaar.

Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kesejahteraan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksaan neraka.

Rabbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa ‘adzaabannaar
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Alhamdulillahi rabbil alamin.


Catatan : Doa-doa di atas diambil dari Buku Doa & Dzikir, karangan Drs. Miftah Faridl, dan dari berbagai sumber yang tertayang di http://www.spirithaji.com/berbagi/1526-doa-panjang-ketika-di-tanah-suci-dan-wukuf-di-arafah.html

100 comments:

  1. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika Kelas D

    Sebagai manusia suatu hal buruk yang kita lakukan ialah karena sesungguhnya kita tidak menyadari betapa besar nikmat dan karunia yang diberikan Allah kepada kita. Kita terkadang lebih banyak mengeluh dari pada bersyukur atas nikmat yang kita peroleh. Jika kita menyadarinya bahwa ternyata nikmat Allah yang diberikan kepada kita begitu besar, pasti kita akan sangat merasa bersalah dan melihat betapa buruknya diri kita. Maka sebaiknya mulai saat ini kita harus semakin dekat kepada Allah dan selalu bersykur atas karunia yang kita dapat.

    ReplyDelete
  2. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Elegi ritual ikhlas IV berisi munajat kita kepada Allah SWT dengan do’a. Bermunajat kepada Allah dengan mengerjakan shalat 5 waktu dan shalat sunnah, berdo’a dan sedekah dengan cara ikhlas dalam hati dengan mengharap ridho Allah SWT.

    ReplyDelete
  3. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Tolong menolonglah kamu dalam kebaikan. Terimakasih pak, telah memberikan nasihat yang berguna. Mengingatkan bahwa saya untuk selalu berdoa dan memohon ampun atas dosa yang disengaja atupun tidak. Mengingatkan untuk berterimakasih kepada Allah karena masih diberi nikmat untuk bernafas sampai sampai sekarang, bersyukur atas kesehatan dan rezeki yang telah diterima. Mengngingatkan untuk berhati-hati dan selalu berdoa dalam setiap langkah. Saya ingat pertemuan pertama kuliah matematika model, bapak mengajak kami membaca istighfar dan al fatihah bersama, berdoa bersama memohon ampun dan petunjuk untuk jalan yang lurus. Simple tapi mengena.

    ReplyDelete
  4. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Elegi Ritual IKhlas 10: Bermunajat Kepada Allah SWT ini mengingatkan kita untuk selalu bermunajat pada Allah atas segala limpahan keberkahan dan karunia ya Allah berikan setiap saat, setiap dosa kita lakukan tiap hari tapi Allah selalu memberikan limpahan karunianya kepada kita. Sesungguhnya orang-orang yang lalai akan karunia dan berkah Allah adalah orang yang sangat merugi. Perbanyak syukur atas nikmatNya, dan perbanyak ampun atas segala dosa. Semoga kelak kita bukan termasuk dalam orang yang merugi aamiin..

    ReplyDelete
  5. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Alloh selalu ada, disetiap detak jantung kita
    Selalu ada, tak pernah tidur, selalu menjaga kita. Tak pernah lalai. Berlaku adil.
    Maka, janganlah merasa sendiri, jangan merasa kesepian. Jangan merasa buntu. Karena Alloh selalu ada, silahkan datang dan bermunajat kapan saja. Apa saja. Dan yakinlah bahwa yang diberikannya adalah hal terbaik, dan Dia maha Tahu yang terbaik.

    ReplyDelete
  6. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Tidak bisa kita hitung berapa banyak karunia dan nikmat yang telah diberikan allah untuk hambanya sebagai tanda cinta-Nya kepada umatnya. Tidak ada batasan umur, gender, tahta bahkan golongan tertentu yang dilarang allah untuk berdoa kepadanya, dimanapun dan siapapun bisa berdoa kepadanya agar kita menjadi manusia yang bersyukur dan beruntung amin

    ReplyDelete
  7. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Assalamualaikum
    Berdoa haruslah dengan iklas dan dengan kerendahan hati meminta apa yang ingin kita pinta, tentang apa hajat kita. Jangan sampai dengan berdoa terkesan memaksa allah, agar doa kita diijabah oleh allah. Perlu diketahui bahwa doa kita terkabul itu semua karena doa orang tua untuk kita. Oleh karena itu dalam setiap kita berdoa jangan lupa untuk mendoakan orang tua kita. Sebab doa anak yang soleh itu tembus langsung menembus langit.

    ReplyDelete
  8. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Do’a Dimudahkan Segala Urusan
    “Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa”
    Artinya;
    Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.

    Do’a Memohon Dimurahkan Rezeki
    Ya Allah, Yang Menguasai setiap takdir dan rezeki manusia, kuatkanlah fisikku, kuatkan mentalku, kuatkanlah ikhtiarku, kuatkan kemauanku, lindungilah kesucian hatiku dan tingkahlaku pada setiap langkah hidupku, lindungilah diriku dari rasa malas dan putus asa serta dari sifat kikir dan boros, jauhkanlah syaitan dan jin dari setiap langkah hidupku.

    Do’a Memohon Ilmu yang Barokhah dan Bermanfaat
    “Allahumma Inni asaluka ‘ilman naafian wa ‘amalan mutaqabbalaa wa rizkan waasi’an wa ilal khairi qarribnaa wa ‘anissyarrii ba’idnaa”
    Ya Allah, Sesungguhnya aku memohon Kepada Engkau Ilmu yang bermafaat, amal perbuatan yang diterima, rizqi yang lapang, dan dekatkaanlah aku kepada perilaku yang baik serta jauhkanlah aku dari perbuatan yang tercela.

    Do’a Memohon Diberi Keselamatan dan Kesejahteraan
    “Allahumma innaa nas’aluka salaamatan fid diini wa ‘aafiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil ‘ilmi wa barokatan fir rizqi wa taubatan qoblal mauti wa rohmatan ‘indal mauti wa maghfirotan ba’dal mauti”
    Ya Allah kami memohon kepadaMu keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizqi, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan keampunan sesudah mati.

    Do’a Memohon Diberi Kesehatan
    “Allahumma inni as’aluka ilman naafi’aa, wa rizqan waa si’a, wa syifaa’an min kulli daa’in. Allahumma ‘aafinii fii badanii, allahumma ‘aafinii fii sam’ii, allahumma ‘aafinii fii basharii, allahumma inni a’udzu bika minal kufri wal faqri, allahumma innii a’uudzu bika min ‘adzaabil qabri laa illaha illaa anta”.
    Ya Allah, sehatkanlah badanku. Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah sehatkanlah penglihatanku. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kemiskinan. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, tidak ada Tuhan melainkan Engkau.

