Nov 1, 2015

Persepsi Guru tentang pendekatan Saintifik

Persepsi tentang pemahaman pendekatan Saintifik, implementasi, faktor pendukung dan kesulitan-kesulitannya, ditanyakan kepada 9 (orang) guru kelompok Peer Teaching Matematika SMA/SMK, Oktober 2015, sebagai berikut:

1. Sumber informasi yang diperoleh guru tentang pendekatan Saintifik
 Guru menyampaikan informasi bahwa mereka mengetahui tentang metode Saintifik bersumber
dari: Sekolah tempat bekerja, kegiatan mengikuti Pelatihan, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Internet, media masa Koran.

2. Persepsi guru tentang ciri-ciri metode Saintifik adalah sebagai berikut.
Pendekatan Saintifik mempunyai ciri-ciri : berpusat kepada siswa, guru hanya berfungsi sebagai fasilitator, terdapat sintak pembelajaran yang terdiri dari mengamati-menanya-mencoba-menalar dan mengomunikasikan, murid menentukan konsep dari lingkungan, guru berfungsi sebagai motivator, metode saintifik dapat dipadukan dengan metode yang lain yang selaras.

3. Persepsi guru tentang kecocokan dengan subjek didiknya.
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik cocok digunakan untuk pembelajaran baik di SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi.

4. Kelebihan/keunggulan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik mempunyai keunggulan diantaranya: siswa lebih kreatif,  siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis,  siswa berperan aktif dalam pembelaaran, siswa menemukan sendiri ilmunya, siswa merasa senang karena merasa lebih dihargai, suasana demokratis dapat dibangun, guru tidak bosan mengajar, guru juga memperoleh pengetahuan baru, siswa lebbih dapat berkreasi, hubungan antar siswa dapat terjalin lebih baik, siswa lebih bertanggung jawab.

5. Metode lain yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa terdapat beberapa metode yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik yaitu : PBL, PjBL, Discovery Learning, Inquiry, Coopeatif Learning, Pembelajaran Kontekstual, dan Metode Diskusi.

6. Kelemahan dan penghambat dilaksanakannya pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa kelemahan pendekatan Saintifik meliputi: membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhka persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah,

7. Faktor pendukung dilaksanakannya pendekatan Saintifik
Guru berpendapat untuk melaksanakan pendekatan Saintifik, terdapat faktor pendukung antara lain: tersedianya buku pedoman, tersedianya alat peraga, tersedianya fasilitas belajar, kemampuan dan profesionalitas guru, tersedianya akses informasi baik untuk guru maupun untuk muridnya, adanya pelatihan guru, penggunaan ICT, kesiapan belajar siswa, dan kesiapan Sekolah.

8. Penerapan pendekatan Saintifik pada berbagai macam Mata Pelajaran
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik dapat diterapkan untuk seluruh Mapel dengan alasan: pendekatan Saintifik bersifat luas dan universal, setiap objek belajar dapat diamati.

9. Kesulitan menerapkan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat mereka mengalami kesulitan menerapkan metode Saintifik sebagai berikut: tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik,  kesulitan dalam melakukan apersepsi, kesulitan membuat penilaian berdasarkan pendekatan saintifik, kesulitan pada langkah/proses MENANYA, tidak paham seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik.


22 comments:

  1. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    PPs. P.Mat C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Menurut para guru bahwa Pendekatan Saintifik mempunyai ciri-ciri : berpusat kepada siswa, guru hanya berfungsi sebagai fasilitator, terdapat sintak pembelajaran yang terdiri dari mengamati-menanya-mencoba-menalar dan mengomunikasikan, murid menentukan konsep dari lingkungan, guru berfungsi sebagai motivator, metode saintifik dapat dipadukan dengan metode yang lain yang selaras. Selain itu pendekatan saintifik memiliki kelebihan dan juga kelemahan. Kelebihan yang dimaksud antara lain: siswa lebih kreatif, siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis, siswa berperan aktif dalam pembelajaran, siswa menemukan sendiri ilmunya, siswa merasa senang karena merasa lebih dihargai, suasana demokratis dapat dibangun, guru tidak bosan mengajar, guru juga memperoleh pengetahuan baru, siswa lebih dapat berkreasi, hubungan antar siswa dapat terjalin lebih baik, siswa lebih bertanggung jawab. Sedangkan kelemahan pendekatan Saintifik meliputi: membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhkan persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah.

