Jul 9, 2015

Angket Terbuka Kesulitan Penyusunan RPP

ANGKET


ANALISIS KESULITAN DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SESUAI KURIKULUM 2013



Yth. Semua Mahasiswa PPG Mat Angkatan ke III, Mahasiswa S1 Matkul Etnomatematika dan Ethnomathematics, Mahasiswa S1 Mat Kul Mikroteaching dan Mahasiswa Mat Kul Learning Trajectory S2 Pendidikan Dasar.

Kami memohon dengan hormat kesediaan Saudara/i untuk mengisi angket ini sesuai dengan pengalaman dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembeajaran berdasarkan Kurikulum 2013 (termasuk lampirannya yaitu Lembar Kerja Siswa dan penilaiannya). Pengisian angket ini bertujuan untuk mengumpulkan data mengenai kesulitan atau kendala dalam menyusun RPP sesuai dengan Kurikulum 2013. Dengan diketahuinya letak kesulitan penyusunan RPP ini, kami sebagai peneliti akan berusaha menyampaikan kepada pemangku kebijakan berbagai saran dan usulan sebagai upaya agar calon guru atau guru tidak lagi mendapatkan kendala dalam menyusun RPP sesuai kurikulum 2013 di masa yang akan datang. Lebih khusus hasil penelitian ini akan saya gunakan untuk masukkan perbaikan program PPG Matematika, Matakuliah Etnomatematika dan Learning Trajectory, dan Microteaching.

Atas partisipasi dan kerja sama yang diberikan, disampaikan terima kasih.
Mohon Angket yang sudah diisi dapat dikirim kembali ke alamat emil:  marsigitina@yahoo.com

Yogyakarta, 9 Juli 2015
Hormat kami,

Prof Dr Marsigit, MA dan tim peneliti
Jurusan Pendidikan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Yogyakarta


Nama                                   :
Asal Perguruan Tinggi S1 :
Alamat Rumah                  :



Pernyataan:
Angket ini saya isi sesuai dengan pengalaman yang saya miliki selama menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran matematika.

Tanggal           :




Petunjuk pengisian:
Angket ini terdiri dari Bagian A, B dan C.

Jawablah pertanyaan sesuai dengan pilihan yang diberikan dan dengan menuliskan hasil refleksi terhadap pengalaman penyusunan RPP yang dimiliki.


BAGIAN A. Komponen dan Sistematika RPP

1.       Apakah Anda menyusun RPP sesuai dengan sistematika yang ditentukan di dalam kurikulum 2013 yaitu seperti yang tercantum pada Permendikbud No. 103 Tahun 2014? Pilih salah satu jawaban dan tuliskanlah alasan Anda.

Pilihan
Alasan
a.       Ya, selalu






b.      Kadang-kadang






c.       Saya tidak tahu format tersebut








2.       RPP Kurikulum 2013 memiliki banyak komponen. Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen tersebut, pilih skor (dengan memberikan tanda x) sesuai hasil penilaian terhadap diri Anda sendiri.
Skor diberikan antara 1 sampai dengan 9, dimana skor 1: sangat mudah ------- Skor 9: sangat sulit

No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1.
Identitas sekolah









2.
Kompetensi Inti









3.
Kompetensi Dasar









4.
Indikator Pencapaian Kompetensi









5.
Uraian materi









6.
Pendekatan/metode/strategi pembelajaran









7.
Media/alat pembelajaran









8.
Sumber belajar









9.
Banyaknya pertemuan









10.
Alokasi waktu tahap pembelajaran












No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
1
2
3
4
5
6
7
8
9
11.
Kegiatan pembuka pembelajaran:
mengkondisikan siswa









12.
Kegiatan apersepi (materi prasyarat)









13.
Kegiatan saintifik dalam pembelajaran inti









14.
Lembar kerja siswa









15.
Mengarahkan siswa ke tujuan pembelajaran









16.
Kegiatan penutup pembelajaran









17.
Teknik penilaian hasil belajar









18.
Instrumen penilaian









19.
Remedial









20.
Pengayaan











3.       Komponen manakah dalam RPP yang perlu dan tidak perlu.

No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
Perlu
Tidak perlu
Tidak tahu
1.
Identitas sekolah