    Do’a Memohon Keselamatan Dunia dan Akhirat
    “Rabbanaa aatinaa fiddunnyaa khasanah, wa fil aakhirati khasanah, waqinaa ‘adzaa ban naar.”
    Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.

    ReplyDelete
  9. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Bermunajat kepada Allah berarti berdoa sepenuh hati kepada Allah untuk mengharapkan keridha'an, ampunan, bantuan, dan hidayah-Nya. Sebagai umat Islam kita seringkali lalai dan mengabaikan perintah-Nya, dikarenakan urusan duniawi. Maka bertaubatlah dan mohon ampun kepada Allah Yang Maha Pengampun. Semoga kita semua senantiasa diberikan hidayah oleh-Nya. Aaamin ya robbal alamin...
    Wassalamu'alaikum, wr. wb.

    ReplyDelete
  10. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Sebagai hamba yang bersaksi bahwa tiada zat yang disembah selain Allah marilah kita beibadah kepada Nya. Termasuk dalam belajar di situs ini saya meniatkan untuk mempelajari ilmunya Allah sebagai bekal ketika berjumpa dengan-Nya kelak di alam yang baka.

    ReplyDelete
  11. Nurul Faizah
    14301241022
    Pendidikan Matematika A 2014 (S1)

    Terima kasih atas nasehat bapak, sehebat-hebat tangisan kita itu, maka jadikanlah bahwa tangisan kita itu juga merupakan dzikir kita kepada Allah SWT. Hal ini akan saya jadikan pengingat bagi diri saya. Menangislah pada Allah yang mengetahui segala isi hati sebab hanya pada-Nya tempat bermuara tangisan yang paling indah.

    ReplyDelete
  12. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Hakikat penciptaan manusia adalah agar senantiasa beribadah kepada Allah. Elegi ini mengingatkan kami para pembaca bahwasanya sebagai makhluk ciptaan Allah, kita harus senantiasa bermunajat kepada Allah. Bukan hanya ketika kita terpuruk saja, namun pada segala kondisi selama hidup kita. Karunia Allah pada setiap hari, jam, menit, bahkan detik sudah seharusnya kita syukuri. Detik ini masih diizinkan bernafas misalnya. Seringkali kita lupa mengenai hal tersebut, dan kadang kita lebih tergiur dengan urusan duniawi, maka bermunajat memohon ampun setiap waktu juga harus dilakukan, karena manusia adalah makhluk yang tak pernah luput dari salah.

    ReplyDelete
  13. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Setelah membaca tulisan Bapak di atas, saya jadi sadar dan mengerti bahwa manusia hanya sebagian kecil dari kehidupan. Kita sepantasnya bersyukur karena telah diberi kesempatan untuk hidup di dunia dengan disertai nikmat-nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita. Kita sebagai manusia sering kali tidak menyadari betapa besar nikmat dan karunia yang diberikan Allah kepada kita. Malahan terkadang kita selalu mengeluh dengan apa yang kita dapatkan bukan mensyukuri nikmat yang diberikan. Kita sebagai manusia juga tidak pernah puas dengan nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Oleh karena itu, kita sebagai manusia hendaknya senantiasa memohon ampun kepada Allah atas segala doa yang kita lakukan selama ini. Berdoa telah menunjukkan ketidakberdayaan kita dihadapan Allah dan kita memang memerlukan pertolongan dari Allah. Oleh karena itu, kita harus berdoa dengan sungguh-sungguh, dan merendah dihadapan Allah.

    ReplyDelete
  14. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Bapak Marsigit menulis doa-doa di atas dengan mencantumkan sumbernya dari beberapa orang(bersama-sama orang lain). Yang saya pelajari adalah kita harus senantiasa bersama-sama (berjamaah) dalam rangka berjalan menuju Allah SWT. Karena hidup ini sebenarnya adalah perjalanan untuk menemui Allah. Semoga senantiasa diberikan hidayah aamiin.

    ReplyDelete
  15. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dalam tangis terdapat penyesalan terdalam yang berawal dari renungan tanpa henti. Setelah kian panjang perjalanan yang melelahkan, tibalah saatnya untuk tersadar dan memperbaiki diri dengan cara yang tepat. Tiada lain adalah kembali pada Nya. Dengan memohon ampun, dan bertaubat kepada Sang Pencipta. Diiringi dengan asmaul husna yang mutlak melekat pada Nya. Meminta dan memohon segala bantuan dan lindungan serta menaruh harapan pada Nya. Tidak jarang berharap dengan sesama manusia hanya akan ada kekecewaan, luka dan penyesalan.

    ReplyDelete
  16. Tahtalia
    14301241031
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Sifat manusia adalah salah dan lupa. Sebagai manusia kita sering berlaku sombong, padahal manusia hanyalah makhluk lemah yang menjadi subyek lapar, haus, panas, dingin, dan duka cita. Kita sering berbuat salah/dosa baik yang disengaja atau yang tidak disengaja. Atas perbuatan kita tersebut, sudah seharusnya kita memohon ampun kepada Allah SWT dengan cara bertaubat dan mendekatkan diri kepada-Nya.
    Semoga kita senantiasa mendapatkan kecintaan Allah, itulah yang seharusnya dicari setiap hamba dalam setiap detak jantung dan setiap nafasnya.

    ReplyDelete
  17. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Setiap manusia pasti tidak luput dari dosa, oleh karenanya kita harus selalu berdoa untuk diampuni atas dosa-dosa kita. Setiap manusia tidak bisa jauh dari keburukan, oleh karenanya kita harus selalu berdoa agar selalu dijauhkan dari keburukan dan diberi kebaikan dalam keluarga kita. Rezeki adalah salah satu hal yang menjadi rahasia Allah, oleh karenya kita harus selalu berikhtiar dan berdoa agar dimudahkan rezekinya. Kesehatan adalah harta yang paling mahal, oleh karenanya kita harus selalu berdoa agar diberi kesehatan. Setiap manusia menginginkan kembali kepada-Nya dalam keadaan khusnul khotimah, oleh karenanya kita harus selalu berdoa agar sewaktu kita kembali kepada-Nya dalam keadaan khusnul khotimah. Terimakasih Prof. untuk kumpulan doa-doanya. Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan-Nya. Aamiin.