    ReplyDelete
  2. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Terimakasih prof, tulisan ini pasti berguna khususnya bagi guru dan calon guru. Dikarenakan masih banyak yang kebingungan pada pendekatan saintifik ini. Saya menambahkan, dalam pembelajaran matematiaka siswa cenderung menghafal rumus. Langkah menanya didesain agar siswa dapat berpikir tentang alternatif-alternatif jawaban atau alternatif-alternatif cara berprosedur. Dalam hal ini guru diharapkan agar dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa. Apabila terjadi kendala dalam proses menjawab pertanyaan, atau diprediksi terjadi kendala dalam menjawab pertanyaan, guru dapat memberikan pertanyaan-pertanyaan secara bertahap yang mengarah pada diperolehnya jawaban pertanyaan oleh siswa sendiri. Di sinilah peran guru dalam memberikan scaffolding atau ‘pengungkit’ untuk memaksimalkan ZPD (Zone Proximal Development) yang ada pada siswa.

    ReplyDelete
  3. Assalamu’alaikum wr.wb.
    Menarik membaca persepsi guru tentang pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik adalah salah satu pendekatan pembalajaran pada pelaksanaan kurikulum 2013 untuk semua mata pelajaran di sekolah baik SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA. Persepsi guru pada no.6 tentang kelemahan dan penghambat pelaksanaan pendekatan saintifik terkait dengan persiapan mengajar guru, siswa yang memiliki kemampuan rendah akan sulit mengikut pembelajaran, membutuhkan waktu yang lama, dan penilaian rumit. Salah satu rangkaian tugas mengajar guru yang dapat menentukan berhasil atau tidaknya pembelajaran di kelas adalah kesiapan guru. Siswa dengan kemampuan rendah perlu dipacu agar mampu mengukuti pembelajaran. Konsep-konsep tentang bagaimana langkah –langkah persiapan pembelajaran juga sudah banyak dikemukakan oleh para ahli pendidikan. Jika kesiapan mengajar guru menjadi kendala maka yang menjadi fokus perhatian adalah motivasi guru untuk melaksanakan pembelajaran saintifik tersebut. Motivasi guru sangat penting terkait dengan semua aktivitas pembelajaran termasuk penilain. Penilain akan menjadi mudah jika guru memiliki motivasi tinggi untuk terus belajar demi kesuksesan dalam melaksanakan tugas. Perlu disadari bahwa siswa adalah subyek pendidikan dan guru adalah fasilitator pendidikan.

    ReplyDelete
  4. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Pembelajaran denagn menggunakan pendekatan saintifik itu sangat dibutuhkan dalam melaksanakn kurikulum 2013, yang mana dalam saintifik itu memuat 5M yaitu Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengasosiasi, dan Mengkomunikasikan. Pendekatan ini yang sering di bicarakan dalam dunia pendidikan. Inti dari pendekatan ini adalah pembelajaran yang berpusat pada siswa, karena selama ini pembelajaran yang terjadi masih banyak yang menggunakan metode ceramah dimana guru justru lebih aktif dari siswa. Akan tetapi banayak guru yang mengalami kesulitan dalam menerapkan saintifik ini apalagi yang di daerah pedesaan, yang sangat kurang dalam mendapatkan informasi.

    ReplyDelete
  5. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Postingan ini sangat bermanfaat bagi guru dan calon guru. Penerapan pendekatan saintifik tidaklah mudah seperti teori yang ada, dalam prakteknya guru masih kesulitan dalam proses pembuatan rancangan pelaksanaan pembelajaran terutama bagian apersepsi, motivasi dan kegiatan menanya.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Saat ini di Indonesia telah menerapkan kurikulum 2013. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan saintifik. Bagi sekolah yang menerapkan kurikulum 2013 maka pembelajaran dengan pendekatan saintifik diibaratkan sebagai pembelajaran konstektual pada kurikulum sebelumnya. Maka sudah semestinya guru dan calon guru memahami apa dan bagaimana pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Pada elegi kali ini Prof telah memberikan informasi tentang pendekatan saintifi. Saya ucapkan terima kasih Prof. Saya memahami bahwa pendekatan saintifik merupakan proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk pengetahuan melalui tahapan mengamati-menanya-mencoba-menalar-mengasosiasi dan mengkomunikasikan. Pendekatan ini sangat terkenal dengan 5M nya. Kemudian dalam penggunaan pendekatan ini dapat didukung beberapa model pembelajaran yang selaras seperti inkuiri, discovery learning dan lain-lain.