2.
Kompetensi Inti



3.
Kompetensi Dasar



4.
Indikator Pencapaian Kompetensi



5.
Uraian materi



6.
Pendekatan/metode/strategi pembelajaran



7.
Media/alat pembelajaran



8.
Sumber belajar



9.
Banyaknya pertemuan



10.
Alokasi waktu tahap pembelajaran



11.
Kegiatan pembuka pembelajaran:
mengkondisikan siswa



12.
Kegiatan apersepi (materi prasyarat)



13.
Kegiatan saintifik dalam pembelajaran inti



14.
Lembar kerja siswa



15.
Mengarahkan siswa ke tujuan pembelajaran



16.
Kegiatan penutup pembelajaran



17.
Teknik penilaian hasil belajar



18.
Instrumen penilaian



19.
Remedial



20.
Pengayaan






4.       Tambahan catatan hasil refleksi/komentar mengenai sistematika dan komponen RPP dalam Kurikulum 2013:






BAGIAN B. Pengembangan RPP

1.       Penyusunan indikator pencapaian kompetensi dasar
a.       Jelaskan perbedaan antara indikator pembelajaran dengan kompetensi dasar.





b.      Jelaskan dasar penyusunan indikator pembelajaran.





c.       Apakah tujuan menyusun indikator pencapaian kompetensi dasar.





d.      Berikut ini adalah salah satu kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013.
Menentukan luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas.
Tentukan indikator pencapaian kompetensi dasar tersebut:







e.      Berikut ini adalah salah satu kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013.
Memprediksi pola barisan dan deret aritmatika dan geometri atau barisan lainnya melalui pengamatan dan memberikan alasannya.
Tentukan indikator pencapaian kompetensi dasar tersebut:






f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun indikator pencapaian kompetensi dasar






2.       Penyusunan skema pencapaian kompetensi
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan skema pencapaian kompetensi.





b.      Apakah hubungan antara skema pencapaian kompetensi dengan indikator pencapaian kompetensi dasar.





c.       Apakah tujuan menyusun skema pencapaian kompetensi.





d.      Jelaskan bagaimana Anda menyusun uraian materi dalam RPP.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih pendekatan/metode/strategi pembelajaran.







f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun skema pencapaian kompetensi dasar











3.       Pengembangan materi apersepsi
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan apersepsi.





b.      Apakah hubungan antara skema pencapaian kompetensi dengan materi apersepsi.





c.       Jelaskan bagaimana Anda menyusun kegiatan apersepsi.





d.      DIberikan indikator pencapaian kompetensi adalahmenentukan panjang garis singgung persekutuan dalam.Menurut Anda, bagaimana kegiatan apersepsi yang diperlukan untuk pencapaian kompetensi ini.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih strategi atau teknik pelaksanaan apersepsi.






f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika mengembangkan kegiatan/materi apersepsi.











4.       Pengembangan aktivitas pembelajaran inti
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan pembelajaran inti.





b.      Apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam mengembangkan aktivitas pembelajaran inti.






c.       Apakah Lembar Kerja Siswa selalu diperlukan dalam pembelajaran inti? Mengapa?







d.      Jelaskan apa saja yang perlu dituliskan di RPP pada komponen pembelajaran inti.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih pendekatan/metode/strategi pembelajaran inti.







f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika mengembangkan aktivitas pembelajaran inti.









a.       Jelaskan mengapa perlu menarik kesimpulan pada akhir pembelajaran.





b.      Jelaskan strategi/teknik apa saja yang Anda gunakan untuk mengembangkan kegiatan menarik kesimpulan.





c.       Apa yang Anda lakukan ketika alokasi waktu yang direncanakan untuk kegiatan menarik kesimpulan ternyata tidak sesuai dengan pelaksanaan.





d.      Diberikan indikator pencapaian kompetensi: menemukan jaring-jaring kubus.
Menurut Anda, apa kesimpulan pembelajarannya?







e.      Pada akhir pembelajaran, selain menarik kesimpulan apakah ada kegiatan lain yang perlu dikembangkan?





