Nov 1, 2015

Persepsi Guru tentang pendekatan Saintifik

Persepsi tentang pemahaman pendekatan Saintifik, implementasi, faktor pendukung dan kesulitan-kesulitannya, ditanyakan kepada 9 (orang) guru kelompok Peer Teaching Matematika SMA/SMK, Oktober 2015, sebagai berikut:

1. Sumber informasi yang diperoleh guru tentang pendekatan Saintifik
 Guru menyampaikan informasi bahwa mereka mengetahui tentang metode Saintifik bersumber
dari: Sekolah tempat bekerja, kegiatan mengikuti Pelatihan, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Internet, media masa Koran.

2. Persepsi guru tentang ciri-ciri metode Saintifik adalah sebagai berikut.
Pendekatan Saintifik mempunyai ciri-ciri : berpusat kepada siswa, guru hanya berfungsi sebagai fasilitator, terdapat sintak pembelajaran yang terdiri dari mengamati-menanya-mencoba-menalar dan mengomunikasikan, murid menentukan konsep dari lingkungan, guru berfungsi sebagai motivator, metode saintifik dapat dipadukan dengan metode yang lain yang selaras.

3. Persepsi guru tentang kecocokan dengan subjek didiknya.
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik cocok digunakan untuk pembelajaran baik di SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi.

4. Kelebihan/keunggulan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik mempunyai keunggulan diantaranya: siswa lebih kreatif,  siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis,  siswa berperan aktif dalam pembelaaran, siswa menemukan sendiri ilmunya, siswa merasa senang karena merasa lebih dihargai, suasana demokratis dapat dibangun, guru tidak bosan mengajar, guru juga memperoleh pengetahuan baru, siswa lebbih dapat berkreasi, hubungan antar siswa dapat terjalin lebih baik, siswa lebih bertanggung jawab.

5. Metode lain yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa terdapat beberapa metode yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik yaitu : PBL, PjBL, Discovery Learning, Inquiry, Coopeatif Learning, Pembelajaran Kontekstual, dan Metode Diskusi.

6. Kelemahan dan penghambat dilaksanakannya pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa kelemahan pendekatan Saintifik meliputi: membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhka persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah,

7. Faktor pendukung dilaksanakannya pendekatan Saintifik
Guru berpendapat untuk melaksanakan pendekatan Saintifik, terdapat faktor pendukung antara lain: tersedianya buku pedoman, tersedianya alat peraga, tersedianya fasilitas belajar, kemampuan dan profesionalitas guru, tersedianya akses informasi baik untuk guru maupun untuk muridnya, adanya pelatihan guru, penggunaan ICT, kesiapan belajar siswa, dan kesiapan Sekolah.

8. Penerapan pendekatan Saintifik pada berbagai macam Mata Pelajaran
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik dapat diterapkan untuk seluruh Mapel dengan alasan: pendekatan Saintifik bersifat luas dan universal, setiap objek belajar dapat diamati.

9. Kesulitan menerapkan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat mereka mengalami kesulitan menerapkan metode Saintifik sebagai berikut: tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik,  kesulitan dalam melakukan apersepsi, kesulitan membuat penilaian berdasarkan pendekatan saintifik, kesulitan pada langkah/proses MENANYA, tidak paham seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik.


156 comments:

  1. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    PPs. P.Mat C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Menurut para guru bahwa Pendekatan Saintifik mempunyai ciri-ciri : berpusat kepada siswa, guru hanya berfungsi sebagai fasilitator, terdapat sintak pembelajaran yang terdiri dari mengamati-menanya-mencoba-menalar dan mengomunikasikan, murid menentukan konsep dari lingkungan, guru berfungsi sebagai motivator, metode saintifik dapat dipadukan dengan metode yang lain yang selaras. Selain itu pendekatan saintifik memiliki kelebihan dan juga kelemahan. Kelebihan yang dimaksud antara lain: siswa lebih kreatif, siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis, siswa berperan aktif dalam pembelajaran, siswa menemukan sendiri ilmunya, siswa merasa senang karena merasa lebih dihargai, suasana demokratis dapat dibangun, guru tidak bosan mengajar, guru juga memperoleh pengetahuan baru, siswa lebih dapat berkreasi, hubungan antar siswa dapat terjalin lebih baik, siswa lebih bertanggung jawab. Sedangkan kelemahan pendekatan Saintifik meliputi: membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhkan persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah.

    ReplyDelete
  2. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Terimakasih prof, tulisan ini pasti berguna khususnya bagi guru dan calon guru. Dikarenakan masih banyak yang kebingungan pada pendekatan saintifik ini. Saya menambahkan, dalam pembelajaran matematiaka siswa cenderung menghafal rumus. Langkah menanya didesain agar siswa dapat berpikir tentang alternatif-alternatif jawaban atau alternatif-alternatif cara berprosedur. Dalam hal ini guru diharapkan agar dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa. Apabila terjadi kendala dalam proses menjawab pertanyaan, atau diprediksi terjadi kendala dalam menjawab pertanyaan, guru dapat memberikan pertanyaan-pertanyaan secara bertahap yang mengarah pada diperolehnya jawaban pertanyaan oleh siswa sendiri. Di sinilah peran guru dalam memberikan scaffolding atau ‘pengungkit’ untuk memaksimalkan ZPD (Zone Proximal Development) yang ada pada siswa.

    ReplyDelete
  3. Assalamu’alaikum wr.wb.
    Menarik membaca persepsi guru tentang pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik adalah salah satu pendekatan pembalajaran pada pelaksanaan kurikulum 2013 untuk semua mata pelajaran di sekolah baik SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA. Persepsi guru pada no.6 tentang kelemahan dan penghambat pelaksanaan pendekatan saintifik terkait dengan persiapan mengajar guru, siswa yang memiliki kemampuan rendah akan sulit mengikut pembelajaran, membutuhkan waktu yang lama, dan penilaian rumit. Salah satu rangkaian tugas mengajar guru yang dapat menentukan berhasil atau tidaknya pembelajaran di kelas adalah kesiapan guru. Siswa dengan kemampuan rendah perlu dipacu agar mampu mengukuti pembelajaran. Konsep-konsep tentang bagaimana langkah –langkah persiapan pembelajaran juga sudah banyak dikemukakan oleh para ahli pendidikan. Jika kesiapan mengajar guru menjadi kendala maka yang menjadi fokus perhatian adalah motivasi guru untuk melaksanakan pembelajaran saintifik tersebut. Motivasi guru sangat penting terkait dengan semua aktivitas pembelajaran termasuk penilain. Penilain akan menjadi mudah jika guru memiliki motivasi tinggi untuk terus belajar demi kesuksesan dalam melaksanakan tugas. Perlu disadari bahwa siswa adalah subyek pendidikan dan guru adalah fasilitator pendidikan.

    ReplyDelete
  4. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Pembelajaran denagn menggunakan pendekatan saintifik itu sangat dibutuhkan dalam melaksanakn kurikulum 2013, yang mana dalam saintifik itu memuat 5M yaitu Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengasosiasi, dan Mengkomunikasikan. Pendekatan ini yang sering di bicarakan dalam dunia pendidikan. Inti dari pendekatan ini adalah pembelajaran yang berpusat pada siswa, karena selama ini pembelajaran yang terjadi masih banyak yang menggunakan metode ceramah dimana guru justru lebih aktif dari siswa. Akan tetapi banayak guru yang mengalami kesulitan dalam menerapkan saintifik ini apalagi yang di daerah pedesaan, yang sangat kurang dalam mendapatkan informasi.

    ReplyDelete
  5. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Postingan ini sangat bermanfaat bagi guru dan calon guru. Penerapan pendekatan saintifik tidaklah mudah seperti teori yang ada, dalam prakteknya guru masih kesulitan dalam proses pembuatan rancangan pelaksanaan pembelajaran terutama bagian apersepsi, motivasi dan kegiatan menanya.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Saat ini di Indonesia telah menerapkan kurikulum 2013. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan saintifik. Bagi sekolah yang menerapkan kurikulum 2013 maka pembelajaran dengan pendekatan saintifik diibaratkan sebagai pembelajaran konstektual pada kurikulum sebelumnya. Maka sudah semestinya guru dan calon guru memahami apa dan bagaimana pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Pada elegi kali ini Prof telah memberikan informasi tentang pendekatan saintifi. Saya ucapkan terima kasih Prof. Saya memahami bahwa pendekatan saintifik merupakan proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk pengetahuan melalui tahapan mengamati-menanya-mencoba-menalar-mengasosiasi dan mengkomunikasikan. Pendekatan ini sangat terkenal dengan 5M nya. Kemudian dalam penggunaan pendekatan ini dapat didukung beberapa model pembelajaran yang selaras seperti inkuiri, discovery learning dan lain-lain.

    ReplyDelete
  7. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013. Pendekatan saintifik ini dimaksudkan agar pembelajaran relatif lebih ilmiah dengan mengedepankan penalaran induk daripada penalaran deduktif. Pendekatan saintifik ini memang lebih sesuai digunakan karena proses pembelajaran yang dapat memicu siswa untuk berpikir seperti proses mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan, Sehingga dengan langkah-langkah terrsebut kemampuan siswa dapat seimbang. Siswa juga termitivasi untuk berdiskusi dengan teman sekelompoknya, atau bertanya pada guru.

    ReplyDelete
  8. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Persepsi guru tersebut diatas juga banyak saya jumpai pada rekan-rekan guru bahkan mahasiswa pendidikan. Pada saat saya menjadi gur sekali pun saya juga mengalami beberapa kesulitan dalam menerapkan pendekatan saintifik pada tiap-tiap materi matematika yang ada. Pada dasarnya berbagai macam pendekatan dan metode pembelajaran juga baik jika diterapkan dalam pembelajaran di kelas, namun untuk mengikuti perkembangan jaman saat ini, kita juga perlu mengikuti perkembangan yang ada.

    ReplyDelete
  9. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Guru berpendapat mereka mengalami kesulitan menerapkan metode Saintifik sebagai berikut: tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik, kesulitan dalam melakukan apersepsi, kesulitan membuat penilaian berdasarkan pendekatan saintifik, kesulitan pada langkah/proses MENANYA, tidak paham seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik.

    saya ingin menanggapi kesulitan pada proses MENANYA. Mungkin cara lain dapat diusahakan untuk mengatasinya, salah satunya dengan guided question. Mungkin di awal guru dapat memberikan gambaran-gambaran inti materi yang ingin dicapai dengan memberikan guided question kepada siswa. Maksudnya, guru dapat memancing dengan pertanyaan-pertanyaan yang dapat mengundang rasa ingin tahun siswa sendiri dan akhirnya mereka memiliki sikap menanya.

    ReplyDelete
  10. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik merupakan pembelajaran yang menitikberatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran (student center). Syntak dari pembelajaran saintifik terdiri dari 5M, yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Hal tersebut mengarahkan siswa untuk lebih memahami materi pembelajaran. Namun, peran guru sebagai fasilitator sangatlah penting. Guru harus bisa memancing siswa agar mampu menerapkan 5M dengan memberikan beberapa kegiatan yang sudah didesain sedemikian rupa.