    ReplyDelete
  18. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Dalam setiap kegiatan haruslah kita berdoa agar mendapat kemudahan dari ALLAH. tanpa doa kita akan menjadi orang yang sombong. Meminta kepada selain ALLAH hanya akan mendapat kekecewaan sedangkan kalao kita meminta kepada ALLAH kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan. Meminta dengan cara berdoa dengan tulus, melakukan perbuatan baik secara terus menerus tanpa bosan akan membuat kita mudah menjalani hidup di dunia yang fana ini.

    ReplyDelete
  19. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih Prof., postingan ini menjadi salah satu cambukan kami untuk selalu mengingat Allah SWT di manapun dan kapanpun. Segala usaha kita tidak ada apa-apanya tanpa ridho dari Allah SWT. Semoga kehidupan kita selalu diberkahi Allah SWT. Aamiin

    ReplyDelete
  20. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua mata yang tidak akan disentuh oleh neraka; mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang berjaga di jalan Allah.” (HR. At-Tirmidzi).
    Terimakasih pak, dengan membaca postingan ini, saya menjadi ingat bahwa tak selamanya manusia hidup di dunia. Segala kegiatan haruslah diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT. Bahwa semua yang ada pada diri ini pasti akan kembali pada Yang Maha Memiliki.

    Semoga kita senantiasa mendapatkan berkah, rahmat dan ridho-Nya. Aamiin..

    ReplyDelete
  21. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (5709251004)

    Sebagai manusia yang tidak sempurna kita tentunya tidak luput dari kesalahan dan dosa. Kesalahan dan dosa-dosa kita menjadikan kita seakan-akan begitu jauh dari Tuhan. Sadar akan kesalahan dan dosa yang kita perbuat, hendaknya dalam berdoa kita tidak hanya memanjatkan permohonan saja, akan tetapi memohon ampun dengan segala kerendahan hati atas dosa-dosa yang telah kita perbuat. Panjatkan rasa sesal dan tobat kita, memohon ampun kepada Tuhan dengan keikhlasan dan kerendahan hati.

    ReplyDelete
  22. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  23. Zuharoh Yastara Anjani
    14301241025
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Alloh berfirman dalam Al Qur’an, “Berdo’alah pada-Ku, maka akan Ku kabulkan.”
    Setiap manusia pada hakikatnya tidak pernah merasa puas. Manusia memliki keinginan serta hawa nafsu yang besar. Hawa nafsu tersebut haruslah dijaga agar tidak merusak pada diri kita. Perbanyaklah berdoa, mohon petunjuk Alloh agar perjalanan yang ditempuh dalam mencapai keinginan-keinginan dipenuhi ‘kebarokahan’ dari Alloh.

    ReplyDelete
  24. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Bermunajat kepada Allah SWT artinya mendekatkan diri kepada Allah. Bermunajat dalam islam memang sangat dianjurkan dan menjadi perintah Allah SWT, dan tempat kembali kita nanti juga di sisi Allah SWT. Cara kita bermunajat kepada Allah melalui doa dan dzikir yang dipanjatkan kepada Allah dan semata-mata untuk mendapatkan ridho Allah. Do’a adalah ungkapan harapan yang paling bisa dilakukan semua orang, dan Allah SWT akan senang jika manusia mau berdoa meminta kepada-Nya, karena itu artinya manusia meninggalkan kesombongannya. Dzikir memiliki manfaat, di antaranya adalah menghadirkan Allah ke dalam hati kita. Sebagai makhluk ciptaan-Nya yang diberi hati serta pikiran hendaklah kita selalu bermunajat kepada Allah SWT. Semoga semua doa di atas senantiasa selalu menyelimuti kita semua dalam kehidupan ini.

    ReplyDelete
  25. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Doa adalah intinya ibadah, di dalam agama Islam kita dianjurkan untuk berdoa, karena doa adalah senjata yang paling ampuh bagi orang Islam. Ketika segala kemampuan yang kita miliki sudah kita kerahkan, maka kita diwajibkan untuk berdoa, bermunajat kepada Allah. Karena sesungguhnya kita ini adalah hamba yang sangat lemah, maka bermunajatlah kepada Allah, semoga kita diberikan kekuatan oleh Allah dalam menajalani kehidupan ini dan kita selalu berada dalam lindungan Allah.

    ReplyDelete
  26. Mengingat Allah harus dilakukan setiap waktu. Kadang kita mengkhusukan waktu tertentu untuk mengingat Allah. Karena waktu-waktu tertentu dianggap waktu yang terbaik, suasana yang mendukung, keheningan, doa yang khusus. Ingatlah Allah SWT baik dalam keadaan berdiri, duduk atau berbaring. Ingatlah Allah di saat senang ataupun susah.

    ReplyDelete
  27. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Tangisan yang muncul dari dalam diri seseorang dapat berasal dari beberapa sebab. diantaranya adalah ada orang yang menangis karena dia mendengar suara orang sedang membaca kitab suci Al-Qur'an dengan sangat bagus dan merdu serta dapat menentramkan hati. ada juga yang menangis karena kesediahn ditinggal orang terkasih. ada juga yang menangis karena bahagia karena mendapat sesuatu yang diinginkan dan diidam idamkan. sungguh banyak alasan orang yang ingin menangis.

    ReplyDelete
  28. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Bermunajat kepada Allah adalah mendekatkan diri pada Allah melalui beribadah atau sholat di tengah malam dengan mengakui kerendahan, kelemahan, kehinaan serta sifat sifat ketidak mampuan yang lain dari seorang hamba ketika menghadap pada Allah SWT.

    ReplyDelete
  29. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Ritual ikhlas ke 10 ini menjelaskan bahwa bagaimana kita bermunajat kepada Allah. Apa yang harus kita lakukan. Sebagai manusia yang di ciptakan dengan segala kesempurnaannya, kita tidak pernah sadar begitu banyak keinginan dalam diri kita, nikmat yang telah diberikan kepada kita baik yang terkecil maupun yang terbesar, saat kita sakit terus kita sembuh, itu semua hanyalah karena Allah. Kita tidak memiliki kekuasaan apapun untuk mewujudkannya. Apabila kita memiliki keinginan, kita selalu ingin cepat mendapatkannya. Maka dari itu selalu libatkan Allah. Mintalah hanya kepada Allah. Allah menunggu doa kita. Allah senang apabila kita banyak bermunajat kepada-Nya. Ingatlah kepada Allah maka Allah akan ingat kepada kita. Datanglah kepada Allah maka Allah akan datang kepada kita.