    ReplyDelete
  7. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013. Pendekatan saintifik ini dimaksudkan agar pembelajaran relatif lebih ilmiah dengan mengedepankan penalaran induk daripada penalaran deduktif. Pendekatan saintifik ini memang lebih sesuai digunakan karena proses pembelajaran yang dapat memicu siswa untuk berpikir seperti proses mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan, Sehingga dengan langkah-langkah terrsebut kemampuan siswa dapat seimbang. Siswa juga termitivasi untuk berdiskusi dengan teman sekelompoknya, atau bertanya pada guru.

    ReplyDelete
  8. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Persepsi guru tersebut diatas juga banyak saya jumpai pada rekan-rekan guru bahkan mahasiswa pendidikan. Pada saat saya menjadi gur sekali pun saya juga mengalami beberapa kesulitan dalam menerapkan pendekatan saintifik pada tiap-tiap materi matematika yang ada. Pada dasarnya berbagai macam pendekatan dan metode pembelajaran juga baik jika diterapkan dalam pembelajaran di kelas, namun untuk mengikuti perkembangan jaman saat ini, kita juga perlu mengikuti perkembangan yang ada.

    ReplyDelete
  9. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Guru berpendapat mereka mengalami kesulitan menerapkan metode Saintifik sebagai berikut: tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik, kesulitan dalam melakukan apersepsi, kesulitan membuat penilaian berdasarkan pendekatan saintifik, kesulitan pada langkah/proses MENANYA, tidak paham seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik.

    saya ingin menanggapi kesulitan pada proses MENANYA. Mungkin cara lain dapat diusahakan untuk mengatasinya, salah satunya dengan guided question. Mungkin di awal guru dapat memberikan gambaran-gambaran inti materi yang ingin dicapai dengan memberikan guided question kepada siswa. Maksudnya, guru dapat memancing dengan pertanyaan-pertanyaan yang dapat mengundang rasa ingin tahun siswa sendiri dan akhirnya mereka memiliki sikap menanya.

    ReplyDelete
  10. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik merupakan pembelajaran yang menitikberatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran (student center). Syntak dari pembelajaran saintifik terdiri dari 5M, yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Hal tersebut mengarahkan siswa untuk lebih memahami materi pembelajaran. Namun, peran guru sebagai fasilitator sangatlah penting. Guru harus bisa memancing siswa agar mampu menerapkan 5M dengan memberikan beberapa kegiatan yang sudah didesain sedemikian rupa.

    ReplyDelete
  11. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Sekedar menambahkan pendapat Prof. Menurut saya, Pendekatan pembelajaran saintifik dapat mengantar mental siswa secara aktif melakukan kegiatan mengamati fenomena dan fakta, bertanya, menjelaskan, memberi komentar, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, dan sejumlah kegiatan mental lainnya.

    ReplyDelete
  12. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Kegiatan-kegiatan tersebut membutuhkan pola berpikir divergen dimana seseorang mampu merespon dan mengolah informasi yang diterimanya untuk menghasilkan berbagai solusi jawaban dalam menyelesaikan suatu masalah. Pada akhirnya kegiatan pembelajaran akan semakin bermakna jika interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran lebih optimal.

    ReplyDelete
  13. Eka Novi Setiawan
    14301240144
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan Saintifik sangat diperlukan siswa pada pembelajaran di era sekarang karena saya sependapat dengan Bapak bahwa siswa dapat menemukan sendiri pengetahuannya dengan kata lain mengkonstruksi sendiri konsep yang hendak dipelajarinya. Akan tetapi, profesionalitas guru sangat penting dimengerti oleh pendidik dalam pelakasanaan KBM di kelas. Profesionalitas yang saya maksud di sini salah satunya yaitu kerelaan guru dan keikhlasan guru untuk membiarkan siswa mengkonstruksi sendiri pengetahuan dalam KBM mereka di kelas. Guru hanya memfasilitasi siswa dalam mengkonstruksi pengetahuannya.

    ReplyDelete
  14. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik sangat menarik ketika dilaksanakan pada kelas yang aktif. Awalnya saya beranggapan bahwa pendekatan ini tidak akan berjalan dengan baik bila siswanya pasif. Akan tetapi kemudian saya berpikir kalau anggapan ini sudah menjadi rasa suuzan dengan kemampuan siswa. Barang kali siswa pasif karena tidak difasilitasi untuk mengomunikasikan. Barangkali siswa siwa memiliki penalaran yang tinggi namun sebelum ia menalar sang guru terlebih dahulu memberikan hasil akhirnya. Sampai pada akhirnya saya harus mengubah anggapan dan harus huznuzan kepada siswa dengan menjadikan guru fasilitator yang baik bagi siswa.