f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun skema pencapaian kompetensi dasar










BAGIAN C: Aspek Pelaksanaan Kurikulum 2013

A.       Butir-butir angket ini bersifat terbuka. Kami harap Anda berkenan menjawab berdasarkan pengalaman Anda.
1.       Secara umum, aspek apa dari Kurikulum 2013 yang menurut Anda sulit untuk dilaksanakan?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

2.       Menurut Anda, apakah terdapat perbedaan signifikan antara RPP berdasarkan KTSP dengan RPP berdasarkan Kurikulum 2013? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3.       Aspek apa yang Anda pertimbangkan saat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

4.       Apakah Anda mengalami kesulitan saat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi? Jika iya, apa kesulitan Anda dan strategi apa yang Anda lakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

5.       Saat menyusun Tujuan Pembelajaran, aspek apa yang Anda pertimbangkan dan adakah kesulitan yang Anda alami? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

6.       Saat merencanakan Kegiatan Pembelajaran, sebutkan dua langkah Pendekatan Saintifik (5M) yang menurut Anda paling sulit. Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

7.       Saat merencanakan Kegiatan Pembelajaran, sebutkan dua langkah Pendekatan Saintifik (5M) yang menurut Anda paling mudah. Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..




8.       Jelaskan hal-hal yang Anda pertimbangkan dalam memilih metode/model/strategi pembelajaran.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..




9.       Saat menyusun penilaian, aspek apa yang Anda pertimbangkan dan adakah kesulitan yang Anda alami? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..





10.   Dari keseluruhan komponen RPP berdasarkan Kurikulum 2013, komponen apa yang menurut Anda sulit untuk dibuat?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

11.   Informasi ataupun pelatihan seperti apa yang Anda butuhkan untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013? Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

28 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B
    RPP merupakan alat yang sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran di kelas. Dapat dikatakan bahwa pondasi administrative dari pembelajaran adalah RPP. Segala penyusunan RPP hendaknya memiliki kesinambungan yang berkaitan dan terus berkembang di tiap susunannya. Hanya saja dalam prakteknya, guru kerap kali mengabaikan landasan pembelajaran ini. Guru merasa lebih percaya diri mengajar tanpa adanya RPP. Padahal sejatinya tujuan dari pembelajaran akan lebih mudah tercapai jika menggunakan RPP dan penilaian terhadap siswa juga dapat menjadi acuan untuk mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa di kelas.

    ReplyDelete
  2. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Terima kasih Prof atas uraian angket yang sangat membantu dalam menginterprestasikan bentuk yang rasional dari RPP kurikulum 2013. RPP merupakan komponen penting dalam proses belajar mengajar, dengan RPP guru mempunyai pedoman, arahan, dan landasan yang jelas untuk melaksanakan proses pembelajaran tahap demi tahap. Dengan RPP guru juga dapat membuat gambaran dalam membuat assasment untuk melihat sejauh mana proses pembalajaran dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Maka dari itu, sebagai guru yang cerdas harus mampu memilih dengan tepat dan cermat metode dan pendekatan yang digunakan agar ketika membuat RPP mempunyai sintaks yang jelas untuk dilaksankan.

    ReplyDelete
  3. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh


    Salah satu contoh kesulitan yang dialami guru dalam menyusun RPP adalah pada tahap pendahuluan, kegiatan pembelajaran terlalu umum, belum spesifik sesuai dengan tema atau sub tema yang dibahas, contohnya dalam melakukan apersepsi sebagai awal komunikasi guru sebelum melaksanakan pembelajaran inti. Solusi dari permasalahan tersebut adalah guru harus mendeskripsikan kegiatan apersepsi sesuai dengan tema atau subtema.

    ReplyDelete
  4. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Yang sering dilupakan guru dalam menyusun RPP adalah pengembangan apersepsi. Apersepsi diperlukan untuk mengingat kembali pelajaran yang telah lalu yang menjadi prasyarat atau membantu memahami materi yang akan dibahas dikelas. Namun harus diperhatikan waktu dalam apersepsi ini, jangan sampai menyita waktu yang lebih banyak dari pada materi inti.