    ReplyDelete
  30. Nurrita Sabrina
    14301244010
    Pendidikan Matematika I 2014

    Dari postingan ini sy belajar bahwa sebaik-baiknya berharap adalah berharap hanya kepada Allah. Sebaik-baik meminta hanya kepada Allah

    ReplyDelete
  31. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam suatu diskusi saya mendapatkan suatu bahwasannya baiknya dalam memulai dan memunanjat suatu doa baiknya diawali dengan memuja dan memuji nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya kemudian doa kepada oran tua dan selanjutnya doa dan hajat kita.

    ReplyDelete
  32. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dahulu guru SMA saya berpesan salah satu hal yang didengar dan terkabulnya doa adalah sedikitnya dosa kita. Semakin banyak dosa ataupun hal buruk yang telah kita perbuat maka semakin sulit juga doa kita didengar begitipun sebaliknya. Akan tetapi terlepas dari hal tersebut guru saya selalu berpesan untuk tidak capek untuk berdoa dan meminta kepada Allah S.W.T karena hakikatnya sebaik-baik tempat meminta adalah kepada sang Maha Kuasa

    ReplyDelete
  33. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Berdoa kepada Tuhan adalah cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Manusia hanya bisa berusaha, namun Tuhan lah yang menentukan. Manusia hendaknya menyadari bahwa segala perbuatan di dunia adalah untuk beribadah kepada-Nya. Jika kita niatkan semua kegiatan kita sebagai ibadah dan mencari ridha-Nya maka segala urusa kita akan dimudahkan Semoga Tuhan menjauhkan kita dari segala kecongkakan dan tinggi hati.

    ReplyDelete
  34. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    "komunikasi kita dengan Allah adalah dengan berdoa dalam hati masing-masing". benar bahwa dengan kita khusy berdoa maka kita merasa seakan-akan sedang berkomunikasi dengan Allah. di sisi lain, Allah adalah Sang Maha Pendengar, yang akan mendengar semua doa-doa kita, keluh kesah serta harapan-harapan kita. maka dari itu, hendaknya kita selalu berdoa kepada Allah, agar komunikasi kita kepada-Nya tidak terputus. dan terima kasih bapak Marsigit, telah menyantuman doa-doa pada elegi diatas

    ReplyDelete
  35. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Subhanallah...elegi di atas mengingatkanku agar senantiasa dekat dengan Allah swt. Aku sangat malu, terkadang tanpa disadari banyak hal yang masih belum khusuk ketika beribadah. Setelah membaca elegi tersebut, aku merasa hanya sebagai makhluk kecil yang tak ada daya, sedangkan kita selalu meminta, keluh kesah, dan kurang bersyukur atas nikmat yang kita peroleh.

    ReplyDelete
  36. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya terkesan dengan pernyataan di atas “Banyak pekerjaan yang kami lakukan hanya dengan niat mencari uang atau karena takut miskin dan bukan karena mencari keridhoan-Mu, padahal Engkau hanya menyuruh kami bekerja sedangkan masalah rezeki dan kaya-miskin semuanya Engkaulah yang memutuskan. Sering kami lebih takut pada atasan kami dan pada keterburu-buruan kami dibanding rasa takut kami pada-Mu dalam menegakkan sholat, padahal Engkau telah mempersiapkan neraka yang sedemikian dahsyatnya untuk orang-orang yang meninggalkan atau menyia-nyiakan sholat.” Pernyataan tersebut menjadikanku untuk berintropeksi dan berupaya menyeimbangkan hal-hal duniawi dan akhirat.

    ReplyDelete
  37. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kita hendaknya juga selalu berdoa kepada Allah swt. Sesuai sebuah hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA menjelaskan bahawa doa ini adalah inti atau otak ibadah. Ini membuktikan bahawa doa adalah sebahagian dari ibadah yang perlu kita amalkan dalam kehidupan seharian. Doa merupakan satu mekanisme yang diberikan Allah kepada hambaNya yang lemah dan tidak berdaya. Sebab manusia yang beriman dan memahami hakikat kehidupannya akan memerlukan pertolongan Allah Yang Maha Agung dan Maha Pengurnia yang menyediakan segala macam rahmat dan nikmat.

    Alhamdulillah ya Allah, atas segala nikmat yang Engkau berikan kepada hamba. Jadikanlah kami sebagai makhluk yang senantiasa bersyukur atas nikmat-Mu dan selalu berada di jalan yang Engkau Ridhai. Amiin.

    ReplyDelete
  38. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih Bapak Marsigit atas ilmu yang diberikan kepada saya dan selalu mengingatkan saya untuk mengingat Allah SWT. Seperti peribahasa sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Dari “Elegi Ritual Ikhlas 10: Bermunajat Kepada Allah SWT” ini selain memperoleh ilmu pengetahuan, saya juga berdoa kepada Allah agar selalu dimudahkan pintu rezeki.

    ReplyDelete
  39. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Manusia adalah makhluk yang penuh akan dosa. manusia adalah makhluk yang penuh akan hilaf oleh karenanya janganlah kita sungkan memohon ampunan kepada Allah SWT agat kita diberi ampunan atas segala dosa yang telah kita perbuat baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

    ReplyDelete
  40. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Secara istilah, munajat adalah melakukan ibadah, baik dalam bentuk perbuatan, ucapan, maupun doa dengan sepenuh hati, khusyuk, dan tawadhuk, dengan suara yang lembut sehingga terasa dekat sekali kepada Allah SWT untuk mengharap keridhaan, ampunan, hidayat, dan pertolonganNya. Usaha tersebut hanya bisa dicapai dalam posisi antara kedua pihak yang sangat dekat. Dari pengertian itu setidaknya kita akan selalu berusaha untuk terus dan terus bermunajat kepada Allah SWT, apalagi ditengah-tengah bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini. Semoga kita semua mendapat keridhaan, ampunan, hidayat, dan pertolonganNya.

    ReplyDelete
  41. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Manusia hanyalah makhluk ciptaan Tuhan yang juga cepat atau lambat akan kembali kepada sang penciptanya. Manusia itu kecil dan sangat kecil sekali jika dibandingkan dengan luasnya angkasa yang juga diciptakan oleh Tuhan. Jadi kenapa manusia masih merasa sombong dan angkuh. Mohon ampun kepada Tuhan agar kita diberikan ampunan oleh-Nya.