    ReplyDelete
  11. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Sekedar menambahkan pendapat Prof. Menurut saya, Pendekatan pembelajaran saintifik dapat mengantar mental siswa secara aktif melakukan kegiatan mengamati fenomena dan fakta, bertanya, menjelaskan, memberi komentar, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, dan sejumlah kegiatan mental lainnya.

    ReplyDelete
  12. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Kegiatan-kegiatan tersebut membutuhkan pola berpikir divergen dimana seseorang mampu merespon dan mengolah informasi yang diterimanya untuk menghasilkan berbagai solusi jawaban dalam menyelesaikan suatu masalah. Pada akhirnya kegiatan pembelajaran akan semakin bermakna jika interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran lebih optimal.

    ReplyDelete
  13. Eka Novi Setiawan
    14301240144
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan Saintifik sangat diperlukan siswa pada pembelajaran di era sekarang karena saya sependapat dengan Bapak bahwa siswa dapat menemukan sendiri pengetahuannya dengan kata lain mengkonstruksi sendiri konsep yang hendak dipelajarinya. Akan tetapi, profesionalitas guru sangat penting dimengerti oleh pendidik dalam pelakasanaan KBM di kelas. Profesionalitas yang saya maksud di sini salah satunya yaitu kerelaan guru dan keikhlasan guru untuk membiarkan siswa mengkonstruksi sendiri pengetahuan dalam KBM mereka di kelas. Guru hanya memfasilitasi siswa dalam mengkonstruksi pengetahuannya.

    ReplyDelete
  14. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik sangat menarik ketika dilaksanakan pada kelas yang aktif. Awalnya saya beranggapan bahwa pendekatan ini tidak akan berjalan dengan baik bila siswanya pasif. Akan tetapi kemudian saya berpikir kalau anggapan ini sudah menjadi rasa suuzan dengan kemampuan siswa. Barang kali siswa pasif karena tidak difasilitasi untuk mengomunikasikan. Barangkali siswa siwa memiliki penalaran yang tinggi namun sebelum ia menalar sang guru terlebih dahulu memberikan hasil akhirnya. Sampai pada akhirnya saya harus mengubah anggapan dan harus huznuzan kepada siswa dengan menjadikan guru fasilitator yang baik bagi siswa.

    ReplyDelete
  15. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Saya ingin berkomentar tentang metode lain yang cocok untuk pendekatan saintifik menurut guru, yang salah satunya adalah pembelajaran kooperatif. Penerapan pembelajaran kooperatif akan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi siswa. Selain itu siswa dididik untuk bekerja sama dalam suatu kelompok. Hal ini akan mengembangkan kemampuan kolaborasinya. Dua kemampuan tersebut (kolaborasi dan komunikasi) menjadi kecakapan yang penting untuk menghadapi tantangan di abad 21. Sehingga penting bagi guru untuk mengembangkan kedua kemampuan tersebut.

    ReplyDelete
  16. Azizah Pusparini
    14301244012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik diperlukan di era ini. Melalui pendekatan saintifik siswa terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga pengetahuan yang didapat siswa lebih bermakna. Selain itu, pembelajaran dengan mengimplementasikan pendekatan saintifik juga mengembangkan kreativitas siswa dalam menggali pengetahuan.

    ReplyDelete
  17. Muhammad Nurfauzan
    14301241015
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan Saintifik baik jika diterapkan. Siswa menjadi aktif dalam pembelajaran. Berbeda dengan pembelajaran yang biasa dulu didapat yang menjadikan guru sebagai pemeran utama sekaligus sutradara dalam kegiatan belajar mengajar, pendekatan saintifik menjadikan guru sebagai seorang sutradara dan yang akan berperan adalah siswa-siswanya. Namun perlu diingat, pendekatan saintifik tidak semerta-merta membuat guru "membiarkan" siswa untuk mandiri, tetapi guru adalah fasilitator dalam pembelajaran.

    Namun, penerapan pendekatan saintifik belum begitu optimal. Seperti yang saya temui di salah satu SMA di kota Jogja, beberapa guru mengeluhkan tentang proses penilaian siswa menjadi rumit. Guru tersebut mengatakan bahwa waktunya untuk belajar mengingat materi menjadi sedikit. Selain itu juga beberapa siswa yang memiliki prestasi rendah menjadi kesulitan belajar.

    Pendekatan Saintifik memang baik bagi pendidikan di Indonesia. Namun, tak serta merta membuat kita semua memuja pendekatan Saintifik adalah Pendekatan yang "sempurna" dan "tak ada salah" di dalamnya. Pendekatan juga hasil buah pikir anak Adam,tak mungkin sempurna. Namun, jika Pendekatan saintifik kita aplikasikan dengan baik dan dengan objek yang baik, maka dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa.

    ReplyDelete
  18. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Persepsi guru tentang pendekatan saintifik ini mungkin sebagian dari pernyataan guru. Tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada guru yang masih 'samar-samar' baik cara menerapkan maupun mengembangkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Mulai dari penggarapan RPP, penyusunan sintaks pembelajaran saintifik "5M" pada tahap menanya misalnya, guru pun mungkin kesulitan mengidentifikasi kemungkinan pertanyaan yang akan ditanyakan oleh siswa tentang suatu materi. Ini menjadi pembelajaran para guru untuk meminimalisir dan mengatasi kelemahan dalam pendekatan saintifik. Misalnya dengan membiasakan penerapan pendekatan saintifik pada siswa berkemampuan rendah secara perlahan. Sehingga kelebihan dan manfaat pendekatan saintifik bisa terwujud untuk menciptakan prestasi belajar siswa yang optimal.

    ReplyDelete
  19. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik memang sangat dibutuhkan di era pendidikan saat ini agar paradigma pendidikan bisa berubah menjadi inovatif. Postingan ini sangat perlu untuk dicermati bagi guru dan calon guru agar mereka lebih memahami tentang pendekatan saintifik dan mulai membiasakan mengajar dengan menggunakan pendekatan saintifik karena seperti yang kita ketahui bahwa guru-guru masih terbiasa mengajar dengan pembelajaran tradisional sehingga merasa kesulitan dengan pembelejaran dengan pendekatan saintifik. Dengan membiasakan mengajar dengan menggunakan pendekatan saintifik maka guru akan dapat mengatasi kesulitan yang sebelumnya dialami. Selain itu, jika siswa sudah dibiasakan dengan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, maka siswa akan mulai terbiasa belajar dengan sintak pendekatan saintifik dan perkembangan kemampuannya akan menjadi seimbang.
    Terima Kasih

    ReplyDelete
  20. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan Saintifik menurut saya sangat baik jika berhasil diterapkan. Hal itu dikarenakan siswa dapat mengkonstruk sendiri kemampuan mereka. Pembelajaran yang berpusat pada siswa ini membuat siswa mempunyai pengalaman tersendiri dan memaknai materi yang diberikan oleh guru. Pengalaman itulah yang membuat siswa lebih kreatif dan tentu saja membuat siswa memiliki daya ingat yang lebih lama. Peran guru yang hanya sebagai fasilitator menunjang siswa agar lebih aktif dan pembelajaran berpusat pada mereka. Aktifitas guru yang berlebihan di dalam kelas selama ini dirasa kurang efektif karena membuat siswa bosan dan membatasi kreatifitas siswa.

    Pendekatan Saintifik cocok untuk diterapkan di berbagai jenjang dan semua mata pelajaran. Hal ini dikarenakan sifat pendekatan saintifik yang luas dan universal.

    Namun pada kenyataannya, pendekatan Saintifik ternyata tidak mudah untuk dilakukan. Faktor penghambat diterapkannya pendekatan ini adalah tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik. Selain itu, penilaian berdasarkan pendekatan Saintifik juga sulit dilakukan.

    Tidak pahamnya guru tentang seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik juga merupakan hal yang fatal. Diharapkan dengan adanya pelatihan dari Dinas Pendidikan dan informasi-informasi dari berbagai sumber dapat membuat guru lebih siap untuk menerapkan pendekatan Saintifik di semua materi.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  21. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik saat ini memang sedang dianjurkan bahkan diwajibkan pemerintah kepada guru-guru sekolah terkait dengan implementasi kurikulum 2013. Menurut pendapat guru-guru di atas, pendekatan saintifik sangat bagus dalam memenuhi kebutuhan siswa akan kemampuan berpikir kritis, ilmiah, mengkonstruksi pengetahuannya sendiri, kreatif, demokratis, bertanggung jawab, bekerja secara mandiri ataupun berkelompok, dan sebagainya. Bahkan pendekatan saintifik yang bersifat universal dapat dipadukan dengan metode lain yang saling mendukung dan dapat diterapkan pada semua objek belajar. Pendekatan saintifik yang bersifat student center ini juga lebih menjamin bertahannya pengetahuan pada sistem kognitif mereka. Hal itu karena siswa sendirilah yang terlibat dalam pembentukan skema kognitif tersebut.

    Dari kebaikan-kebaikan yang disajikan oleh pendekatan saintifik, harapannya adalah dapat mewujudkan tujuan pendidikan yang ideal. Namun dalam pelaksanaannya, tidak mudah untuk menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran secara optimal. Nah, salah satu faktor penyebabnya menurut saya, yaitu pendekatan saintifik yang tergolong masih baru bagi para guru. Karena tergolong baru maka masih terjadi kebingungan dan belum cukup pengalaman dengan pelaksanaan pendekatan saintifik. Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan yang lebih mengenai seluk beluk dan sintak dari pendekatan saintifik. Selain pelatihan yang dilaksanakan oleh pemerintah, alangkah lebih baik jika guru terus belajar mengenai pendekatan saintifik tersebut secara mandiri, sehingga harapannya adalah pelaksanaan pendekatan saintifik dapat berjalan lebih optimal.

    ReplyDelete
  22. Nurul Faizah
    14301241022
    Pendidikan Matematika A 2014 (S1)

    Persepsi guru tentang pendekatan saintifik memberikan gambaran lebih banyak mengenai implementasi dari pendekatan belajar ini. Memang pendekatan saintifik ini sangat baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Selain siswa, guru pun juga harus kreatif dan profesional dalam menjadi fasilitator belajar siswa. Akan tetapi pendekatan saintifik ini tidak mudah dan belum berhasil diterapkan di setiap sekolah. Karena, tingkat kemampuan berpikir siswa tentunya berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Hal ini harus diperhatikan, karena jika tidak nanti siswa yang berkemampuan berpikir rendah justru akan semakin keberatan dan mengalami kognitif over loud.

    ReplyDelete
  23. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Regulasi pendidikan di Indonesia memang telah mewajibkan pembelajaran untuk menerapkan pendekatan saintifik. Hal ini berimplikasi bahwa guru harus melakukan perubahan karena kebanyakan pendekatan yang menjadi konvensi di Indonesia sebelumnya bukanlah saintifik. Perlu diterapkan dengan metode, pendekatan dan model yang selaras dan mendukung saintifik.

    ReplyDelete
  24. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Pembelajaran saintifik sangat mendukung kurikulum 2013 yang disarankan oleh pemerintah. Salah satu pendekatan yang dianjurkan agar guru dapat menggunakannya dalam pembelajaran ialah pendekatan saintifik dan tidak hanya saintifik, guru diwajibkan untuk menggunakan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dalam pembelajaran matematika. Penggunaan pendekatan sangat disarankan karena akan membuat anak didik lebih kreatif, dapat belajar secara kelompok atau mandiri, dan lain sebagainya. Saya sangat setuju bahwa dalam proses saintifik yang paling susah dilakukan oleh guru ialah proses menanya, karena menanya membutuhkan pengetahuan yang cukup, siswa tidak akan bisa menanya jika ia hanya memiliki sedikit pengetahuan, sedikit rasa ingin tahu, dan sedikit percaya diri siswa.