    ReplyDelete
  5. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    Terimakasih pak telah membahas sulitnya penyusunan RPP
    karena saya sendiri kesulitan dalam penyusuannya, dikarenakan RPP sering berbeda dengan real actionnya dikelas pak, walupun saya membuat RPP tetapi terkadang untuk pengumpulan rpp tersebut sering saya buat diakhir dikarenakan keteledoran saya yang lebih mengacu kepada silabus
    atau bahkan mengikuti rpp yang sudah ada
    terimakasih untuk ilmau barunya lagi pak

    ReplyDelete
  6. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kami meyakini bahwa penyusunan RPP bukan merupakan suatu hal hal yang mudah, karena dalam menyusun RPP sebaiknya disusun, dicoba dipakai, lalu dievaluasi dan diperbaiki lagi. Akan tetapi dalam parktek dan kenyataannya RPP yang dibuat oleh guru-guru saat ini hanya disusun dan dibuat sebagai pelengkap administrasi saja dan kebanyakan hanyalah “menjiplak” saja, tanpa ada perbaikan dari tahun sebelumnya. Kami merasa angket terbuka yang disajkan ini sangat baik untuk diperhatikan oleh guru-guru ataupun calon guru, untuk nantinya bisa sebagai bahan evaluasi atau bahan pemikiran pembuatan RPP yang akan datang.

    ReplyDelete
  7. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    RPP merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang sangat penting dalam pembelajaran. Dengan RPP yang baik, guru dapat menjalankan proses pembelajaran dengan baik dan sistematis. Membuat RPP memang bukanlah hal yang mudah, ada banyak komponen-komponen yang harus disusun dan dipikirkan di dalamnya. Setelah selesai disusunpun mungkin masih ada hal-hal yang perlu dievaluasi setelah digunakan dalam pembelajaran. Angket yang bapak paparkan dalam artikel ini dapat menjadi inspirasi dan sebagai bahan pembelajaran dalam membuat RPP. Terima kasih Pak.

    ReplyDelete
  8. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Adanya angket tentang kesulitan dalam penyusunan RPP diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru maupun tenaga pendidik lain untuk mengevaluasi diri dalam seberapa efisien dan efektifnya RPP yang sudah dibuat. RPP merupakan perencanaan pembelajaran yang akan dilakukan selama proses pembelajaran. Maka diharapkan gru dapat kreatif dalam merancang pembelajaran sedemikian rupa sehingga siswa memiliki minat yang besar dalam belajar.

    ReplyDelete
  9. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bukan hanya syarat administrasi bagi guru untuk mengajar. RPP diperlukan dalam pelaksanaaan pembelajaran guna untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan menyusun RPP, guru berarti telah lebih awal memikirkan strategi untuk mengajar peserta didik sehingga pengelolaan pembelajaran dalam kelas dapat berjalan efektif. Saya akui, menyusun RPP adalah hal yang sulit. Seringkali RPP berlainan dengan aksi nyata dalam mengajar dalam kelas.

    ReplyDelete
  10. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Saya mengamati terdapat tiga komponen utama dalam penyususnan RPP menurut angket tersebut. Yaitu komponen dan sistematika RPP, pengembangan RPP, dan aspek pelaksanaan kurikulum 2013. Saya akan menyampaikan pendapat saya mengenai kesulitan penyususnan RPP terkait tiga aspek tersebut menurut pengalaman saya. Yang pertama komponsn dan sistematika RPP. Dulu saat saya masih kuliah S1 dan belum praktik mebgajar di sekolah, saya pikir komponen dan sistematika RPP itu harus saklek sesuai dengan apa yang telah dicontohkan oleh dosen. Namun pada saat saya melaksanakan kegiatan PPL saya menemukan bahwa kondisi siswa saya membutuhkan komponen tambahan pada RPP saya. Maka kesulitan saya ialah menyesuaikan atau menentukan komponen yang tepat untuk diterapkan ke siswa saya di sekolah tersebut. karena dalam kasus ini terjadi secara mendadak dan belum ada pengalaman langsung sebelumnya.