    ReplyDelete
  42. Ika AGustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Masyaallah..tulisan di atas mencambuk hati saya untuk selalu berdoa, selalu berserah diri kepada Allah SWT. Hanya dengan ridhoNya, kehidupan ini bisa kita jalani dengan baik. Hanya dengan sedikit sentilan tanganNya, alam ini menjadi goyah. Selalu bersyukur dan berdoalah kepadaNya.

    ReplyDelete
  43. Ika AGustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Kita sebagai manusia juga tidak pernah puas dengan nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Oleh karena itu, kita sebagai manusia hendaknya senantiasa memohon ampun kepada Allah atas segala doa yang kita lakukan selama ini..
    Terimakasih bapak, tulisan bapak menyadarkan saya, pentingnya kita bermunajat hanya kepada Allah SWT. Sebagai manusia, kita harus senanyiasa bersyukur. Karena dari rasa syukur kita akan selalu merasa cukup. Hanya kepada Allah lah manusia meminta dan memohon pertolongan kepadaNYA. Aamiin

    ReplyDelete
  44. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Terima kasih Prof. Marsigit yang telah memberikan elegi yang berisi tentang ilmu spiritualitas yang mungkin belum pernah kami temui dalam mata kuliah lain. Setiap usaha atau apapun yang akan kita lakukan hendaknya dibarengi dengan doa. Untuk dapat merasakan kedekatan dengan Allah, terutama ketika kita berdoa dan bermunajat, renungkanlah nikmat-nikmat yang telah diberikan-Nya kepada kita.
    Rasulullah bersabda bahwa sebaik-baik shalat setelah shalat fardhu adalah shalat malam, dan sebaik-baik manusia adalah yang melaksanakan Shalat Tahajud.

    ReplyDelete
  45. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terima kasih Prof, atas postingan yang sangat bermanfaat, karena sebaik-baiknya tempat meminta hanyalah kepada Allah. Untuk itu kita harus senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dan senantiasa meminta ampunan kepada Allah atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan, karena manusia tak luput dari kesalahan dan kekhilafan.

    ReplyDelete
  46. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Langkah ritual ikhlas berikutnya adalah berkomunikasi dengan Tuhan melalui munajat pada Allah SWT. Seperti yang sudah saya ungkapkan pada elegi ritual iklas sebelumnya, doa adalah suatu upaya berhubungan dengan Tuhan. Hal ini dapat pula dikatakan untuk berkomunikasi pada Tuhan. sehingga dengan doa dapat menindak lanjuti bermunajat pada Allah. Ketika bermunajat, kita memohon ampun, meminta kebaikan, meminta kesehatan, kesucian hati, memohon khusnul khotimah dan tak lupa doa atas rasa syukur telah diberi kesempatan selama ini.

    ReplyDelete
  47. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih kepada Prof. Marsigit, karena melalui elegi ritual ikhlas tersebut telah mengingatkan saya untuk senantiasa bermunajat kepada Allah, yaitu beribadah, berdoa, dan memohon ampun kepada Allah atas segala sesuatu, baik dalam keadaan senang maupun susah. Terkadang manusia lupa dan terlena saat dirinya sedang dalam keadaan senang, lupa bahwa kesenangan itupun datangnya dari Allah, kesehatan, kebahagiaan, bahkan udara untuk bernafas juga datangnya dari Allah, maka seharusnya kita senantiasa mengingat Allah dalam segala keadaan, tidak hanya saat tertimpa kesusahan.

    ReplyDelete
  48. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari elegi tersebut salah satu yang menjadi penekanan menurut saya adalah bagaimana kita sebagai manusia yang berdoa kepada Allah maka kita mengakui dan mengimani akan kebesaran dan kekuasaan Allah, tidak ada suatu apapun dari diri ini yang dapat kita sombongkan, segala hal yang ada dalam diri ini hanyalah titipan dari Allah dan tidak ada kesempurnaan yang sebenar-benarnya kecuali datang dari Allah. Maka manusia yang sombong dan lali dialah yang tidak pernah berdoa dan memohon ampun kepada Allah, karena dia meyakini dirinya mampu mengatasi segala hal tanpa bantuan dari Allah. Na’udzubillah, semoga kita tidak masuk ke dalam golongan tersebut. Aamiin.

    ReplyDelete
  49. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan matematika I 2014

    Sewaktu khutbah taraweh kemaren penceramah menyatakan bahwaada 3 sebab tidak terkabulnya doa kita. Yang pertama karena Allah sebaik-baik perencana dan Maha Mengetahui apa yang tidak diketahui hambanya. Bisa jadi hal yang kita panjatkan itu baik menurut kita akan tetapi buruk untuk kita, begitu pula sebaliknya.

    ReplyDelete
  50. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan matematika I 2014

    Disebutkan perkara kedua yang menyebabkan tidak terkabulnya doa kita adalah tertutupnya doa-doa tersebut dengan dosa-dosa kita yang banyak. Dijelaskan bahwa ini sebagai perumpamaan agar kita selalu bermunanjat kepada Allah SWT tanpa lelah dan putus asa. Karena sebaik-baik tempat bergantung adalah kepada-Nya

    ReplyDelete
  51. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan matematika I 2014

    Perkara ketiga yang menyebabkan sulit terkabulnya doa kita adalah adab tata cara berdoa kita yang kurang baik serta doa yang dipanjatkan masih belum terukur jelas. Tentunya ketika bermunanjat baiknya kita dalam keadan bersih , rapi dan suci karena ritual bermunanjat ini merupakan salah satu bentuk komunikasi kita dengan sang Khalik. Jika diibaratkan ketika kita ingin bertemu dengan Presiden pastilah dalam keadaan cantik dan rapi. Begitu juga seharusnya ketika kita berdoa kepada Sang maha Kuasa.

    ReplyDelete
  52. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Alhamdulillah rasa syukur semoga masih terus mengalir di setiap nafas yang saya hembuskan dan dalam setiap detak jantung kehidupan saya.

    ReplyDelete
  53. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Terimakasi prof. marsigit atas postingan Bapak, semoga saya tidak menjadi hamba yang takabur yang enggan berdoa dan bemunajat kepadaNya.