    ReplyDelete
  15. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Saya ingin berkomentar tentang metode lain yang cocok untuk pendekatan saintifik menurut guru, yang salah satunya adalah pembelajaran kooperatif. Penerapan pembelajaran kooperatif akan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi siswa. Selain itu siswa dididik untuk bekerja sama dalam suatu kelompok. Hal ini akan mengembangkan kemampuan kolaborasinya. Dua kemampuan tersebut (kolaborasi dan komunikasi) menjadi kecakapan yang penting untuk menghadapi tantangan di abad 21. Sehingga penting bagi guru untuk mengembangkan kedua kemampuan tersebut.

    ReplyDelete
  16. Azizah Pusparini
    14301244012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik diperlukan di era ini. Melalui pendekatan saintifik siswa terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga pengetahuan yang didapat siswa lebih bermakna. Selain itu, pembelajaran dengan mengimplementasikan pendekatan saintifik juga mengembangkan kreativitas siswa dalam menggali pengetahuan.

    ReplyDelete
  17. Muhammad Nurfauzan
    14301241015
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan Saintifik baik jika diterapkan. Siswa menjadi aktif dalam pembelajaran. Berbeda dengan pembelajaran yang biasa dulu didapat yang menjadikan guru sebagai pemeran utama sekaligus sutradara dalam kegiatan belajar mengajar, pendekatan saintifik menjadikan guru sebagai seorang sutradara dan yang akan berperan adalah siswa-siswanya. Namun perlu diingat, pendekatan saintifik tidak semerta-merta membuat guru "membiarkan" siswa untuk mandiri, tetapi guru adalah fasilitator dalam pembelajaran.

    Namun, penerapan pendekatan saintifik belum begitu optimal. Seperti yang saya temui di salah satu SMA di kota Jogja, beberapa guru mengeluhkan tentang proses penilaian siswa menjadi rumit. Guru tersebut mengatakan bahwa waktunya untuk belajar mengingat materi menjadi sedikit. Selain itu juga beberapa siswa yang memiliki prestasi rendah menjadi kesulitan belajar.

    Pendekatan Saintifik memang baik bagi pendidikan di Indonesia. Namun, tak serta merta membuat kita semua memuja pendekatan Saintifik adalah Pendekatan yang "sempurna" dan "tak ada salah" di dalamnya. Pendekatan juga hasil buah pikir anak Adam,tak mungkin sempurna. Namun, jika Pendekatan saintifik kita aplikasikan dengan baik dan dengan objek yang baik, maka dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa.

    ReplyDelete
  18. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Persepsi guru tentang pendekatan saintifik ini mungkin sebagian dari pernyataan guru. Tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada guru yang masih 'samar-samar' baik cara menerapkan maupun mengembangkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Mulai dari penggarapan RPP, penyusunan sintaks pembelajaran saintifik "5M" pada tahap menanya misalnya, guru pun mungkin kesulitan mengidentifikasi kemungkinan pertanyaan yang akan ditanyakan oleh siswa tentang suatu materi. Ini menjadi pembelajaran para guru untuk meminimalisir dan mengatasi kelemahan dalam pendekatan saintifik. Misalnya dengan membiasakan penerapan pendekatan saintifik pada siswa berkemampuan rendah secara perlahan. Sehingga kelebihan dan manfaat pendekatan saintifik bisa terwujud untuk menciptakan prestasi belajar siswa yang optimal.