    Kesulitan yang kedua terkait dengan pengembangan RPP, saya mengalami kesulitan pada saat membuat indikator berdasarkan Permen yang ada. Seperti pada kesulitan pertama hal ini terjadi pada saat saya PPL. Contoh indikator yang saya peroleh dari beberapa sumber saat saya S1 tidak sesuai dengan kemampuan awal siswa sehingga ada indikator tambahan yang perlu dimasukkan untuk memaksimalkan pembelajaran. Kebingungan saya pada saat itu ialah merencanakan pelaksanaan pembelajran setiap indikator dengan alokasi waktu yang terbatas.

    Terakhir, pendapat saya tentang aspek pelaksanaan kurikulum 2013 masih belum terlaksana sejauh saya melihat di lapangan dan informasi dari beberapa pendidik. Hal ini disebabkan oleh belum terbiasanya siswa di masyarakat kita untuk berpikir atau belajar dengan cara 5M pada metode saintifik. Selain itu guru juga belum terbiasa menyesuaikan kegiatan saintifik dengan kondisi siswanya masing-masing. Sehingga cenderung melakukan kegiatan pembelajran yang tidak matang dan membingungkan siswa.

    ReplyDelete
  11. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Saya juga merasa sulit menyusun RPP. Saya dan kebanyakan teman saya sewaktu kuliah s1 dulu mengeluh karena administrasi yang terlalu ribet. Melihat lesson plan kurikulum internasional, mereka tidak terlalu rinci dalam menyebutkan langkah-langkah pembelajaran, tetapi pembelajarannha selalu berjalan dengan baik. Administrasi memang perlu, alangkah baiknya guru tak sembarangan membuatnya. Persiapan di awal akan memudahkan guru membuat RPP yang baik.

    ReplyDelete
  12. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Assalamu'alaikum wr.wb
    RPP merupakan perencanaan instruksional dalam jangka waktu harian atau per sub bab. Mengapa guru perlu merancang RPP dalam KBM? Agar tujuan pembelajaran tercapai, efektif dan efisien. Tetapi seringkali RPP tak sesuai dengan keadaan di lapangan. Bahkan, hingga sekarang guru masih saja kesulitan membuat RPP yang benar-benar kontekstual dan sesuai dengan tujuan kurikulum 2013. Angket ini merupakan alat pengumpul data yang sangat bermanfaat untuk mendekteksi kesulitan guru dalam pembuatan RPP.

    ReplyDelete
  13. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Kesulitan dalam menyusun RPP adalah masalah yang seringkali dihadapi dalam kehidupan pembelajaran para guru. Banyaknya kendala dalam penyusunan ini menyebabkan guru menjadi malas. Malas dalam arti kata malas menyusun RPP. Padahal sebagaimana yang kita ketahui, seorang guru itu diharuskan dan diwajibkan untuk menyusun RPP. Guru dalam pembelajarannya sudah pasti memiliki tujuan-tujuan yang disebut tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran bisa dicapai dengan bersenjatakan RPP, jika RPP bisa dianalogikan sebagai senjata, sehingga dapat disimpulkan bahwa guru tidak akan mencapai proses pembelajaran yang baik sesuai tujuan jika tidak memiliki RPP.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  14. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Selama ini guru sudah merasa bisa mengajar dan dengan pengalaman mengajarnya itu sudah cukup. Hal itu dibuktikan bahwa siswa dapat memahami pelajaran dan nilai ujiannya juga baik. Itulah alasan guru, ketika dikritik mengapa tidak membuat RPP. Apa jadinya konteks mengajar guru tanpa RPP? yang terjadi adalah guru asal mengajar dengan media ala kadarnya tanpa strategi pembelajaran yang cocok dan bahkan guru mengajar dengan teks book. Pada akhirnya terbentuklah manusia yang kurang kreatif dan lebih monoton dalam berpikir.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  15. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Berbicara mengenai guru yang mengajar, tidak terlepas dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Salah satu tugas guru sebagai pendidik adalah merencanakan proses pembelajaran dengan cara menyusun RPP berdasarkan silabus yang telah diberikan oleh pemerintah melalui permendikbud. Membuat RPP sangat penting dilakukan oleh setiap guru karena dalam RPP tersebut memuat tujuan dari pembelajaran yang mana setiap pokok bahasan akan memiliki tujuan yang berbebda. Selain itu, di dalam RPP juga memuat tentang perencanaan alat peraga, metode pengajaran, bahan ajar, dan prosedur-prosedur pembelajaran.