    ReplyDelete
  54. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 pendidikan Matematika I 2014

    Dalam bermunanjat terdapat adab-adab dan waktu yang diijabah. Kemarin saat khutbah tarawih disebutkan terdapat 7 adab dan waktu yang diijabah. Beliau berpesan untuk banyak-banyak bermunanjat kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  55. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan matematika I 2014

    Waktu pertama yang diijabah Allah SWT adalah ketika bersujud di akhir shalat. Sehingga dianjurkan ketika sujud terakhir dalam shalat untuk memperbanyak doa dan bermunanjat kepada Allah SWT

    ReplyDelete
  56. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan matematika I 2014

    Waktu kedua yang utama diijabah adalah sepertiga malam karena pada waktu tersebut Allah turunkan malaikat-malaikat. Sehingga ketika berdoa pada waktu tersebut Allah membantu mengaminkan doa kita.

    ReplyDelete
  57. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika

    Berdoalah hanya kepadaNya...karena hanya dengan ridhoNya lah segala aktivitas kita mendapatkan pahala. Jangan sekali-kali meduakanNya, karena hal itu akan membuatNya murka.

    ReplyDelete
  58. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika 2014


    Sesungguhnya kita adalah makhluk Allah yang penuh dosa, tanpa disadari maupun dilakukan dengan sadar kita sering melakukan kesalahan dan menyimpang terhadap tuntunan agama, sudah semestinya kita meminta ampunan kepada Allah SWT atas segala kesalahan yang kita perbuat dan tak lupa selalu bersyukur terhadap semua yang telah Allah berikan kepada kita, sungguh Allah maha Pengasih lagi maha Penyayang, untuk itu tetaplah berdzikir dan beribadah kepada Allah dengan ikhlas dan tulus. Tidak ada yang dapat membandingi kebaikan dan kekuasaan Allah SWT. Sebagai ungkapan rasa syukur kita diperbolehkan menangis , sehebat hebatnya tangisan kita, maka jadikan tangisan itu menjadi dzikir kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  59. Nurul Faizah
    14301241022
    Pendidikan Matematika A 2014 (S1)

    Tangisan-tangisan kegembiraan itulah yang mampu kita lakukan dalam menyambut kasih dan cinta Allah SWT kepada kita semua. Sehebat-hebat tangisan kita itu, maka jadikanlah bahwa tangisan kita itu juga merupakan dzikir kita kepada Allah SWT. Ini sangat menjadi pengingat bagi saya. Dalam hidup ini, dalam setiap langkah kita harus berdzikir memohon segalanya kepada Alloh.

    ReplyDelete
  60. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Terdapat banyak sekali manfaat yang akan didapatkan diri seorang muslim apabila ia senantiasa memanjatkan do’a kepada yang Maha Kuasa. Karea do’a merupakan sebuah bentuk pengakuan diri akan kelemahan dan ketidak berdayaan diri. Dengan berdo’a Kita menyadari bahwa yang memberi kuasa dan Maha Kuasa adalah Allah Swt.

    ReplyDelete
  61. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Manusia merupakan tempatnya salah, maka mohon ampun lah kepada Allah SWT, tetapi jangan kau mengulangi kesaahan yang engkau oerbuat sebelumnya. Bukan karena Allah Maha Pengampun, kita bisa seenaknya berbuat dosa berulang-ulang. Mohon ampunlah secara ikhlas dengan ketulusan hati untuk tidak mengulanginya kembali

    ReplyDelete
  62. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Bekerjalah dengan setulus hati dengan mengharap keridhoan Allah, bukan mengharapkan perhatian dari atasan. Fokuslah dengan pekerjaan kita sekarang, janganlah bernafsu dengan jabatan karena yang mengatur itu semua adalah Allah SWT, dan kita hanya berusaha fokus dengan tanggung jawab kita pada saat itu. Dengan kehendak Allah , kita bisa mendapatkan yang lebih tanpa kita minta

    ReplyDelete
  63. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Kadang kita selalu mendahulukan urusan duniawi dibandingkan urusan rohani, bahkan sampai kita lupa untuk beribadah. Misal dalam mencari rejeki, kita niatnya mencari ridha Allah dalam bekerja tetapi kita lupa niat tersebut. Yang ada kita hanya berusaha mendapatkan kenikmatan duniawi dan melupakan urusan rohani. Padahal apalah arti usaha tanpa disertau oleh doa yang ikhlas

    ReplyDelete
  64. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Kemana kita akan memohon selain kepada Allah SWT, pada siapa kita bisa berkeluh kesah dengan segala masalah kita selain kepada Allah SWT. Dengan doa yang tulus dan disertai oleh usaha, niscaya Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita

    ReplyDelete
  65. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Tangisan bukanlah menunjukkan orang yang lemah, tetap itu menggambarkan suatu ketulusan hati. Baik itu tangisan sedih maupun tangisan terharu, itu merupakan sebuah ketulusan akan apa yang sesorang yakini. Tetapi jadkahlah tangisan itu sebuah doa kepada Allah SWT, doa yng benar-benar tulus dari hati sehingga membuat perasaan lega pada diri kita

    ReplyDelete
  66. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Allah menyuruh Kita untuk senantiasa berdo’a. Sesuai dengan keterangan dalam salah satu firmannya : Ud’uni Astajib lakum yang artinya berdo’alah kepadaku memohonlah kepadaku niscaya Aku (Allah Swt) akan mengabulkannya.. Meski tidak semua doa akan dikabulkan, setidaknya doaitulah yang mendekatkan kita kepada Allah.Allah menyuruh Kita untuk senantiasa berdo’a. Sesuai dengan keterangan dalam salah satu firmannya : Ud’uni Astajib lakum yang artinya berdo’alah kepadaku memohonlah kepadaku niscaya Aku (Allah Swt) akan mengabulkannya. Meski tidak semua doa akan dikabulkan, setidaknya doaitulah yang mendekatkan kita kepada Allah.

    ReplyDelete
  67. ‘Aynun Fitri
    14301241016
    Pendidikan Matematika 2014 A

    Terima kasih Pak atas postingannya. Postingan ini mengingatkan saya betapa pentingnya sebuah do'a. Karena do'a yang dilakukan dengan cara yang sungguh-sungguh ddan dibarengan dengan usaha insya Allah akan mencapai sebuah keberhasilan. Semoga dengan postingan Bapak ini, akan mengingatkan orang-orang di sekitar kita bahwa kita punya Tuhan yang akan menjawab do'a-do'a kita.