    ReplyDelete
  25. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Begitu bagusnya rancangan pendekatan saintifik yang diusung pemerintah untuk dunia pendidikan di Indonesia. Terlebih rancangan ini berlaku secara umum, dalam artian untuk semua bidang studi. Namun rancangan dan teori yang selalu disempurnakan tersebut tidak selalu berjalan mulus pada praktiknya. Hal ini yang dirasakan oleh para pendidik di sekolah yang menerapkan langsung rancangan dan teori-teori tersebut. Ditemukanlah banyak hambatan dan kesulitan.

    ReplyDelete
  26. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Seperti di daerah asal saya, walaupun telah dilakukan pelatihan untuk para guru, masih ada guru yang hanya duduk mendengarkan, dalam praktiknya masih saja menerapkan metode mengajar yang berpusat pada siswa. Selain itu evaluasi akhir semester menjadi momok yang dikhawatirkan oleh para guru. Karena penilaian dari berbagai aspek, serta berbagai macam tugas yang masih belum diketahui oleh guru dalam penerapannya. Dengan sosialisasi yang lebih dan lebih lagi, diharapkan kurikulum di Indonesia dapat lebih baik untuk ke depannya. Amin.

    ReplyDelete
  27. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pembelajaran saintifik merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, dimana siswa dituntut lebih aktif dalam menemukan pengetahuan. Namun tidak dipungkiri bahwa sebagian besar guru masih merasa kesulitan dalam menerapkan pembelajaran saintifik di dalam kelas. Yang paling sulit adalah pada bagian menanya. Bagaimana memancing rasa ingin tahu siswa sehingga siswa memiliki inisiatif untuk bertanya kepada guru.

    ReplyDelete
  28. Tahtalia
    14301241031
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan guru hanya sebagai fasilitator,dengan pendekatan saintifik dapat menjadikan siswa lebih aktif dalam mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilannya. Pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik siswa dilatih untuk mampu berpikir logis dan sistematis.
    Terkait metode pembelajaran yang mendukung pembelajaran dengan pendidikan saintifik, metode-metode ini berusaha membelajarkan siswa untuk mengenal masalah, merumuskan masalah, mencari solusi atau menguji jawaban sementara atas suatu masalah/pertanyaan dengan melakukan penyelidikan sehingga akhirnya siswa dapat menarik kesimpulan dan menyajikannya secara lisan maupun tulisan.

    ReplyDelete
  29. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Dalam pandangan saya, pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang sangat kaku. Meskipun begitu, saya setuju dengan pendapat bahwa pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang universal sehingga bisa digunakan untuk semua mata pelajaran. Namun, untuk membuat pembelajaran lebih fleksibel ada baiknya bila pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yang tidak terlalu menggunakan cara saintis mendapatkan ilmu. Karena sumber ilmu itu bisa berasal dari mana saja, dan bisa didapatkan menggunakan metode apa saja, bergantung kepada subjek, tempat, dan trend yang terdapat pada subjek-tempat tersebut.

    ReplyDelete
  30. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    saya ingin menaggapi persepsi guru tenang ciri ciri metode saintifik yang berpusat pada siswa. Untuk saat ini hal tersebut masih banyak yang belum dapat menerapkan. hal ini terbukti ketika saya melakukan observasi sebuah sekolah dan masih dan pembelajaran masih berpusat kepada guru. Guru mendominasi dalam pembelajaran dan siswa hanyak menjawab secara "kur" atau jawaban serentak. hal itu tentunya kurang baik dikarenakan untuk saat ini metode saintifik sangat disrankan dan wajib diterapkan. hal ini tidak lepas dari bagaimana seorang guru tersebut mengolah pembelajaran.

    ReplyDelete
  31. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Sumber informasi yang digunakan dalam pendekatan ini dapat dari mana saja. Metodenya pun sudah ditentukan dimana metodenya terdiri dari mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengkomunikasikan. Pendekatan ini cocok untuk semua pelajar di semua kalangan tingkat pendidikan. Pendekatan ini menuntut siswa untuk kreatif dan inovatif sehingga pengetahuan bisa dikonstruk oleh dirinya sendiri. Berbagai metode juga bisa dipadupadankan dengan pendekatan ini. Namun untuk menerapkan pendekatan ini dibutuhkan waktu yang cukup lama. Biasanya siswa susah dalam tahap menanya, oleh karenanya sebagai guru harus bisa memancing siswa melalui LKS atau media lainnya agar bisa bertanya.

    ReplyDelete
  32. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Beragam tanggapan masyarakat terkait pembelajaran saintifik ini. Terutama dari guru yang terlibat langsung dalam pelaksanaannya. Tanggapan guru terkait pembelajaran saintifik ini juga beragam. Misalnya ditinjau dari sumber informasi yang diperoleh guru tentang pendekatan saintifik, persepsi guru tentang ciri-ciri metode saintifik adalah sebagai berikut, persepsi guru tentang kecocokan dengan subjek didiknya, kelebihan/keunggulan pendekatan saintifik, metode lain yang dapat dipadukan dengan pendekatan saintifik, kelemahan dan penghambat dilaksanakannya pendekatan saintifik, faktor pendukung dilaksanakannya pendekatan saintifik, penerapan pendekatan saintifik pada berbagai macam mata pelajaran, maupun dari segi kesulitan menerapkan pendekatan saintifik.

    ReplyDelete
  33. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Memang banyak kendala dalam praktik pendekatan saintifik pada pembelajaran. Seperti yang telah tertulis pada poin 6 di atas. Memang dalam melakukan perubahan dari konvensional menuju mengkonvensionalkan saintifik dibutuhkan penyesuaian yang tidak mudah. Saya membayangkan siswa yang lama tidak belajar secara saintifik tentunya tidak dapat serta merta dapat memunculkannya lagi. Dibutuhkan pembiasaan agar dapat memunculkan sense saintifik dalam pembelajaran sehingga siswa dapat kembali seperti fitrahnya yaitu meneladani para ilmuan dengan saintifik.

    ReplyDelete
  34. Nurrita Sabrina (14301244010)
    Pendidikan Matematika I 2014
    S1 Pendidikan Matematika UNY

    Seperti yang telah dituliskan pada artikel ini pendekatan saintifik dapat dikolaborasikan dengan berbagai macam metode karena pendekatan ini bersifat flexibel dan universal. Dengan menggabungkan pendekatan saintifik dengan metode pembelajaran lainnya diharapkan proses pembelajaran didalam kelas lebih variatif lagi.

    ReplyDelete
  35. Nurrita Sabrina (14301244010)
    Pendidikan Matematika I 2014
    S1 Pendidikan Matematika UNY

    Saya setuju dengan tulisan di atas mengenai salah satu kegiatan dalam pembelajaran dengan metode saintifik adalah proses menanya khususnya untuk siswa yang belum terbiasa menggunakan metode saintifik dalam pembelajaran ataupun siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Siswa akan cenderung bingung dan stuck pada kegiatan tersebut. Oleh karena itu guru haruslah sebisa mungkin menyediakan alternatif lain untuk memancing rasa ingin bertanya siswa terhadap apa yang telah diamati (tahap kegiatan saintifik sebelumnya).

    ReplyDelete
  36. Nurrita Sabrina (14301244010)
    Pendidikan Matematika I 2014
    S1 Pendidikan Matematika UNY

    4. Salah satu kelemaham pendekatan saintifik yang dibahas adalah membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan pendekatan biasanya. Padahal waktu yang guru miliki sangat terbatas, oleh karena itu guru juga harus memiliki batasan maksimal untuk setiap tahapan saintifik siswa. Ketika memasuki batasan maksimal waktu yang diestimasikan guru kemudian guru haruslah membantu dan membimbing mereka untuk mencapai tujuan dan harapan dalam setiap langkah kegiatan saintifik.

    ReplyDelete
  37. Nurrita Sabrina (14301244010)
    Pendidikan Matematika I 2014
    S1 Pendidikan Matematika UNY

    Salah satu alasan pemerintah menggalakan proses belajar dengan pendekatan saintifik adalah untuk membiasakan anak Indonesia memiliki alur pemikiran seperti saintis agar mampu dan terbiasa dalam menghadapi masalah serta memecahkan permasalahannya sendiri dengan implemenatsi langkah-langkah dalam pendekatan belajar saintifik.

    ReplyDelete
  38. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya mendukung proses pembelajaran saintifik, karena menurut saya dengan pendekatan saintifik siswa akan lebih memaknai pembelajaran, dimana siswa dapat mengkonstruk pengetahuannya sendiri. dengan kegiatan 5 M , mengamati, menanya, experiment, mengasosiasi,menyajikan dapat membantu mempermudah proses pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika

    ReplyDelete
  39. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintik ini sangat bagus diterapkan dalam proses pembelajaran, agar siswa terbiasa untuk berfikir kritis, kreatif, dan sistematis. Dengan pendekatan saintifk siswa juga dapat berlatih memecahkan permasalahan dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari

    ReplyDelete
  40. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Seperti yang telah disebutkan diatas, bahwa dari berbagai macam keuntungan menggunakan pembelajaran berbasis pendekatan saintifik, ada kekurangan dari pembelajaran tersebut yaitu membutuhkan waktu yang banyak. kita ketahui bahwa proses pembelajaran disekolah terdapat batasan waktu, karna hal itu guru harus mempersiapkan pembelajaran dengan matang sehingga waktu disekolah termanfaatkan dengan baik.

    ReplyDelete
  41. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan kontekstual dapat di kolaborasikan dengan pendekatan saintifik, dimana pada pendekatan kontekstual permasalahan yang diberikan lebih kepada permasalahan dalam kehidupan sehari hari. Pendekatan Kontekstual merupakan konsep belajar yang memudahkan guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Konteks dalam pengertian pembelajaran kontekstual mempunyai makna lebih dari sekedar keterkaitan lingkungan fisik tertentu pada waktu tertentu. Proses belajarnya berlangsung alamiah dalam bentuk siswa bekerja dan mengalami, tidak hanya mentransfer atau mengkopi dari guru. lewat hal tersebut pendekatan saintifk digunakan yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasi sehingga pembelajan siswa berlangsung alamiah dan siswa dapat mengkonstruk pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  42. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    saya setuju bahwa kesulitan siswa dalam pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik adalah saat menanya karna siswa harus memiliki prior knowledge yang cukup dan membutuhkan pemahaman siswa mengenai arahan materi yang akan dipelajari. untuk mengatasi hal tersebut dapat menggunakan guided question, dimana siswa telah dipancing dengan arahan pertanyaan pertanyaan

    ReplyDelete
  43. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik ini sangat bagus diterpakan pada semua jenjang pendidikan karena bersifat luas dan universal. untuk pembelajaran saintifi di sekolah masih bergantung kepada guru yang mengajar, diharapkan guru sudah paham mengenai konsep dan landasan pendekatan saintifik sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan lancar.