    ReplyDelete
  16. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Menyusun RPP merupakan hal yang tak mudah dan seringkali dihadapi oleh seorang guru dalam proses pembelajaran para guru. Banyaknya kendala dalam penyusunan tak jarang membuat para guru malas atau enggan untuk menyusun RPP ini. Terima kasih untuk angket yang Prof berikan mengenai kesulitan menyusun RPP ini. Seyogyanya angket ini diberikan kepada para pengajar di sekolah agar dapat diketahui bagaimana kesulitan menyusun RPP dan dapat segera dicari solusinya.

    ReplyDelete
  17. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    masih banyak sekali guru yang kesulitan dalam membuat RPP, sehingga tidak sedikit pula guru yang belum membat RPPnya sendiri. lebih-lebih dengan kurikulum 2013 ini yang terdapat unsur 5M, guru mengeluhkan sulitnya membuat RPP.
    semoga dengan adanya angket ini dapat diketahui kendala dalam penyusunan RPP dan dapat memberikan solusi untuk mengatasi kesulitan yang dialami oleh guru dalam pembuatan RPP.

    ReplyDelete
  18. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Kesulitan yang menjadi hal biasa bagi para pendidik adalah membuat rencana bagi pembelajaran yang akan diberikan. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau yang dikenal RPP, merupakan salah satu instrumen yang mendukung kegiatan pembelajaran mau di bawa ke arah mana. Karena jika guru tidak membuatnya, maka kegiatan pembelajaran tidak akan fokus pada apa yang harus diterima oleh siswa. RPP juga merupakan instrumen yang penting dan harus dibuat oleh guru, karena hal ini akan membantu kesiapan guru untuk memberikan pengetahuan kepada siswa mereka. Namun, sekarang ini banyak guru yang mengalamai kesulitan dikarenakan mereka bingung format RPP yang berkali-kali berubah. Untuk itu, menurut saya format RPP tak usah diseragamkan, namun diserahkan pada kreatifitas gguru saja, dengan poin-poin yang sudah ditentukan, namun format RPP jangan ditentukan harus seperti apa.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  19. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Analisis kesulitan dalam membuat angket yang bapak buat diaatas, merupakan suatu wadah yang dapat digunakan untuk menganalisa kesulita yang sering dialami ketika membuat RPP. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa saat RPP terkadang kita tidak mengetahui bagaimana memulai ataupun kegiatan apa yang akan kita mulai dalam sebuah proses pembelajaran, sehingga semua indikator dapat tercapai. Dan semuanya akan terstruktur dan terarah.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  20. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    RPP merupakan singkatan dari rencana pelaksanaan pembelajaran. Maka dilihat dari hal itu pun bahwa RPP adalah sebuah rencana atau dengan kata lain ia dapat diibaratkan sebagai scenario atau naskah drama. Sebuah drama tidak akan berjalan dengan baik jika bersifat spontan, tidak memiliki arahan-arahan yang telah dipersiapkan terlebih dahulu dan dituliskan dalam naskahnya. Begitu pula dalam pembelajaran, pembelajaran tidak dapat terlaksana dengan baik jika tidak dipersiapkan terlebih dahulu oleh guru.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  21. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs P.Mat A

    Terimakasih Prof. atas ulasan tentang angket terbuka kesulitan penyusunan RPP di atas. RPP disusun untuk memberikan pedoman bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Adapun unsur-unsur yang ada pada RPP kurikulum 2013 berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Salah satunya adalah pendekatan pembelajaran yang digunakan yaitu mewajibkan menggunakan pendekatan saintifik. Meskipun penyusunan RPP ini tidak mudah dilakukan, namun ketika guru mau untuk mencoba menyusun sendiri sesuai dengan apa yang ia inginkan maka akan meminimalkan kendala yang ada. Karena sebenarnya kemauan guru untuk merubah mindset tentang RPP adalah hal yang paling penting dalam perbaikan penyusunan RPP.