    ReplyDelete

  68. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Tempat salah dan dosa adalah manusia. Manusia adalah makhluk yang dianugrahkan oleh Allah SWT berupa akal untuk membedakan perbuatan yang baik maupun buruk. Akan tetapi setiap diri manusia pasti pernah khilaf. Manusia terbaik di dunia dengan tingkat ketaqwaan yang tidak ada bandingannya yaitu Nabi Muhammad SAW masih melakukan khilaf dan juga salah, apalagi manusia biasa yang tingkat keimananya masih diragukan. Oleh karena itu hendaknya tiap diri melakukan refleksi dan memohon ampun kepada Allah SWT, dengan memunajatkan do’a do’a.

    ReplyDelete
  69. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ya Allah, seandainya Engkau kehendaki hamba kembali, hamba mohon kembalikanlah hamba pada saat mengingatMu. seandainya ucapankuku telah terhenti pada detik ini, izinkan ucapan terakhir hamba adalah lantunan kalimat mu.

    ReplyDelete
  70. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pesan luar biasa yang Prof. Marsgit berikan lewat elegi ritual ikhlas. menjadikan saya merenung akan doa yang telah saya mohon

    ReplyDelete
  71. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Allah telah berfirman Dalam QS Al-A’raaf: 55, yang artinya “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” Dalam berdoa kita tidak boleh menunjukkan kesombongan kita. Berdoa telah menunjukkan ketidakberdayaan kita dihadapan Allah dan kita memang memerlukan pertolongan dari Allah. Oleh karena itu, kita harus berdoa dengan khusyuk, sungguh-sungguh, dan merendah dihadapan Allah. Dengan begitu insya Allah, Allah akan mengabulkan doa-doa kita.

    ReplyDelete
  72. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Manusia memang pernah melakukan kesalahan. Tidak ada manusia yang tidak melakukan kesalahan sedikitpun. Memohon ampun kepada Tuhan adalah kewajiban setiap insan, manusia. Tidak terkecuali satupun.

    ReplyDelete
  73. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Allah memerintahkan kita untuk senantiasa bermunajat meminta atas segala hajat, sholawat munjiyat diatas termasuk sholawat atas permohonan hajat. Disamping perintah bermunajat tersebut, kita harus memahami bahwa allah maha mengetahui. Ada ulama yang justru merasa tidak sopan jika harus terus menerus meminta, bahkan dengan permintaan yang sama dan diulang ulang, seolah olah merendahkan Allah atas ke Maha tahuannya.Kita berdoa harus diikhtiari dengan menuntut ilmu sebanyak banyaknya. Karena kembali kepada Allah dengan keadaan berilmu adalah lebih utama. Karena orang berilmu pasti mengenal Allah.

    ReplyDelete
  74. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam berkehidupan kita didunia, pasti tidak akan pernah luput dari yang namanya dosa. Untuk itu dimanapun kita berada pastikan kita selalu ingat Allah, karena dengan mengingat-Nya insya Allah kita akan selalu berhati-hati dalam bertingkah laku dan bertutur kata.

    ReplyDelete
  75. Eka Novi Setiawan
    14301241044
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terima kasih Prof Marsigit atas postingan elegi ritual ikhlas, semakin mengingatkan saya untuk tidak pernah lelah bersyukur dan ikhlas.

    ReplyDelete
  76. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Amiiiin amiiiinn, semoga doa yang senantiasa kita sampaikan kepada Allah SWT dapat diterima. Semua manusia pasti memiliki salah sehingga melalui doa selalu mohon ampun kepada Allah SWT agar terampuni segala dosanya. Terimaksih juga kepada Pak Marsigit yang telah menuliskan elegi ini yang membuat saya untuk selalu berdoa, mengingat Allah SWT dalam kondisi apapun.

    ReplyDelete
  77. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam setiap perbuatanb manusia, manusia pada suatu saat akan melakukan keburukan baik itu dirasakan ataupun yang tidak dirasakan. Oleh kaena itu manusia haruslah setiap saat berdoa meminta ampun dan lindungan Tuhan. Sehingga tidak digoda terus menerus oleh syaitan untuk melakukan perbuatan buruk itu. Karena perlindungan Allah sangat melindungi manusia dari keburukan di dunia.

    ReplyDelete
  78. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Dengan membaca postingan bapak ini , saya menjadi malu akan diri saya sendiri yang terasa kurang mensyukuri apa yang saya dapatkan dan untuk apa sesuatu kita cari

    ReplyDelete
  79. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Selama hidup pasti lah manusia selalu berbuat kesalahan, baik yang disadari maupun yang tidak disadari. Diatas tersiratkan bahwa ilmu pengetahuan haruslah diimbangi dengan ilmu agama yang baik, agar kita tidak salah menggunakan ilmu pengetahuan yang kita miliki

    ReplyDelete
  80. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Bermunajat kepada Allah berarti kita dengan hati yang ikhlas dan tulus memohon bantuan, ampunan, maupun keridhoan-Nya. Kita seringkali mementingkan urusan duniawi, dan melupakan untuk bermunajat kepada Allah. Maka perbanyaklah ibadah dan doamu dan senantiasa memohon ampun untuk segala dosa kita maupun orang-orang disekitar kita

    ReplyDelete
  81. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Banyak dari kita yang selalu mengeluh tanpa bersyukur dengan apa yang telah kita peroleh saat ini. Pandangan yang lebih condong melihat keatas tersebut yang membuat kita melupakan yang ada disekitar dan dibawah kita. Bersyukurlah dengan apa yang kita miliki karena banyak yang masih ada dibawah kita, dan mohon ampun lah kepada Allah SWT karena sudah melupakan kenikmatan-kenikmatan yang telah diberikan-Nya

    ReplyDelete
  82. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Begitu banyak dosa-dosa yang kita tidak begitu kita sadari. Bahkan mungkin suatu kesahalan kita anggap itu hal yang biasa saja, padahal kesalahan tetaplah keesalahan. Kebiasaan seerti itulah yang menjadikan itu seuatu budaya di kehidupan sehari-hari kita. Hendaklah kita sadar dan memperbaiki diri dari keasalahan-kesalahan yang biasa kita perbuat

    ReplyDelete
  83. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Makanan yang baik dan halal diperlukan tubuh karena nutrisi di dalamnya mampu membuat tubuh berfungsi dengan baik. Selain tubuh, hati dan pikiran juga memerlukan makanan, Buah dari hati dan pikiran yang baik berawal dari pemberian nutrisi yang baik. Nutrisi yang baik tersebut bisa diperoleh melalui melakukan berbagai kegiatan-kegiatan yang bersifat positif misalnya saja bermunajat kepada Allah SWT. Bermunajat adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. dengan melakukan do’a dan zikir. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. tumbuh ketenangan dalam hati dan pikiran dan keselarasan antara jiwa dan raga. Jika dari hati dan pikiran makanannya (sebagai inputnya) baik maka akhlak (sebagai outputnya) yang dihasilkan juga baik.