    ReplyDelete
  19. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik memang sangat dibutuhkan di era pendidikan saat ini agar paradigma pendidikan bisa berubah menjadi inovatif. Postingan ini sangat perlu untuk dicermati bagi guru dan calon guru agar mereka lebih memahami tentang pendekatan saintifik dan mulai membiasakan mengajar dengan menggunakan pendekatan saintifik karena seperti yang kita ketahui bahwa guru-guru masih terbiasa mengajar dengan pembelajaran tradisional sehingga merasa kesulitan dengan pembelejaran dengan pendekatan saintifik. Dengan membiasakan mengajar dengan menggunakan pendekatan saintifik maka guru akan dapat mengatasi kesulitan yang sebelumnya dialami. Selain itu, jika siswa sudah dibiasakan dengan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, maka siswa akan mulai terbiasa belajar dengan sintak pendekatan saintifik dan perkembangan kemampuannya akan menjadi seimbang.
    Terima Kasih

    ReplyDelete
  20. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan Saintifik menurut saya sangat baik jika berhasil diterapkan. Hal itu dikarenakan siswa dapat mengkonstruk sendiri kemampuan mereka. Pembelajaran yang berpusat pada siswa ini membuat siswa mempunyai pengalaman tersendiri dan memaknai materi yang diberikan oleh guru. Pengalaman itulah yang membuat siswa lebih kreatif dan tentu saja membuat siswa memiliki daya ingat yang lebih lama. Peran guru yang hanya sebagai fasilitator menunjang siswa agar lebih aktif dan pembelajaran berpusat pada mereka. Aktifitas guru yang berlebihan di dalam kelas selama ini dirasa kurang efektif karena membuat siswa bosan dan membatasi kreatifitas siswa.

    Pendekatan Saintifik cocok untuk diterapkan di berbagai jenjang dan semua mata pelajaran. Hal ini dikarenakan sifat pendekatan saintifik yang luas dan universal.

    Namun pada kenyataannya, pendekatan Saintifik ternyata tidak mudah untuk dilakukan. Faktor penghambat diterapkannya pendekatan ini adalah tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik. Selain itu, penilaian berdasarkan pendekatan Saintifik juga sulit dilakukan.

    Tidak pahamnya guru tentang seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik juga merupakan hal yang fatal. Diharapkan dengan adanya pelatihan dari Dinas Pendidikan dan informasi-informasi dari berbagai sumber dapat membuat guru lebih siap untuk menerapkan pendekatan Saintifik di semua materi.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  21. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik saat ini memang sedang dianjurkan bahkan diwajibkan pemerintah kepada guru-guru sekolah terkait dengan implementasi kurikulum 2013. Menurut pendapat guru-guru di atas, pendekatan saintifik sangat bagus dalam memenuhi kebutuhan siswa akan kemampuan berpikir kritis, ilmiah, mengkonstruksi pengetahuannya sendiri, kreatif, demokratis, bertanggung jawab, bekerja secara mandiri ataupun berkelompok, dan sebagainya. Bahkan pendekatan saintifik yang bersifat universal dapat dipadukan dengan metode lain yang saling mendukung dan dapat diterapkan pada semua objek belajar. Pendekatan saintifik yang bersifat student center ini juga lebih menjamin bertahannya pengetahuan pada sistem kognitif mereka. Hal itu karena siswa sendirilah yang terlibat dalam pembentukan skema kognitif tersebut.

    Dari kebaikan-kebaikan yang disajikan oleh pendekatan saintifik, harapannya adalah dapat mewujudkan tujuan pendidikan yang ideal. Namun dalam pelaksanaannya, tidak mudah untuk menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran secara optimal. Nah, salah satu faktor penyebabnya menurut saya, yaitu pendekatan saintifik yang tergolong masih baru bagi para guru. Karena tergolong baru maka masih terjadi kebingungan dan belum cukup pengalaman dengan pelaksanaan pendekatan saintifik. Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan yang lebih mengenai seluk beluk dan sintak dari pendekatan saintifik. Selain pelatihan yang dilaksanakan oleh pemerintah, alangkah lebih baik jika guru terus belajar mengenai pendekatan saintifik tersebut secara mandiri, sehingga harapannya adalah pelaksanaan pendekatan saintifik dapat berjalan lebih optimal.

    ReplyDelete
  22. Nurul Faizah
    14301241022
    Pendidikan Matematika A 2014 (S1)

    Persepsi guru tentang pendekatan saintifik memberikan gambaran lebih banyak mengenai implementasi dari pendekatan belajar ini. Memang pendekatan saintifik ini sangat baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Selain siswa, guru pun juga harus kreatif dan profesional dalam menjadi fasilitator belajar siswa. Akan tetapi pendekatan saintifik ini tidak mudah dan belum berhasil diterapkan di setiap sekolah. Karena, tingkat kemampuan berpikir siswa tentunya berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Hal ini harus diperhatikan, karena jika tidak nanti siswa yang berkemampuan berpikir rendah justru akan semakin keberatan dan mengalami kognitif over loud.

    ReplyDelete