    ReplyDelete
  44. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik merupakan suatu sarana untuk mencapai meaningfull learning. pembelajaran dengan saintifik juga dapat mengembangkan kreatifitas siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya

    ReplyDelete
  45. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    di Indonesia belum 100% sekolah yang menerapkan pendekatan saintifik, kurikulum 2013 yang diusung pemerintah dengan pendekatan saintifik mulai berjalan dan kedepan diharapkan semua sekolah sudah menerapkan kurikulum 2013 tersebut. Prinsip prinsip pembelajran saintifik kurikulum 2013 adalah siswa difasilitasi untuk mencari tahu, siswa dibebaskan belajar memalui berbagai sumber, peningkatan keseimbangan dan kesinambungan antara hard-skills dan soft-skills

    ReplyDelete
  46. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan Saintifik berpusat pada siswa. Hal ini telah dijelaskan Prof. Marsigit saat perkuliahan Etnomatematika dengan melatih kami agar menjadi guru yang bisa membuat siswanya mengeluarkan pikiran-pikirannya tanpa intervensi oleh guru. Guru cukup mengarahkan dan tidak membatasi siswa dalam mengeluarkan idenya.

    ReplyDelete
  47. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan Saintifik sangat cocok untuk diterapkan kepada siswa saat ini. Hal ini dimaksudkan agar dapat membangun kemampuan berpikir siswa secara kreatif dan juga mandiri. Kemampuan berpikir siswa tersebut akan sangat krusial untuk memecahkan masalah-masalah yang ada dalam kehidupan nyata tanpa harus berpatokan dengan rumus-rumus.

    ReplyDelete
  48. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Proses pembelajaran scientific merupakan perpaduan antara proses pembelajaran yangg semula terfokus pada eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi dilengkapi dengaan mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengkomunikasikan. Meskipun ada yangg mengembangkan lagi menjadi mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengolah data, mengkomunikasikan, menginovasi dan mencipta. Namun, tujuan dari beberapa proses pembelajaran yangg harus ada dalam pembelajaran scientific sama, yaitu menekankan bahwa belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan sekolah dan masyarakat.

    ReplyDelete
  49. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pendekatan scientific merupakan proses pembelajaran yangg dapat dipadankan dengan suatu proses ilmiah. Karena itu kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan sientific dalam pembelajaran. Pendekatan ilmiah diyakini sebagai titian emas perkembangan dan pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik. Metode ilmiah merujuk pada teknik-teknik investigasi atas suatu atau beberapa fenomena atau gejala, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan memadukan pengetahuan sebelumnya. Untukk dapat disebut ilmiah, metode pencarian (method of inquiry) harus berbasis pada bukti-bukti dari objek yang dapat diobservasi, empiris, dan terukur dengaan prinsip-prinsip penalaran yang spesifik. Karena itu, metode ilmiah umumnya memuat serangkaian aktivitas pengumpulan data melalui obervasi atau eksperimen, mengolah informasi atau data, menganalisis, kemudian memformulasi, dan menguji hipotesis.

    ReplyDelete
  50. Mutiara Khalida
    Kelas Filsafat Pendidikan Matematika 2013

    Pendekatan Saintifik memang masih banyak mengalami kendala. Beberapa guru masih agak kesulitan dalam merancang pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Karena pembelajaran dengan pendekatan saintifik butuh proses yang memiliki tahap-tahap sehingga pembelajaran menjadi lebih saintifik.

    ReplyDelete
  51. Mutiara Khalida (NIM 13301241054)
    Kelas Filsafat Pendidikan Matematika 2013

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik memiliki banyak manfaat terutama pada peserta didik. Karena secara otomatis peserta didik akan banyak dilibatkan dalam kegiatan sehingga menjadi lebih aktif. Peserta didik juga lebih mempunyai kesempatan mengeksplor potensi diri. Dengan ini maka jika dirancang dengan baik, pembelajaran dengan pendekatan saintifik akan lebih menarik minat peserta didik.

    ReplyDelete
  52. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Pendekatan scientific sangat berguna dalam pembelajaran dalam kelas, namun pada kenyataannya, untuk peserta didik yang tidak dibiasakan untuk bersikap ilmiah pendekatan ini menghambat mereka dalam belajar. Hal ini dikarenakan mereka terbiasa hanya menerima, bukan bertanya ataupun mencari sendiri. Saya setuju jika butuh waktu yang lama dalam membiasakan mereka, apalagi untuk kasus khusus peserta didik yang tidak ingin berpartisipasi. Karena pendekatan ini sangat membutuhkan partisipasi dari peserta didik sehingga kemajuan pembelajaran akan sangat lambat. Namun, bukan berarti tidak ada harapan bagi mereka, pembiasaan itu pasti akan membuahkann hasil. Oleh sebab itu, penting bagi guru untuk memahami seluk-beluk landasan filosofi pendekatan scientific agar dalam prakteknya dapat berlangsung dengan baik dan tidak terpaku pada 5 m(mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar dan mengambil kesimppulan) tapi dapat dikembangkan melalui metode-metode pembelajaran yang ada.

    ReplyDelete
  53. Rindang Wijayanto
    14301241028
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih atas informasi yang Bapak berikan, saya jadi lebih mengetahui lebih mendalam tentang Pendekatan Saintifik. Selain itu, di sekolah yang saya observasi beberapa guru pun juga mengalami kesulitan yang sama seperti yang telah Bapak jelaskan dalam posting ini.

    ReplyDelete
  54. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    saya ingin menanggapi mengenai persepsi guru tentang pendekatan saintifik poin guru yang kesulitan menerapkan pendekatan saintifik. saya sendiri yang masih bersekolah jurusan keguruan merasa memang cukup susah dalam menerapkan pendekatan saintifik. apalagi bagian apresepsi yang memang seluruh siswa harus dapat melakukan aktivitas apresepsi tersebut. setelah saya melakukan microteaching dengan Prof. Marsigit saya mendapatkan banyak ilmu, salah satunya tentang apresepsi yang dapat dilakukan oleh seluruh siswa caranya dengan memberikan kuis singkat kepada siswa. itu akan sangat efektif bagi siswa dalam mengingat kembali mengenai materi yang telah dipelajari dan akan digunakan kembali pada materi selanjutnya.

    ReplyDelete
  55. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari tulisan diatas telah diketahui bahwa guru-guru telah mendapatkan informasi mengenai pendekatan saintifik, dari sekolah maupun dari dinas pendidikan setempat. Hal ini bukan menjadi alasan lagi bahwa pendekatan saintifik adalah hal yang asing bagi dunia pendidikan Indonesia

    ReplyDelete
  56. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari hasil peer teaching di atas, pendekatan saintifik dengan sintaks 5M memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif dan mandiri, sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan self efficacy, juga kemampuan bekerjasama dengan kelompoknya.

    ReplyDelete
  57. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik dapat diterapkan dengan metode yang lain, seperti cooperative learning, contextual learning, dan yang lainnya seperti yang disebutkan di atas. Memadupadankan pendekatan saintifik dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti memasukkan sintaks 5M pada LKS, atau pada kegiatan siswa dalam kelompok. Sehingga metode-metode tadi dapat dilaksanakan secara berbarengan dan tercapai tujuan yang bersamaan pula

    ReplyDelete
  58. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih banyak Prof.Marsigit atas artikel yang berjudul “Persepsi Guru tentang Pendekatan Saintifik” diatas. Artikel ini sangat menarik bagi saya. Setelah membaca artikel ini saya menjadi tahu bagaimana penerapan pendekatan saintifik dilapangan dengan pendekatan saintifik yang dipelajari diperkuliahan dan micro-teaching. Berdasarkan artikel ini diketahui bahwa terdapat beberapa kendala dalam melaksanakan pendekatan saintifik dilapangan. Kesulitan yang menarik bagi saya adalah guru merasa anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan. Hal ini menjadi tugas kami sebagai calon guru untuk memberikan pembelajaran yang memfasilitasi khususnya untuk anak berprestasi rendah. Salah satu pendekatan yang menurut dapat digunakan adalah pembelajaran berbasis etnomatematika.

    ReplyDelete
  59. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Pembelajaran saintifik merupakan pembelajaran yang mengadopsi langkah-langkah ilmuwan
    dalam membangun pengetahuan melalui metode ilmiah. Model pembelajaran yang diperlukan adalah yang memungkinkan terbu-dayakannya kecakapan berpikir sains, terkembangkannya
    “sense of inquiry” dan kemampuan berpikir kreatif siswa (De Vito, 1989). Pembelajaran saintifik dilakukan dengan tahap mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasikan, dan mengomunikasikan. Pembelajaran ini dapat meningkatkan pemahaman siswa dari segi isi maupun pengalaman (Edelson, Gordin & Pea, 1999). Selain pembelajaran saintifik, kurikulum merekomendasikan pula penggunaan pembelajaran berbasis masalah (problem based learning, PBL) dan pembelajaran berbasis projek
    (project based learning, PjBL). PBL dapat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan berfikir
    tingkat tinggi (Weissinger, 2004; Arends, 2012). Pembelajaran berbasis masalah merupakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa yang mengorganisasikan kurikulum dan pembelajaran dalam situasi yang tidak terstruktur dan memberikan masalah dunia nyata (Mergendoller, Maxwell & Belissimo, 2006; Massa, 2008; Arends & Kilcher, 2010). Masalah dalam PBL berupa masalah autentik untuk
    dijadikan tonggak untuk melakukan investigasi dan penemuan (Arends, 2012), berkolaborasi dan mengatur pembagian tugas antarsiswa (Arends & Kilcher, 2010). Demikian pula halnya dengan PjBL yang merupakan metode yang mendukung, memfasilitasi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran (Tamin & Grant, 2013).

    ReplyDelete
  60. Zuharoh Yastara Anjani
    14301241025
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik meliputi kegiatan 5M yaitu mengamati/menanya, mengumpulkan informasi, mencoba/mengasosiasi, mengomunikasikan, dan menyimpulkan. Salah satu prinsip penting dalam pendekatan saintifik ini adalah pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dengan prinsip ini, siswa diharapkan dapat berperan aktif dalam pembelajaran. Siswa diarahkan untuk dapat membangun konsepnya sendiri, sehingga guru hanya berperan sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  61. Untuk dapat memahami tentang pendekatan Saintifik yang pertama adalah melakukan kegiatan saintifik tersebut. Guru ketika dalam pendidikan dan pelatihan diberi kegiatan-kegiatan yang menerapkan langkah-langkah saintifik dengan menyediakan alat peraga, sumber belajar, bahan belajar, petunjuk belajar sehingga terdapat gambaran dalam pikiran guru tentang pendekatan Saintifik. Kemudian setelah itu tersedianya buku pedoman. Dengan demikian diharapkan kemampuan dan profesionalitas guru meningkat dalam pembelajaran Namun, dalam implementasinya perlu disesuaikan dengan kondisi peserta didik dan satuan pendidikan termasuk penggunaan media, alat, bahan, dan sumber belajar. Karena tidak semua sekolah memiliki seluruh faktor pendukung yang disebutkan oleh sembilan guru tersebut.