    ReplyDelete
  84. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Bermunajat kepada Allah SWT. merupakan bentuk curhat kepada-Nya dengan cara mendekatkan diri kepada-Nya agar kita menemukan solusi yang tepat dari permasalahan yang kita hadapi, sebab Dia-lah Sang Pemberi Masalah juga Dzat Maha Mengetahui dan Maha Mendengar yang dapat membantu kita menemukan jalan keluar dari permasalahan. Dengan bermunajat kepada Allah SWT. di dalamnya kita bisa ungkapkan semua permasalahan yang kita alami, kemudian berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT., serta mengintropeksi diri.

    ReplyDelete
  85. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    Pendidikan Matematika 2013

    Terimakasih bapak telah mengingatkan kami bahwa segala sesuatu yang kita lakukan harus diawali dengan berdoa. Dengan berdoa, segala sesuatu yang kita lakukan secara tidak langsung kita niatkan untuk beribadah dan amal dunia berubah menjadi ibadah.

    ReplyDelete
  86. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    Pendidikan Matematika 2013

    Begitu pentingnya doa bagi kita, Allah mewajibkan kita untuk berdoa. menurut hadist tirmidzi, doa merupakan otaknya ibadah. sebagaimana kita tahu bahwa otak yang menggerakkan, yang akan memerintahkan badan atau diri untuk melakukan sesuatu. tentu tanpa adanya otak, diri seseorang tidak bisa beribadah.

    ReplyDelete
  87. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    Pendidikan Matematika 2013

    waktu senggang seseorang semakin minipis seiring dengan tingginya jabatan, kesibukan. saya mengapresiasi dengan teladan bapak yang semakin hari semakin sibuk dengan pekerjaan, masih menyempatkan waktu untuk dapat mengingatkan pentingnya berdoa. pernah saya menemui hadist, siapa yang ingin di tolong oleh allah di waktu sempitnya, supaya menyempatkan berdoa di waktu longgarnya. dengan keadaan sibuk, maka hadist ini mengisyaratkan untuk menyempatkan berdoa kapan pun itu.

    ReplyDelete
  88. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  89. M Iqbal Wildan M
    13301241047
    Pendidikan Matematika A 2013

    dalam hidup ini kita harus mensyukuri seluruh nikmat yang telah diberikan. karena jika kita tidak mau bersyukur. sebanyak apapun yang kita punya, kita akan selalu merasa kurang. dan kita tau bahwa itu tidaklah suatu hal yang baik bagi kita maupun untuk sesama.

    ReplyDelete
  90. M Iqbal Wildan M
    13301241047
    Pendidikan Matematika A 2013

    Manusia tidak akan pernah lepas dari kesalahan kecuali 1 yaitu Nabi Muhammad karena telah diambil zat-zat negatif darinya, sehingga rugilah mereka yang tidak segera memohon ampun kepada-NYA jika kesalahan yang sama terus dilakukan tanpa sadar akan hal itu.

    ReplyDelete
  91. M Iqbal Wildan M
    13301241047
    Pendidikan Matematika A 2013

    Mati dengan Khusnul Khatimah merupakan impian bagi semua umat muslim karena akan terhindar dengan siksa kubur hingga saat penghidupan kembali kelak. semoga dengan ilmu ini semua yang membaca dapat mengamalkannya dan dapat meninggal dalam keadaan Khusnul Khatimah. Amin

    ReplyDelete
  92. M Iqbal Wildan M
    13301241047
    Pendidikan Matematika A 2013

    Berdoa dan berserah diri kepada Allah karena dialah sumber dari segala zat yang ada di alam semesta ini. Dialah pemberi masalah dan hanyak Dia lah yang mampu memberi solusinya. entah dengan jalan apapun dan lewat apapun. tetapi Allah tidak pernah memberikan masalah yang melebihi kapasitas yang dimiliki umatnya.

    ReplyDelete
  93. M Iqbal Wildan M
    13301241047
    Pendidikan Matematika A 2013

    Melalui postingan ini kita telah diberitahu bahwa apa itu pentingnya berdoa dan kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dimasa depan karena semua itu adalah rencana tuhan yang dimana tidak akan pernah bisa diprediksi oleh manusia sepintar apapun itu atau sekuat apapun dia. kita hanya bisa pasrah dan berserah diri kepada-Nya.

    ReplyDelete
  94. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Sebagai manusia, tentu kita tidak lepas dari segala kesalahan dan kekhilafan. Baik kesalahan kepada sesama manusia ataupun berbuat. Ketika berbuat salah kepada sesama manusia, sesegera mungkin memohon maaf. Demikian kita ketika berbuat dosa. Sesegera mungkin hendaklah kita memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa, kesalahan, dan kekhilafan kita. In syaa Allah, Allah akan mengampuni segala kesalahan kita.

    ReplyDelete
  95. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Sebagai manusia, tentu kita memiliki keinginan. Baik keinginan yang berhubungan dengan kehidupan di dunia, ataupun di akhirat. Sebagai hamba Allah, tentu kita harus memohon dan meminta hanya kepada-Nya. Bukan kepada yang lain. Karena hanya kepada Allah kita memohon dan meminta.
    Memohon pun dapat kita barengi dengan shalawat. Tidak hanya itu, dalam memohon hendaknya dibarengi dengan ikhtiar. Selanjutnya juga berserah diri kepada Allah atas permohonan kita. Karena Allah mengetahui apa yang baik untuk hamba-Nya

    ReplyDelete
  96. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Alhamdulillah. Terimakasih atas kumpulan doa yang telah Pak Marsigit berikan melalui ritual ikhlas ini. Semoga, dapat bermanfaat dan semakin mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Aamiin..

    ReplyDelete
  97. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam beritual iklas kita memanjatkan doa-doa. Yang menjadi karakter dalam salah satu doa adalah semangat untuk berjamaah. Dalam doa-doa seorang muslim banyak yang mendoakan kaum muslimin. Ini artinya Muslim berdoa tidak untuk diri sendiri tapi juga untuk jamaah saudaranya seaqidah. Semoga semangat berjamaah senantiasa ada dalam diri setiap muslim Aamiin.

    ReplyDelete