    ReplyDelete
  22. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    RPP merupakan komponen/unsur penting dalam sebuah kegiatan belajar mengajar. Guru harus menyiapkan RPP sebelum pelajaran dimulai. Ini akan menjadi arah dan garis besar sebuah pembelajaran. Dalam kurikulum 2013, guru harus menyesuaikan antara metode/strategi pembelajaran yang tepat dengan kondisi siswa, mengacu pada aktivitas 5M. Selain menyiapkan RPP, guru juga harus menyusun LKS yang terkadang belum sempurna memenuhi sintaks pembelajaran kurikulum 2013. Rancangan pembeljaran yang matang juga akan menetukan keberhasilan guru menyiapkan berjalannya pembelajaran dikelas berlangsung sehingga perencanaan yang matang juga akan berpengauh terhadap pengelolaan kelas yang baik.

    ReplyDelete
  23. Angket terbuka kesulitan penyusunan RPP

    Assalamualaikum wr.wb
    Memang di kurikulum 2013, penyusunan RPP masih sulit dipahami guru. Bukan hanya RPP untuk perangkat pembelajaran lainnya saja masih susah. Penyususan RPP yang sulit tersebut karena beberapa kali formatnya berganti-ganti, saya ingat ketika saya mengikuti pelatihan IN dan ON di makassar, format RPP yang diberikan kepaada kami tidak konsisten, berganti-ganti terus. Dengan adanya angket kesulitan pembuatan RPP di atas, bisa dijadikan acuan oleh pemerintah untuk memperbaiki sistem pendidikan.

    ReplyDelete
  24. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Dalam penyusunan RPP, setiap hal yang akan dilakukan selama proses pembelajaran hendaknya dituliskan secara detain dan rinci. Misalnya pada bagian memotivasi siswa di awal pembelajaran. Idealnya guru menuliskan secara detail permasalahan apa yang akan disampaikan guna memotivasi siswa untuk tertarik dan dapat bersemangat mengikuti pelajaran hari itu, tidak hanya sekadar menuliskan “menjelaskan manfaat materi terhadap kehidupan”, tetapi tidak memberikan contoh konkretnya. Pemberian motivasi sebaiknya dikaitkan dengan isu-isu yang sesuai dengan dunia siswa atau yang sedang trend.

    ReplyDelete
  25. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Bagi saya kesulitan membuat RPP adalah pada apersepsi, karena pada aperssepsi harus mengkaitkan materi yang akan dipelajari dengan materi sebelumnya. Terkait dengan materi prasyarat ini terkadang tidak tunggal, karena biasanya ada 2 atau 3 materi prasyarat yang harus dikuasai sebelum mempelajari suatu materi.

    ReplyDelete
  26. Puspitarani
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244008
    Bagi saya kesulitan untuk menyusun RPP adalah menuangkan apa yang akan saya lakukan ketika mengajar ke dalam langkah-langkah mengajar pada RPP Pak, saya sudah punya gambaran akan melakukan apa, namun saat saya menulis pada langkah-langkah di RPP saya masih mengalami kesulitan. Kesulitan yang lain yaitu menentukan metode pengajaran yang tepat untuk materi yang akan saya buat.

    ReplyDelete
  27. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan salah satu dari banyak faktor pendukung dari proses pembelajaran, karena dengan adanya RPP kegiatan pembelajaan lebih terstruktur dan sistematis. Akan tetapi, yang sering membingungkan saat menyusun RPP ialah masalah format penulisan yang benar, kemudian bagaimana membuat indikator pencapaian kompetensi yang tidak abstrak dan mampu diukur ketercapaiannya, serta yang paling sulit ialah menuangkan gagasan yang ada dalam pikiran ke dalam langkah-langkah pembelajaran.

    ReplyDelete
  28. M. Zainudin
    16701261019
    PEP

    Salah satu yang menjadi kendala dalam penyusunan RPP adalah penentuan pendekatan yang efekti

    ReplyDelete