    ReplyDelete
  62. Sintak pendekatan saintifik yaitu Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan. Pengetahuan timbul karena adanya pertanyaan dari fenomena yang terjadi. Fenomena –fenomena yang dapat diamati tentu banyak dalam kehidupan, fenomena alam, fenomena sosial, fenomena politik, fenomena ekonomi. Dalam pembelajaran matematika, ketika materi telah mencapai pada taraf abstrak kalkulus atau aljabar misalnya maka kadang proses pengamatan yang diinginkan tidak terjadi sesuai rencana. Tidak adanya atau belum ditemukan fenomena yang menuju hal tersebut. Fenomena yang perlu diamati dalam matematika abstrak yang belum sesuai.

    ReplyDelete
  63. Muhammad Nurfauzan
    14301241015
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Pendekatan Saintifik memang baik bagi pendidikan di Indonesia. Namun, tak serta merta membuat kita semua memuja pendekatan Saintifik adalah Pendekatan yang "sempurna" dan "tak ada salah" di dalamnya. Pendekatan juga hasil buah pikir anak Adam,tak mungkin sempurna. Namun, jika Pendekatan saintifik kita aplikasikan dengan baik dan dengan objek yang baik, maka dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa.

    Maka, perlu adanya peningkatan dalam penerapan Pendekatan saintifik tersebut. Pelatihan-pelatihan dan sosialisasi perlu ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya agar Pendekatan Saintifik dapat berlaku baik atau efektif dan efisien lagi. Dan dapat mengoptimalkan hasil belajar peserta didik. Semoga bermanfaat.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  64. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang diterapkan oleh pendidikan di Indonesia pada Kurikuluam 2013. Sebenarnya sintaks dalam pendekatan ini didesain agar meneladani para ilmuan. Hal ini dilakukan agar siswa memiliki sikap dan sifat kritis dalam pembelajaran sehingga tidak hanya sekedar belajar secara mempercayai tapi juga melakukan aktivitas yang hasilnya bisa mengkonfirmasi temuan ahli.

    ReplyDelete
  65. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik pada dasarnya dapat dimaknai sebagai langkah untuk menerjemahkan. Misalnya ketika terdapat suatu rumus matematika yang telah ditemukan kemudian siswa diminta ntuk membuktikannya. Pada waktu ini siswa sebenarnya sedang berusaha untuk menerjemahkan pemikiran-pemikiran penemunya. Sehingga siswa berusaha untuk menyamakan (mengisomorfiskan) pemikirannya yang tertuang pada pembuktian dengan rumus yang telah ditemukan.

    ReplyDelete
  66. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    pendekatan saintifik adalah pendekatan yang disarankan di kurikulum terbaru saat ini yaitu kurikulum 2013. para guru diharapkan dapat menggunakan pendekatan saintifik dalam pembelajaran yang diajarkan kini. tetapi mungkin masih banyak guru yang masih kesulitan menemukan sumber buku untuk pembelajaran dengan pedekatan saintifik terutama tentang tahapannya.

    ReplyDelete
  67. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049
    Pembelajaran yang baik harusnya mampu memfasilitasi siswa untuk mengeksplorasi pengetahuan disekitar mereka. Guru harus mampu memilih model pendekatan yang digunakan agar pembelajaran dapat memaksimalkan potensi siswa dalam bereksplorasi. Salah satu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa untuk dapat mengeksplorasi adalah pendekatan saintifik. Pendekatan ini memberi kesempatan kepada siswa untuk dapat menggali informasi secara langsung dan secara mandiri, sehingga siswa akan terbiasa untuk memunculkan rasa ingin tahunya.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  68. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    pendekatan saintifik ini masih banyak kendala. kendala pada nomor 9 dimana guru kesulitan menerapkan metode saintifik itu sendiri dikarenakan pada proses penilaiannya, dan cara menerapkannya pada sintak menanya. Kesulitan ini tidak serta merta hanya guru sebagai pelaku penerapan, siswa yang belum siap dengan menggunakan metode saintifik juga bisa menjadi sebab karena tanpa adanya interaksi dari guru dan siswa pembelajaran tak lagi bermakna.

    ReplyDelete
  69. Isnan Noor Wahid Rohmatulloh
    14301241057
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Di era global seperti sekarang ini dimana teknologi sudah semakin berkembang memang model pembelajaran dengan pendekatan saintifik dinilai perlu dan cocok digunakan dalam proses belajar-mengajar di sekolah.

    ReplyDelete
  70. Isnan Noor Wahid Rohmatulloh
    14301241057
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran yang berpusat pada siswa seperti pada pembelajaran saintifik dapat meningkatkan berbagai kemampuan siswa. Selain itu juga berguna dalam memepersiapkan masyarakat Indonesia yang siap bersaing dalam tatanan global, sehingga dapat menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

    ReplyDelete
  71. Isnan Noor Wahid Rohmatulloh
    14301241057
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Seperti yang telah disampaikan dalam postingan ini, pendekatan saintifik juga memiliki kelemahan dan penghambat dalam pelaksanaannya. Maka dari itu disinilah kita dapat mengetahui tingkat kesiapan guru dalam proses pembelajaran. Jika guru sudah siap, maka beberapa hambatan yang ada pasti isa dihadapi dengan baik.

    ReplyDelete
  72. Indri Ardiati
    14301241047
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Saya sangat setuju dengan pendapat bahwa pendekatan saintifik cocok digunakan untuk pembelajaran di semua jenjang pendidikan karena dengan menggunakan pendekatan saintifik siswa akan menjadi lebih aktif dan ilmu yang diperoleh akan melekat lebih lama di benak siswa.

    ReplyDelete
  73. Indri Ardiati
    14301241047
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Hal penting yang saya peroleh disini adalah dalam penggunaan pendekatan saintifik untuk pembelajaran kemampuan guru atau profesionalitasnya sangatlah diperhatikan karena seperti yang disebutkan di atas bahwa untuk menggunakan pendekatan saintifik diperlukan persiapan mengajar yang lebih banyak dan membutuhkan waktu yang lebih lama, sehingga diharapkan guru dapat mempersiapkan persiapan mengajar sedemikian sehingga pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik akan berlangsung dengan efektif dan efisien.

    ReplyDelete
  74. Indri Ardiati
    14301241047
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya pribadi metode lain yang cocok dapat dipadukan dengan pendekatan saintifik adalah Problem Based Learning atau PBL karena dengan menggunakan model pembelajaran PBL siswa dapat berperan aktif untuk menyelesaikan masalah yang diberikan melalui tahap-tahap ilmiah (saintifik) sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan masalah yang diberikan tersebut sekaligus memiliki keterampilan untuk menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete
  75. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam pendekatan saintifik terdapat sintak atau langkah-langkah yang biasa disebut dengan 5M, yaitu Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengasosiasi, dan Mengkomunikasikan. Kegiatan pada 5M itu dapat memfasilitasi siswa untuk secara aktif atau terlibat langsung dalam mengkonstruksi pengetahuannya. Sehingga secara tidak sadar akan memberikan dampak positif seperti siswa lebih kreatif, siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis, lebih demokratis, melatih kemampuan berkomunikasi, toleransi antar teman, dan masih banyak lagi.

    ReplyDelete
  76. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Banyak kelebihan atau hal positif yang dapat diperoleh dengan pendekatan saintifik. Namun, ada pula beberapa kendala atau kelemahan dan penghambat dalam pelaksanaan pendekatan saintifik. Seperti yang sudah dijelaskan di atas memang pernah saya rasakan ketika kuliah micro. Persiapan yang diperlukan lebih lama dari pada pembelajaran konvensional (ekspositori) karena guru harus mempersiapkan ide kegiatan yang cocok untuk diterapkan ke dalam 5M sehingga materi yang diajarkan dapat mudah dipahami oleh siswa. Selain itu, salah satu hal yang sangat krusial adalah membutuhkan waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah. Hal tersebut tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Diperlukan usaha dan kesabaran. :)

    ReplyDelete
  77. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik menurut saya memang lebih fleksibel dan cocok untuk dipadukan dengan metode atau model pembelajaran yang lain. Guru dapat menyesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa atau kemampuan yang ingin ditingkatkan. Misalnya untuk siswa HOTS, pendekatan saintifik dapat dipadukan dengan PBL yang membutuhkan kemampuan pemecahan masalah yang tinggi dan prior knowledge yang cukup. Pendekatan saintifik juga dapat dipadukan dengan pembelajaran kooperatif, tipe STAD misalnya. Karena anggota kelompok yang heterogen, siswa yang prior knowledge nya belum cukup (LOTS) dapat berdiskusi dengan siswa lain yang lebih paham, sehingga diharapkan pemahaman akan suatu materi dapat merata.

    ReplyDelete
  78. Agus Cahyanto
    14301241033
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik sangat baik untuk diterapkan di sekolah. Dengan kegiatan 5M (mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, mengomunikasikan) memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkontruksi sendiri konsep pemikirannya. Dalam pendekatan ini guru hanya sebagai fasilitator dan motivator agar siswa dapat lebih aktif. Selain itu, dengan pendekatan saintifik siswa diharapkan memiliki kemandirian dalam belajar serta memiliki kemampuan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang baik.

    ReplyDelete
  79. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Segala sesuatu di dunia ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu pula dengan pendekatan saintifik, yang merupakan pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam kurikulum 2013. Pendekatan ini memiliki kelebihan dan juga kekurangannya. Tidak semua mata pelajaran yang diajarkan bisa menerapkan metode ini. Guru sebagai pendidik, tentunya harus memahami pendekatan pembelajaran ini, sebelum ia menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Guru perlu mempertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakan pendekatan ini dalam kegiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  80. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika 2014
    Pada setiap aplikasi kurikulum mempunyai aplikasi pendekatan pembelajaran berbeda-beda, demikian pada kurikulum sekarang ini. Scientific approach (pendekatan ilmiah) adalah pendekatan pembelajaran yang diterapkan pada aplikasi pembelajaran berbasis kurikulum 2013. Langkah pembelajaran pada scientific approach mencakup beberapa ranah pencapaian hasil belajar yang tertuang pada kegiatan pembelajaran. Proses pembelajaran menyentuh tiga ranah, yaitu: sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Hasil belajar melahirkan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Pada pembelajaran yang berbasis scientific guru berperan sebagai fasilitator bagi siswa dalam proses mengeksplorasi pengetahuannya.

    ReplyDelete
  81. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Pendekatan ilmiah (scientific approach) menekankan pada keterlibatan peserta didik dalam berbagai kegiatan yang memungkinkan peseta didik aktif dalam pembelajaran dengan pendekatan ilmiah yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengomunikasikan, dan membangun jejaring (Mulyasa, 2015: 99).

    ReplyDelete
  82. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang terdiri dari 5M, memang bukan satu satunya pendekatan pembelajaran dan 5M bukan urutan langkah-langkah yang baku. dalam pendekatan saintifik dapat memberikan pengalaman kepada siswa, dapat mengembangkan sikap ilmiah, dapat mendorong ekosistem sekolah berbasis aktivitas ilmiah, dapat menantang dan memotivasi siswa.
    sumber:
    Pusat Kurikulum dan Perbukuan
    Badan Penelitian dan Pengembangan
    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

    ReplyDelete
  83. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Seperti yang telah kita ketahui bahwa pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran kuriulum 2013 adalah pendekatan scaintifik dimana tujuannya untuk penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi, yaitu dengan pendekatan scaintifik. Kurikulum 2013 menekankan penerapan pendekatan scientific (meliputi: mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, dan mencipta untuk semua mata pelajaran) (Sudarwan, 2013). Maka dengan pendekatan ini siswa dibimbing agar lebih aktif dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  84. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran dengan mengedepankan pendekatan saintifik memang tidak mudah. Sebagai seorang guru, guru hendaknya memiliki pengetahuan dan kreatifitas lebih untuk menciptakan pembelajaran saintifik. Dengan mengikuti kegiatan-kegiatan diskusi dengan sesama guru, mengikuti seminar, workshop, dan arahan-arahan dari dinas terkait akan meningkatkan kecakapan guru dalam menerapkan pembelajaranb pendekatan saintifik, dengan tidak terlepas dari evaluasi setelah melakukan pembelajaran.

    ReplyDelete
  85. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik menuntut pembelajaran yang harus berpusat kepada siswa. Artinya guru hanya sebagai fasilitator bagi siswa. Guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang memaksa siswa untuk aktif mengikuti aktivitas di kelas.

    ReplyDelete
  86. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam menerapan pembelajaran dengan pendekatan saintifik memerlukan persiapan khusus. Guru harus mampu berpikir kreatif dalam menyiapkan bahan-bahan pembelajaran, seperti lks, rpp, media-media lainnya. Setiap guru harus bisa saling terbuka,saling bertukar pikiran dan berdiskusi terkait pembelajaran saintifik.

    ReplyDelete
  87. Rindang Wijayanto
    14301241028
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dengan diterapkannya pendekatan saintifik yang memusatkan pembelajaran pada siswa diharapkan siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri sehingga pengetahuan itupun akan terkenang dibenak siswa. Oleh karena itu guru harus bisa memfasilitasi siswa agar dapat membangun pengetahuannya.

    ReplyDelete
  88. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Pendekatan saintifik mulai di dengungkan sebelum saya melakukan PPL. Ketika PPL berlangsung, pendeketan saintifk sudah mulai diterapkan di sekolah. Sebagai guru, pada awalnya mungkin memang terlihat sulit, karena banyak komponen yang harus dipahami. Selian bagi guru, siswa juga sedikit mengalami kesulitan dalam masa transisi tersebut. alhasil, masa percobaan tidak memuaskan, hal ini menimbulkan berbagai problematika dalam pendidikan. Penerapan K-13 terkesan terburu-buru dan kurang persiapan yang matang. Guru-guru juga kalang kabut, terutama mereka yang sudah lanjut usia. Output pertama pendekatan saintifik setelah diterapkan selama tiga tahun, memberikan hasil yang kurang memuaskan. Banyak problem karena siswa yang diterima di perguruan tinggi pada jalur snmptn justru berkurang. Hal ini semoga dijadikan pelajaran untuk perbaikan kedepannya.

    ReplyDelete
  89. Maria Emanuela Ewo
    NIM 16706261003
    S3 pendidikan dasar
    Pendekatan saintifik ( mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, mengkomunikasikan) pada pembelajaran matematika di sekolah dapat membuat peserta didik untuk mengkonstruk konsep pemikirannya sehingga siswa diharapkan memiliki kemandirian belajar, memiliki sikap positif untuk berbagai pengetahuan yang telah dikonstruk kepada peernya, serta memiliki kemampuan komunikasi matematikan yang baik.

    ReplyDelete
  90. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan pembelajaran saintifik merupakan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013. pendekatan pembelajaran ini dimaksudkan agar peserta didik mampu berpikir kreatif, mampu berkolaborasi, dan mampu berkomunikasi dalam arti matematis. Dalam pembelajarannya, peserta didik lah yang menjadi pusat pembelajaran atau student center dimana siswa dituntut untuk aktif dan proaktif dalam mencari apa yang mereka butuhkan agar tujuan pembelajaran tercapai. Akan tetapi, guru harus memiliki berbagai cara untuk memfasilitasi siswa terlibat aktif saat pembelajaran berlangsung sehingga tujuan utama dari pendekatan saintifik dapat tercapai dengan maksimal.

    ReplyDelete
  91. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Pendekatan pembelajaran saintifik sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaboasi, dan kreatif. Menilik tuntutan pendidikan di abad 21, pendekatan saintifik sangatlah cocok untuk diterapkan dalam menggeser pola pikir siswa maupun guru tentang pendidikan.

    ReplyDelete
  92. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    pendidikan merupakan wadah untuk membuat siswa menjadi sosok yang memiliki karakter yang bagus dari sisi mental maupun kognitif. Oleh sebab itu, penggunaan pendekatan saintifik menjadi wajib disamping hal tersebut merupakan aturan di dalam kurikulum 2013. hendaknya semua pihak bersama-sama bersinergi dalam membentuk kualitas siswa Indonesia.

    ReplyDelete
  93. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Postingan ini sangat bermanfaat bagi guru dan calon guru. Penerapan pendekatan saintifik tidaklah mudah seperti teori yang ada, dalam prakteknya guru masih kesulitan dalam proses pembuatan rancangan pelaksanaan pembelajaran terutama bagian apersepsi, motivasi dan kegiatan menanya.

    ReplyDelete
  94. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Adanya pendekatan saintifik ini diharapkan dapat memajukan pendidikan yang berkualitas di Indonesia sehingga dapat bersaing dengan dunia pendidikan luar. Tetapi jika tidak diimbangi dengan pelatihan guru atau calon guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran dengan pendekatan saintifik maka tujuan tersebut tidak dapat tercapai secara maksimal.

    ReplyDelete
  95. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Beberapa ciri-ciri Pendekatan Saintifik dalam pembelajaran yaitu berpusat kepada siswa, guru hanya berfungsi sebagai fasilitator, terdapat sintak pembelajaran yang terdiri dari mengamati-menanya-mencoba-menalar dan mengomunikasikan, murid menentukan konsep dari lingkungan, guru berfungsi sebagai motivator, metode saintifik dapat dipadukan dengan metode yang lain yang selaras. Berdasakan ciri-ciri tersebut banyak guru yang masih kesulitan dalam menerapkannnya, guru terkadang bingung bagaimana harus memotivasi siswanya, guru setiap masuk kelas memberikan motivasi tetapi malah siswa terkadang tidak merespon sama sekali. Ini apakah antara guru yang tidak bisa memotivasi atau memang siswa yang kurang motivasi dalam belajar. Inilah yang menjadi permasalahan yang ada dilapangan. Bahakan di seluruh pelosok tanah air.

    ReplyDelete
  96. Novi Indah Lestari
    14301244001
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    postingan ini sangat berguna dalam menambah pengetahuan saya mengenai persepsi beberapa guru mengenai pendekatan saintifik. informasi ini dapat memperluas pengetahuan saya sebagai seorang calon guru

    ReplyDelete
  97. Novi Indah Lestari
    14301244001
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    saya sangat setuju dengan poin kelemahan dan penghambat dilaksanakannya pendekatan saintifik. karena saya juga pernah menyaksikan secara langsung proses pembelajaran di dalam kelas di suatu SMP negeri di sleman, dan memang betul bahwa pendekatn saintifik ini membutuhkan waktu yang lama, karena sangat sulit untuk memandu siswa untuk melaksanakan 5M. hal ini juga diperkuat oleh guru mata pelajaran matematika tersebut

    ReplyDelete
  98. Novi Indah Lestari
    14301244001
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    menurut saya, ada juga faktor lain yang menghambat dilaksanakannya pendekatan saintifik, yaitu kurangnya faktor pendukung seperti masih banyak terdapat ketidakfasihan guru dalam mengkreasikan pembelajaran, misal dengan membuat LKS atau menggunakan media pembelajaran yang canggih. padahal, di lokasi tersebut sangat besar kemungkinan untuk menggunakan media pembelajaran yang canggih

    ReplyDelete
  99. Novi Indah Lestari
    14301244001
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    saya juga setuju bahwa kesulitan dalam menerapkan pendekatan saintifik adalah memancing siswa untuk bertanya. guru perlu memutar otak untuk memberi pancngan agar membuat siswa nya mau dan tidak malu untuk bertanya. oleh karena itu, sebaiknya guru sering berlatih agar dapat menanggulangi situasi seperti itu

    ReplyDelete
  100. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan pembelajaran saintifik merupakan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013. pendekatan pembelajaran ini dimaksudkan agar peserta didik mampu berpikir kreatif, mampu berkolaborasi, dan mampu berkomunikasi dalam arti matematis.

    ReplyDelete
  101. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Pendekatan pembelajaran saintifik sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaboasi, dan kreatif. Menilik tuntutan pendidikan di abad 21, pendekatan saintifik sangatlah cocok untuk diterapkan dalam menggeser pola pikir siswa maupun guru tentang pendidikan. pendidikan merupakan wadah untuk membuat siswa menjadi sosok yang memiliki karakter yang bagus dari sisi mental maupun kognitif. Oleh sebab itu, penggunaan pendekatan saintifik menjadi wajib disamping hal tersebut merupakan aturan di dalam kurikulum 2013. hendaknya semua pihak bersama-sama bersinergi dalam membentuk kualitas siswa Indonesia.

    ReplyDelete
  102. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Tidak ada pendekatan yang betul-betul efektif dalam memfasilitasi berbagai karakter siswa dan berbagai macam materi pelajaran. hanya saja, pendekatan yang digunakan haruslah dapat memfasilitasi siswa dan memberikan bekal yang cukup bagus untuk siswa dalam kehidupan di masa depan.

    ReplyDelete
  103. ‘Aynun Fitri
    14301241016
    Pendidikan Matematika 2014 A

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap.

    ReplyDelete
  104. ‘Aynun Fitri
    14301241016
    Pendidikan Matematika 2014 A

    Pendekatan Saintifik merupakan salah satu pendekatan yang bisa diterapkan dalam pembelajaran dan dalam kurikulum terbaru sekarang pendekatan saintifik tidak lagi wajib untuk diterapkan. Karena nyatanya dalam penerapannya terdapat persepsi yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  105. ‘Aynun Fitri
    14301241016
    Pendidikan Matematika 2014 A

    Terdapat beberapa prinsip dalam pembelajaran saintifik, yaitu :
    - Peserta didik difasilitasi untuk mencari tahu
    - Peserta didik belajar dari berbagai sumber belajar
    - proses pembelajaran menggunakan pendekatan ilmiah
    - pembelajaran berbasis kompetensi
    - pembelajaran terpadu

    ReplyDelete
  106. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Menjadi tenaga pendidik memang dituntut untuk terus up to date terhadap hal-hal baru. Terutama soal metode pembelajaran dan penerapannya di kelas. Salah satu metode yang sedang digandrungi guru-guru saat ini adalah metode Saintifik. Dengan kelebihan dan kelemahan yang dimiliki metode tersebut, sudah menjadi tugas guru untuk terus berimprovisasi dan berinovasi agar siswa mudah mengikuti suatu metode pembelajaran. Perbaikan terus diperlukan agar pembelajaran metode Saintifik semakin efektif dalam proses belajar dan mengajar di kelas.

    ReplyDelete
  107. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Setiap negara mempunyai kurikulum yang berbeda – beda, begitu juga dengan Indonesia. Kurikulum di Indonesia juga berbeda dengan negara lain. Setiap kurun waktu tertentu kurikulum memang ahrus diganti. Tetapi banyak persoalan dalam kurikulum saat ini yang menggunakan pendekatan saintifik. Menurut saya, pendekatan saintifik dapat membuat siswa lebih aktif karena guru hanya bersifat sebagai fasilitator dan pembelajarannya memperhatikan beberapa aspek dalam diri siswa termasuk bagaimana pengetahuan konseptual, prosedural, faktual dan metakognitif siswa. Jadi siswa akan lebih dapat mengembangkan pengetahuannya dan kognitifnya melalui kegiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  108. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik ialah pendekatan yang diterapkan di dalam pembelajaran dengan kurikulum 2013. Seperti yang telah dijelaskan di awal, bahwa guru mengetahui pendekatan ini melalui informasi dari pihak sekolah tempat mereka bekerja, pelatihan yang telah diikuti, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Internet, dan media masa. sebagai calon guru, saya mengetahui metode ini dari kuliah yang saya ikuti, tidak hanya itu tetapi juga dari peraturan pemerintah terkait kurikulum 2013, serta diperoleh dari mencari informasi melalui internet.

    ReplyDelete
  109. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Saya menyetujui kekurangan dari pendekatan saintifik yang telah disampaikan pada postingan tersebut. Ini dikarenakan, pada beberapa poin, saya mengalami sendiri ketika menerapkannya di saat micro-teaching. Saat pembelajaran, diperlukan waktu yang relatif lama pada setiap tahapannya, terutama pada tahap mengomunikasikan. Waktu yang terbatas, membuat tidak semua siswa atau kelompok mampu mengomunikasikan hasil temuan mereka setelah melakukan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Ditambah lagi, bagi siswa yang memiliki kemampuan yang rendah, akan sulit dan lebih lama dalam melakukan kegiatan belajar mengajar di kelas.

    ReplyDelete
  110. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Saya menyetuji bahwa pendekatan ini dapat diterapkan di berbagai macam jenis matapelajaran. Ini dikarenakan,pada pendekatan ini, siswa dapat belajar melalui hal yang konkret dan melalui hasil pengamatan mereka sendiri. Sedangkan hal konkret di masyarakat dapat diamati dan diperoleh pengetahuan darinya.

    ReplyDelete
  111. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan ini pun juga cocok diterapkan di berbagai tingkat pendidikan, seperti yang disampaikan pada postingan di atas, terutama untuk anak SD. Melalui pendekatan ini, siswa SD dapat belajar melalui kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan sesuai dengan langkahnya. Ini sesuai dengan kenyataan bahwa siswa SD belajar melalui kegiatan yang mereka lakukan. Sedang untuk siswa SMP, SMA, dan mahasiswa, melalui pendekatan ini mereka mampu untuk dapat menemukan sendiri rumus atau teori dari matapelajaran yang mereka pelajari, serta mampu membangkitkan rasa percaya diri mereka terhadap kemampuan yang mereka miliki.

    ReplyDelete
  112. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Dari penjelasn diatas kita dapat menyimpulkan bahwa dalam pelaksaan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 masih perlu diperbaiki dan di evaluasi kembali, terkait presepsi prsespsi guru tersebut dapat menjadi acuan evaluasi bagi pemerintah karna pada dasarnya guru lah yang berkomunikasi langsung dengan siswa sehingga banyak kesulitan yang dialami oleh guru itu adalah hal yang wajar dna segera dicari solusinya oleh pemerintah. Kesulitan yang ada yaitu contohnya tidak semua materi dapat diajarkan dengan pedekatan saintifik dan siswa yang belum siap dan masih butuh waktu penyesuaian deangan kurikulum baru denagn pendekatan saintifik.

    ReplyDelete
  113. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Komponen 5M pada pendekatan saintifik juga memiliki kelemahann yang paling penting dan paling krusial untuk segara diatasi menurut saya, yaitu pada komponen (observing) mengamati, dimana peserta didik seringkali acuh tak acuh dalam mengamati fenomena alam, percobaan. dsb.

    ReplyDelete
  114. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pembelajaran saintifik maupun konvensional memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Guru harus bisa menganalisis pada saat apa penggunaan efektif pembelajan saintifik. Karena tidaklah mungkin semua materi dilakukan keegiatan belajar mengajar dengan metode yang sama secara terus menerus

    ReplyDelete
  115. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pembelajaran saintifik merupakan pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa dibanding guru. Siswa diharapkan lebih aktif mecari informasi, dengan bantuan guru sebagai fasilitator. Tetapi banyak guru yang cenderung hanya membiarkan siswanya berlajar sendiri dengan memberikan tugas-tugas yang berlebihan

    ReplyDelete
  116. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pada dasarnya tujuan dari pendekatan saintifik sangatlah bagus, tetapi dalam pelaksanaanny tidak semulus pada rencananya. Butuh waktu lama untuk menyesuaikan metode pembelajaran ini khususnya dari segi guru. Karena yang mengontrol pembelajaran dikelas adalah guru. Pelatihan pada guru haruslah dilakukan dengan pengawasan yang baik, tidak hanya sekedar guru tau tetapi juga harus bisa mengimplementasikannya

    ReplyDelete
  117. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Kelemahan pendekatan saintifik yang berkaitan dengan proses pembelajaran yaitu motivasi peserta didik yang masih rendah, hal ini kemungkinan berkaitan dengan kesadaran terhadap urgensi belajar yang masih rendah. Di samping itu, terkadang dalam melakukan proses mengamati memerlukan waktu persiapan dan pelaksaanaan yang lama, biaya yang mahal dan tenaga yang relatif banyak. Kemudian jika dalam mengamati tidak terkendali akan mengaburkan makna serta tujuan pembelajaran.

    ReplyDelete
  118. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Tentu kita semua telah mengetahui bahwa pendekatan saintifik terdiri dari beberapa tahapan di dalamnya, seperti mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan. tentunya tidak mudah bagi siswa maupun guru untuk memulai pendekatan yang baru ini yaitu pendekatan saintifik dibandingkan dengan pendekatan yang lama dahulu.

    ReplyDelete
  119. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Kelemahaman pendekatan saintifik menurut saya yaitu susahnya dalam mebuat LKS sedemikian hingga siswa dapat menemukan konsep melalui LKS tersebut. saya membutuhkan waktu yang tidak sebentar agar suapaya dapat menyusun LKS dengan baik dan siswa mendapatkan sesuatu dari LKS tersebut. dibutuhkan sumber yang tidak sedikit dalam membuat LKS tersebut, karena LKS bukan kumpulan soal.

    ReplyDelete
  120. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Di dalam pendekatan saintifik juga melalui tahapan tahapan 5M tersbeut tidak mudah dalam hal kesimpulan dari siswa. karena kebanyakan siswa masih malu dan takut dalam menyimpulkan apa yang mereka pikikan dan mereka dapatkan. Sebagai guru pun takut jika salah dalam mendidik siswa, karena ditakutkan guru bersikap terlalu otoriter terhadap apa yang guru kehendaki kepada siswa sehingga siswa takutnya akan menjadi tertekan.

    ReplyDelete
  121. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Di dalam pendekatan saintifik penting bagi guru untuk menahan hasratnya dalam memamerkan ilmu apa yang telah guru miliki. karena disini siswalah yang aktif dan guru memfasilitasinya, bukan guu hanya memamerkan ilmu apa yang telah dimiliki guru. guru sebaiknya bersikap lebih bijaksana dalam mengatur keinginannya untuk selalu menjelaskan dan membuat siswanya pasif.

    ReplyDelete
  122. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Tulisan di atas berisi tentang persepsi guru tentang pendekatan saintifik, hal-hal yang dipikirkan oleh guru mengenai pendekatan saintifik. Persepsi guru tentunya sangat beragam, ada yang merasa terbantu dengan pendekatan saintifik, tetapi ada pula yang merasa kesulitan dalam penerapannya. Saya menyoroti kesulitan dalam menerapkan pendekatan saintifik di kelas, yaitu kesulitan dalam proses menanya. Berdasarkan kuliah etnomatematika oleh Bapak Marsigit yang saya ikuti, saya mengetahui bahwa proses menanya sebenarnya adalah adaptasi dari pembelajaran di luar negeri yaitu hipotesis, jadi menanya dalam sintak pendekatan saintifik adalah proses hipotesis dari siswa atau lebih mudah dipahami sebagai dugaan awal oleh siswa.

    ReplyDelete
  123. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    setiap pendekatan pembelajaran pastilah memiliki kekurangan yang bermacam-macam. seperti halnya pendektan saintifik. perencanaan yang matang dan agak sulit memang terkadang menjadi kendala, akan tetapi guru dapat mengatasinya dengan fasilitas dari pemerintah, misalnya buku.

    ReplyDelete
  124. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    penilaian memang menjadi rumit karena aspek yang dinilai bukan hanya aspek kognitif saja. untuk siswa dengan kemampuan yang rendah, dapat diatasi dengan pemberian kelas remidial oleh guru agar tetap dapat mengikuti kelas biasa dengan cukup bagus. untuk awal penerapan, kemungkinan besar memang akan banyak terjadi kesulitan dari guru maupun siswa.

    ReplyDelete
  125. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik adalah pendekatan yang dilakukan berdasarkan kurikulum 2013. Dalam pendekatan saintifik siswa diharuskan untuk melakukan proses mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah informasi, kemudian mengkomunikasikan. Dengan pendekatan seperti ini siswa akan menjadi lebih mandiri dan siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri. Akan tetapi pembelajaran dengan pendekatan seperti ini membutuhkan persiapan yang lebih banyak. Oleh karena itulah kesediaan dan keprofesionalitasan guru sangat diperlukan.

    ReplyDelete
  126. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada hakikatnya, pendekatan scientific sangatlah bagus jika penerapannya sesuai. Proses pembelajaran yanag mengimplementasikan pendekatan scientific akan menyentuh tiga ranah, yaitu: sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), dan keterampilan (psikomotor). Dengan proses pembelajaran yang demikian maka diharapkan hasil belajar melahirkan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi.

    ReplyDelete
  127. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ada lima kegiatan utama di dalam proses pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, yaitu:
    1. Mengamati
    Mengamati dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan mencari informasi, melihat, mendengar, membaca, dan atau menyimak.
    2. Menanya
    Menanya untuk membangun pengetahuan peserta didik secara faktual, konseptual, dan prosedural, hingga berpikir metakognitif, dapat dilakukan melalui kegiatan diskusi, kerja kelompok, dan diskusi kelas.
    3. Mencoba
    Mengeksplor/mengumpulkan informasi, atau mencoba untuk meningkatkan keingintahuan peserta didik dalam mengembangkan kreatifitas, dapat dilakukan melalui membaca, mengamati aktivitas, kejadian atau objek tertentu, memperoleh informasi, mengolah data, dan menyajikan hasilnya dalam bentuk tulisan, lisan, atau gambar.
    4. Mengasosiasi
    Mengasosiasi dapat dilakukan melalui kegiatan menganalisis data, mengelompokan, membuat kategori, menyimpulkan, dan memprediksi/mengestimasi.
    5. Mengkomunikasikan
    Mengomunikasikan adalah sarana untuk menyampaikan hasil konseptualisasi dalam bentuk lisan, tulisan, gambar/sketsa, diagram, atau grafik, dapat dilakukan melalui presentasi, membuat laporan, dan/ atau unjuk kerja.
    Lima kegiatan tersebut apabila dilakukan guru secara kontinu/berkelanjutan, insyaAllah pendidikan di Indonesia akan lebih bermakna dan semakin baik yang mengutamakan proses.

    ReplyDelete
  128. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Kesulitan yang dihadapi guru sebagian besar memang mengenai pelaksanaannya disekolah, bahwa tidak semua materi matematika dapat diajarkan menggunakan pendekatan saintifik, kemudian pembuatan apresepsi merupakan aspek penting namun terlihat sulit karena harus memberikan apresepsi yang pas sebelum memulai pelajaran, apresepsi yang baik adalah yang efektif dan tidak terlalu banyak namun langsung dipahami siswa dan dapat digunakan untuk prior knowledge materi yang akan dipelajari.

    ReplyDelete
  129. Zuharoh Yastara Anjani
    14301241025
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik yang terdiri dari kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan merupakan salah satu pendekatan yang diharapkan mampu memfasilitasi pembelajaran yang lebih baik. Dengan menggunakan pendekatan saintifik ini diharapkan terjadinya perubahan paradigma dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Pembelajaran yang berpusat pada siswa ini adalah pembelajaran yang mengutamakan aktivitas siswa, sehingga siswa mengalami sendiri proses membangun konsepnya.

    ReplyDelete
  130. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Dalam pembelajarannya, peserta didik lah yang menjadi pusat pembelajaran atau student center dimana siswa dituntut untuk aktif dan proaktif dalam mencari apa yang mereka butuhkan agar tujuan pembelajaran tercapai.

    ReplyDelete
  131. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Akan tetapi, guru harus memiliki berbagai cara untuk memfasilitasi siswa terlibat aktif saat pembelajaran berlangsung sehingga tujuan utama dari pendekatan saintifik dapat tercapai dengan maksimal.

    ReplyDelete
  132. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    setiap pendekatan pembelajaran pastilah memiliki kekurangan yang bermacam-macam. seperti halnya pendektan saintifik.. untuk awal penerapan, kemungkinan besar memang akan banyak terjadi kesulitan dari guru maupun siswa.

    ReplyDelete
  133. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    perencanaan yang matang dan agak sulit memang terkadang menjadi kendala, akan tetapi guru dapat mengatasinya dengan fasilitas dari pemerintah, misalnya buku

    ReplyDelete
  134. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    penilaian memang menjadi rumit karena aspek yang dinilai bukan hanya aspek kognitif saja. untuk siswa dengan kemampuan yang rendah, dapat diatasi dengan pemberian kelas remidial oleh guru agar tetap dapat mengikuti kelas biasa dengan cukup bagus.

    ReplyDelete
  135. Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pendekatan Saintifik merupakan pendekatan pembelajaran yang pada saat ini sedang marak diterapkan di berbagai tingkatan pendidikan dengan Kurikulum 2013. Pendekatan Saintifik terdiri dari 5 tahapan, yaitu Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Menalar/mengasosiasi,dan Mengomunikasikan. Dengan menerapkan pendekatan ini, diharapkan proses pembelajaran di kelas difokuskan pada peserta didiknya. Para peserta didik dituntut untuk aktif, kreatif, berpikir kritis,mampu mengonstruksi sendiri pengetahuan yang ingin diketahui, dan juga mampu mengomunikasikannya kepada teman-temannya.Dalam hal ini peran guru hanya sebagai fasilitator dan motivator bagi peserta didik.

    ReplyDelete
  136. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Saya sepakat dengan persepsi guru tentang pendekatan saintifik nomor 9 tentang kesulitan menerapkan pendekatan Saintifik. menurut saya memang sampai saat ini, masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam penerapan kurikulum 2013. karena peralihan yang sangat berubah dari teacher centre menjadi student centre yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

    ReplyDelete
  137. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap.

    ReplyDelete
  138. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik merupakan sebuah pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini dikembangkan dari metode ilmiah yang pada awalnya banyak digunakan dalam pembelajaran sains atau llmu alam. Saat ini pendekatan saintifik dikembangkan untuk digunakan hampir pada seluruh mata pelajaran, khususnya pada kurikulum 2013 pendekatan saintifik pada mata pelajaran matematika.

    ReplyDelete
  139. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Secara teori yang terbaru bahwa pembelajaran ang baik untuk siswa dengan pendekatan saintifik namun dalam prateknya siswa tidak dapa memunculkan potensinya dengan pendekatan saintifik. Oleh karena itu masih ada guru yang memandang seperti itu, sehingga masih betah dalam pembelajaran nya yang lama. Sehingga menjadi boomerang lagi untuk pendektan saitifik. Jadi untuk memerdekakan saitifik ini butuh seluruh elemen untu membantunya agar semua elemen juga sadar akan kebergunaan dari saitifik ini yaitu memelihara pikiran anak agar lebih terstruktur.

    ReplyDelete
  140. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada kurikulum 2013 dengan tema besar saintifik mengajak siswa untuk aktif menemukan pengetahuan yang ada dalam alam sekitarnya. Akan tetap, bisa terjadi ketimpangan jika menggunakan metode saintifik untuk seluruh mata pelajaran. Karena, mana mungkin yang hanya merupakan aspek atau bagian dapat mencakup seluruh ilmu kehidupan.

    ReplyDelete
  141. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Kurikulum 2013 merupakan kurikulum dengan pendekatan saintifik. Dengan prinsis 5M, yaitu mengamati, menanya, menggali informasi, menganalisis, dan menyimpulkak. dan mungkin bisa ditambah mencipta

    ReplyDelete
  142. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pada kenyataanya masih banyak guru yang belum siap menggunakan metode pembelajaran saintifik di kelas, selain karena belum paham secara menyeluruh, guru juga belum bisa selalu menyiapkan semua alat pembelajaran untuk setip kelas yang diajarnya

    ReplyDelete
  143. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Siswa yang diharapkan aktif dlm pembelajaran saintifik tetapi kebanyakan malah aktif untuk megerjakan tugas. Bahkan dari pulang sekolah sampai malam pun waktu mereka terbuang anya untuk menyelesaika tugas yang diberikan tiada hentinya

    ReplyDelete
  144. Arief Widiasmo
    13301241077
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pelaksaan K13 dengan pendekatan saintifik hruslah dilakukan dengan persiapan yang matang. Jangan sampai guru belum siap tetapi sudah dilaksanakan pembelajaran saintifik. Yang ada malah siswa jadi terbebani dengan tugas tugas ang diberikan oleh guru

    ReplyDelete
  145. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan scientific merupakan pendekatan yang cocok untuk peserta Didik pada era modern yang akan terjun pada era globalisasi seperti ini. Disaat sudah memasuki dunia lapangan pekerjaaan, bukanlah hanya hard skill yang dimiliki seseorang yang akan menentukan. Melainkan terdapat unsur lain yakni soft skill yang terkadang justru sebagai penentu kesuksesan seseorang tadi.

    ReplyDelete
  146. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Akan tetapi, dalam pelaksanaanya pasti tidaklah segampang dengan apa yang dicita-citakan. Pasti terdapat masalah-masalah baru yang muncul ketika diterapkannya pendekatan scientific ini. Contoh sederhana, tidak semua siswa mampu mengungkapkan dengan baik mengenai apa yang sedang dipikirkannya. Nahh, disinilah PR PR yang harus diselesaikan oleh seorang guru yang disini bertindak sebagai fasilitator. Serta guru sebagai individu yang menemani peserta Didik dalam proses belajarnya.

    ReplyDelete
  147. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya postingan diatas mengenai presepsi guru tentang pendekatan saintifik memang masih terjadi sampai saat ini. tidak dapat dipungkiri bahwa penerapan pendekatan saintifik yang mengacu pada kurikulum 2013 ini masih menjadi percobaan percobaan oleh guru. bahkan masih ada beberapa sekolah atau individu-individu dari guru tersebut yang belum menerapkan kurikulum 2013 itu.

    ReplyDelete
  148. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pendekatan Saintifik merupakan pendekatan yang ditekankan pada kurikulum 2013. Pendekatan saintifik dalam pembelajaran memiliki sintak-sintak sebagai berikut:
    1. mengamati
    2. menanya
    3. mengumpulkan informasi
    4. mengasosiasi
    5. mengomunikasikan

    ReplyDelete
  149. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pendekatan saintifik dalam pembelajaran dapat diterapkan dengan dipadukan dengan pendekatan lainnya seperti pendekatan kontekstual, pendekatan inkuiri, pendekatan realistik, dsb

    ReplyDelete
  150. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    dari sintak pembelajaran dengan pendekatan saintifik terlihat bahwa pembelajaran menjadi lebih inovatif dimana pembelajaran bukan sekedar tranfer ilmu pengetahuan melainkan bagaiman memfasilitasi siswa untuk membangun pengetahuanya dengan langakah 5M tadi

    ReplyDelete
  151. NamaFebrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik cocok digunakan untuk pembelajaran baik di SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi. Saya setuju dengan pendapat ini untul maple sains karena siswa akan lebih memahami materi dengan cara mereka sendiri. Akan tetapi menurut saya pendekatan saintifik hanya cocok untuk mapel sains tidak untuk maple non sains diantaranya ilmu sosial, seni dan keterampilan.

    ReplyDelete
  152. NamaFebrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Pendekatan saintifik memiliki banyak keunggulan karena siswa menjadi student center dan guru juga bisa memadukan dengan metode lain melihat keadaan kelas dan materi yang akan di pelajari. Siswa akan bisa mengembangkan kemampuannya sendiri dengan sintak mengamati-menanya-mencoba-menalar-mengomunikasikan.

    ReplyDelete
  153. Nama Febrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Akan tetapi tidak semua siswa bisa mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik karena tidak semua siswa memiliki kemampuan/pemaham dasar untuk mengikuti pembelajaran saintifik contohnya menanya. Ada siswa yang lebih bisa memahami pelajaran dengan pendekatan yang berbeda. Jadi guru juga harus memiliki kemampuan untuk melihat kondisi kelas dan materi untuk menentukan pendekatan yang harus digunakan

    ReplyDelete
  154. Nama Febrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Banyak faktor yang mendukung untuk melaksanakan pendekatan saintifik. Tetapi belum semua sekolah bisa menyediakannya. Dibutuhkan kerjasama antara pemerintah, sekolah, dan pengajar untuk menyediakan faktor pendukung. Diantaranya tersedianya buku pedoman, tersedianya alat peraga, tersedianya fasilitas belajar, kemampuan dan profesionalitas guru, tersedianya akses informasi baik untuk guru maupun untuk muridnya, adanya pelatihan guru, penggunaan ICT, kesiapan belajar siswa.

    ReplyDelete
  155. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik yang diterapkan di Kurikulum 2013, sepertinya akan mempunyai masa depan yang cerah menurut saya. Pendekatan ini sudah mempunyai indikator-indikator tentang pendidikan yang diharapkan agar pendidikan di Indonesia bisa lebih maju. Jikalau sekarang belum maksimal, itu merupakan proses. Ketika proses pasti ada banyak kendala.

    ReplyDelete
  156. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik merupakan pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan (pertanyaan dan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data, dan terakhir menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil. Langkah-langkah tersebut dapat digunakan untuk memfasilitasi siswa dengan kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan siswa untuk dapat bertahan di eraa global saat ini. Oleh karena itu, diperlukan pembiasaan menggunakan pendekatan saintifik dalam pembelajaran sampai kualitas pembelajaran mengalami peningkatan.

    ReplyDelete